Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pembelajaran Open Ended Pada Mata Kuliah Matematika Keuangan Ayu Silvi Lisvian Sari
JAMBIS : Jurnal Administrasi Bisnis Vol 1, No 6: Desember 2021
Publisher : JAMBIS : Jurnal Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/jambis.v1i6.2126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Pendekatan Open Ended pada mata kuliah Matematika Keuangan dan mendeskripsikan peningkatan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Matematika Keuangan dengan Pendekatan Open Ended. Penelitian  ini menggunakan metode Kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Mahasiswa semester 6 UNIPA Kampus Blitar.. Objek penelitian ini adalah keseluruhan proses pembelajaran pada Mata Kuliah Matematika Keuangan dengan menggunakan pendekatan Open Ended. Instrumen penelitian ini yaitu Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) , lembar observasi, dan tes. Langkah penelitian dengan menggunakan Open Ended meliputi (a) dosen menyajikan masalah dan Mahasiswa diberi waktu untuk memahami masalah, (b) Mahasiswa memikirkan pemecahan masalah yang akan digunakan menyelesaikan masalah bersama dengan teman satu kelompok, (c) dosen mencatat respon mahasiswa saat Mahasiswa mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas, (d) dosen membimbing dan mengarahkan mahasiswa saat diskusi berlangsung (e) dosen bersama-sama mahasiswa membuat kesimpulan. Setelah data dianalisa, peneliti menyimpulkan bahwa pada penelitian ini diperoleh hasil belajar secara klasikal mencapai 80%, rata-rata observasi pengamatan guru mencapai 81,75%, dan rata-rata observasi pengamatan siswa mencapai 83,2%. Sehingga penelitian dengan penerapan Open Ended untuk mata kuliah Matematika Keuangan, pada mahasiswa semester 6 UNIPA Kampus Blitar dikatakan berhasil
SOSIALISASI PLATFORM MERDEKA MENGAJAR SEBAGAI WADAH BELAJAR DAN BERKREASI GURU Ayu Silvi Lisvian Sari; Cicik Pramesti; Suryanti; Riki Suliana R.S.
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 6 No 01 (2022): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol6.no01.a6105

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memberikan penguatan terhadap guru tentang implementasi kurikulum merdeka khususnya tentang Tentang Platform Merdeka Mengajar. Pada platform tersebut terdapat beberapa menu untuk guru berkreasi, yaitu: Asessmen Murid, Perangkat Ajar, Bukti Karya, Pelatihan Mandiri, Video Inspirasi dan Komunitas. Kegiatan Pengabdian masyarakat ini ditujukan kepada Bapak Ibu guru UPT SD Negeri Tepas 03 Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan sharing bersama secara langsung di Aula UPT SD Negeri Tepas 03 yang kemudian dilanjutkan dengan praktik membuka platform merdeka mengajar dan tanya jawab. Hasil kegiatan sosialisasi diharapkan bapak ibu guru di SD Negeri Tepas 03 dapat lebih memahami dan dapat menggunakan menu-menu pada platform merdeka mengajar untuk menunjang implementasi kurikulum merdeka.Antusiasme peserta terhadap kegiatan sosialisasi ini sangat tinggi yang dapat dilihat dari jumlah kehadiran peserta yaitu sebanyak 13 orang dari target 15 orang yang terdiri dari Kepala Korwil Pendidikan Kecamatan Kesamben, Kepala Sekolah UPT SD Negeri Tepas 03, guru-guru di UPT SD Negeri Tepas 03, serta mahasiswa Kampus Mengajar angkatan 3 yang bertugas di SDN Tepas 03. Antusias warga juga dapat dilihat pada saat penyampaian materi banyak peserta yang melontarkan pertanyaan kepada pemateri sehingga suasana menjadi semangat.
From Intended to Enacted: A Situated Analysis of TPACK-in-Action Through Video-Stimulated Recall in Geometry Classrooms Umi Hanifah; Masriyah Masriyah; Ayu Silvi Lisvian Sari; Nurus Saadah; Jessica Dwi Nur Cahyani
Riemann: Research of Mathematics and Mathematics Education Vol. 8 No. 1 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38114/riemann.v8i1.148

Abstract

The integration of digital technology into mathematics classrooms remains inconsistent despite the development of the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) framework. This study investigates the persistent "know–do gap" by proposing a conceptual framework consisting of intended, enacted, and reflected TPACK. A qualitative multiple-case study was conducted with four secondary mathematics teachers in East Java, Indonesia. Data were triangulated from lesson plans, dual-camera classroom observations, and video-stimulated recall (VSR) interviews. Findings reveal a significant discrepancy: while teachers designed sophisticated technology-rich lessons, 65% of planned activities were shortened or abandoned during enactment. This regression to traditional instruction was primarily driven by excessive dual cognitive load and real-time classroom management pressures. VSR successfully uncovered teachers’ tacit reasoning, serving as a cognitive trigger for reflective improvement. The study concludes that TPACK is a situated and dynamic competence rather than a static body of knowledge. Implications suggest that professional development should move beyond technical training toward structured video-reflection cycles to develop teachers' adaptive orchestration and real-time decision-making skills.
DINAMIKA RESILIENSI MATEMATIS MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN GAMIFICATION (WORDWALL & QUIZIZZ): MENGUNGKAP SISI AFEKTIF DI BALIK SKOR DIGITAL Ayu Silvi Lisvian Sari; Cicik Pramesti; Riki Suliana Ranggawati Sidik; Suryanti Suryanti
Inteligensi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/ilg.v8i2.8123

Abstract

The integration of gamification platforms like Wordwall and Quizizz in higher education mathematics is often evaluated based on cognitive outcomes. However, the affective dimension, specifically mathematical resilience, remains under-explored. This qualitative research investigates the dynamics of students' mathematical resilience during gamified learning. The study involved 17 Mathematics Education students from Universitas PGRI Adi Buana PSDKU Blitar. Data were collected through participant observation, score documentation, and in-depth interviews. The thematic analysis revealed three main themes: (1) "Adrenaline Rush vs. Mental Block," where timer features triggered anxiety in students with low resilience; (2) "Leaderboard Effect," where public ranking negatively impacted self-esteem for lower-ranked students; and (3) Coping Strategies, distinguishing resilient students who used failure for self-evaluation from those who resorted to random guessing. The study concludes that high digital scores do not necessarily reflect psychological comfort. Future instruction must balance competitive elements with affective scaffolding to foster true mathematical resilience.