Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI PENGENALAN DAN PENANGANAN TANDA-TANDA BAHAYA KEHAMILAN DAN ALUR RUJUKAN PERSALINAN PADA IBU HAMIL DAN KELUARGA DI WILAYAH PESISIR Idha Farahdiba; Susanti Susanti; Annisa Eka Permatasari; Reza Bintangdari Johan; Yogho Prasetyo; Eka Darmayanti Putri Siregar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.44347

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, termasuk di Kota Tarakan yang menunjukkan peningkatan kasus pada tahun 2023, terutama disebabkan oleh komplikasi seperti perdarahan. Salah satu faktor penyebab tingginya AKI adalah kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan dan alur rujukan yang tepat. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tarakan tahun 2024, Puskesmas Juata tercatat memiliki cakupan kunjungan kehamilan K1 dan K4 terendah di kota tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil dan keluarganya di wilayah pesisir, khususnya di Kelurahan Juata Laut, tentang tanda bahaya kehamilan dan alur rujukan persalinan melalui edukasi yang interaktif dan kontekstual. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi dengan ceramah, diskusi kelompok, dan penggunaan media edukatif seperti poster dan leaflet, serta evaluasi melalui post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 86% ibu hamil memiliki pengetahuan yang baik tentang tanda bahaya kehamilan, sementara 71% memahami alur rujukan persalinan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi yang partisipatif dan kontekstual efektif dalam meningkatkan kesadaran ibu hamil di daerah pesisir. Edukasi yang berkelanjutan sangat penting dilakukan secara rutin untuk mendukung kesiapan persalinan yang aman dan menurunkan risiko kematian ibu.
KETERLIBATAN AYAH DALAM PENGASUHAN DENGAN SOSIALISASI DAN KEMANDIRIAN ANAK USIA 4-6 TAHUN Ain Syahrani; Mega octamelia; Eka Darmayanti Putri Siregar
Journal of Borneo Holistic Health Vol 8, No 2 (2025): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v8i2.7132

Abstract

Masa usia dini adalah periode pertumbuhan dan perkembangan anak yang sangat cepat. Menurut WHO lebih dari 70 juta anak di Asia Tenggara tidak mencapai potensi perkembangan optimal karena salah satu penyebabnya adalah rendahnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan. Indonesia merupakan negara peringkat ketiga dengan keterlibatan ayah yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan sosialisasi dan kemandirian anak usia 4-6 tahun di TK ABA II. Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan korelasional yang dilaksanakan di TK ABA II pada bulan Juni 2025. Populasi penelitian ini berjumlah 96 responden. Sampel setelah menggunakan perhitungan teknik purposive sampling berjumlah 78 ayah. Pengumpulan data menggunakan kuesioner keterlibatan ayah, sosialisasi dan kemandirian anak yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian memperlihatkan sebagian besar keterlibatan ayah dalam pengasuhan sangat terlibat yaitu 46 ayah (59,0%) dan sebagian besar anak usia 4-6 tahun memiliki sosialisasi dan kemandirian cukup yaitu 63 anak (80,8%). Analisis data dengan uji gamma menunjukkan p-value 0,007 yang mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan sosialisasi dan kemandirian anak usia 4-6 tahun di TK ABA II. Penelitian ini menyarankan agar orang tua, khususnya ayah, lebih aktif terlibat dalam kegiatan anak, serta perlunya program yang mendorong keterlibatan ayah.