Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Penggunaan Tes Kit Merkuri pada Produk Skincare sebagai Upaya Peningkatan Literasi Kesehatan Masyarakat di Desa Mertak Tombok Lelie Amalia Tusshaleha; Lale Budi Hutami Rahayu; Supiani Rahayu; Syamsul Rahmat; Laili Apriani; Aya Shaufia Itsnayain; Meilynda Pomeistia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.936

Abstract

Paparan merkuri dalam produk skincare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global dan nasional karena dapat menyebabkan kerusakan ginjal, neurotoksisitas, gangguan saraf, dan risiko kesehatan jangka panjang lainnya. Masyarakat desa merupakan kelompok yang rentan terhadap penggunaan kosmetik berbahaya akibat keterbatasan akses informasi dan literasi kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Mertak Tombok terkait bahaya merkuri pada kosmetik serta pelatihan penggunaan test kit merkuri sebagai deteksi dini keamanan produk skincare. Metode pengabdian menggunakan pendekatan edukatif–partisipatif melalui sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan masyarakat dari 50,6 % menjadi 88,4 % (peningkatan 37,8 %). Sebanyak 92 % peserta mampu menggunakan test kit secara mandiri. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan kemampuan masyarakat dalam melakukan deteksi mandiri keamanan kosmetik.
Sosialisasi Dagusibu Obat "Ayo Buang Sampah Obat Dengan Tepat" Di Area Apotek Angkasa Farma Praya Tengah Depi Yuliana; Lelie Amalia Tusshaleha; Laili Apriani; Putri Ramdaniah; Meilynda Pomeistia; Syamsul Rahmat; Annisa Alpiani; Aya Shaufia Itsnayain; Khaeditama Purnama
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i2.1632

Abstract

Penggunaan obat secara mandiri di masyarakat terus meningkat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan. Kondisi tersebut menyebabkan semakin banyak obat yang disimpan di rumah tangga. Namun, sebagian besar masyarakat belum memahami cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat yang benar sehingga masih banyak ditemukan praktik penyimpanan obat kedaluwarsa maupun pembuangan obat secara langsung ke tempat sampah atau saluran air. Kondisi ini berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, meningkatkan risiko penyalahgunaan obat, serta membahayakan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai prinsip DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat) melalui program edukasi "Ayo Buang Sampah Obat dengan Tepat" yang dilaksanakan di Area Apotek Angkasa Farma Praya Tengah Lombok. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi pemusnahan obat yang benar, pembagian leaflet edukasi, serta evaluasi menggunakan sesi tanya jawab. Peserta yang mengikuti kegiatan terdiri atas pasien, keluarga pasien, dan masyarakat sekitar apotek. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dari sebelum edukasi dengan setelah edukasi. Peserta juga mampu mempraktikkan cara memilah obat kedaluwarsa, rusak dan cara membuang sisa obat dengan benar sesuai ketentuan. Program ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis apotek merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat mengenai pengelolaan obat rumah tangga. Kegiatan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara apoteker, fasilitas pelayanan kefarmasian, untuk mendukung penggunaan obat yang rasional dan pengelolaan limbah obat rumah tangga yang aman.