Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Sosialisasi dan Edukasi Penggunaan Obat Diabetes Mellitus pada Pasien Lanjut Usia di Puskesmas Banggae 1 Putri Ramdaniah; Rosnidar Sumardi; Wisdayanti Wisdayanti; Ekasari Kartika Putri Wibowo; Azima; Widya Lutfiyah; Nadya Pratiwi Pratiwi; Milawati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/gvp7r950

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit kronis yang paling banyak dialami oleh lansia dan menjadi penyebab utama gangguan metabolik yang berdampak pada penurunan kualitas hidup. Banyak lansia belum memahami cara penggunaan obat antidiabetes yang benar, baik dari segi dosis, waktu konsumsi, maupun interaksi obat dan makanan. Kondisi ini sering menyebabkan ketidakteraturan pengobatan dan meningkatkan risiko komplikasi. Kegiatan sosialisasi dan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia tentang penggunaan obat Diabetes Mellitus secara tepat, aman, dan efektif. Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif partisipatif berupa penyuluhan langsung, diskusi interaktif, dan simulasi penggunaan obat yang benar. Kegiatan dilaksanakan di Puskemas Banggae 1 dengan melibatkan tenaga kesehatan dan mahasiswa farmasi. Peserta mendapatkan materi tentang jenis-jenis obat diabetes, cara penyimpanan, efek samping yang perlu diwaspadai, serta pentingnya kepatuhan terhadap pengobatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap penggunaan obat diabetes. Lansia menjadi lebih percaya diri dalam mengatur jadwal minum obat dan mulai memahami pentingnya konsultasi rutin dengan tenaga kesehatan. Kesimpulannya, sosialisasi dan edukasi ini berhasil meningkatkan kesadaran serta pengetahuan lansia mengenai penggunaan obat diabetes. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan agar lansia dapat lebih mandiri dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik melalui pengelolaan obat yang rasional dan aman.
Identifikasi Drug Related Problems (DRPs) pada Terapi Antihipertensi pada Pasien Hipertensi di RSUD Tripat Depi Yuliana; Supiani Rahayu; Syamsul Rahmat; Putri Ramdaniah; Dedent Eka Bimmaharyanto; Lelie Amalia Tusshaleha; Lalu Jupriadi; Haerudin Haerudin
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1087

Abstract

Hipertensi termasuk penyakit tidak menular dengan angka kejadian tinggi dan berperan besar dalam meningkatkan risiko kematian serta komplikasi kardiovaskular. Penggunaan obat antihipertensi secara terus-menerus dapat memicu terjadinya Drug Related Problems (DRPs) yang berpotensi menurunkan keberhasilan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kejadian DRPs pada pasien hipertensi dengan fokus pada interaksi obat dan ketidaksesuaian dosis. Penelitian ini merupakan studi non-eksperimental dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan secara retrospektif melalui penelusuran data rekam medis pasien rawat jalan pada periode Januari–Maret 2024. Sebanyak 81 pasien dipilih sebagai sampel menggunakan metode purposive sampling dengan pendekatan perhitungan Slovin. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar pasien, yaitu 57 orang (70%), mengalami DRPs. Interaksi obat menjadi temuan terbanyak dengan 56 pasien (69%) dan total 105 kejadian. Kasus dosis berlebih hanya ditemukan pada 1 pasien (1,2%), sementara tidak terdapat kasus dosis kurang. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa interaksi obat merupakan faktor dominan dalam kejadian DRPs pada pasien hipertensi. Oleh karena itu, diperlukan peninjauan terapi yang lebih menyeluruh guna meningkatkan keamanan serta efektivitas penggunaan obat.
Uji Kompatibilitas dan Stabilitas Lubrikan Gel Aloe Vera pada Manikin Simulator Silikon Neng Mira Atjo; Putri Ramdaniah; Ekasari Kartika Putri Wibowo; Nur Afni; Nurmiati Dewi Syafruddin
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1441

Abstract

Penggunaan pelumas berbasis silikon pada manikin simulator praktikum secara berulang berpotensi menyebabkan degradasi material dan menurunkan elastisitas permukaan silikon. Alternatif pelumas alami diperlukan untuk meningkatkan keamanan dan kompatibilitas material. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kompatibilitas dan stabilitas lubrikan gel Aloe vera pada manikin simulator silikon. Penelitian menggunakan desain eksperimental dengan kelompok kontrol, yaitu manikin yang diberi pelumas konvensional dan manikin yang diberi gel Aloe vera. Pengamatan dilakukan selama 28 hari pada suhu ruang. Parameter yang diuji meliputi perubahan warna, tekstur, dan elastisitas silikon serta stabilitas sediaan melalui uji organoleptik, homogenitas, dan pH. Data dianalisis secara deskriptif dan komparatif. Hasil menunjukkan gel Aloe vera memiliki pH stabil dari 5,12±0,03 menjadi 5,18±0,02, persentase perubahan elastisitas silikon sebesar 1,8%, lebih rendah dibandingkan pelumas konvensional (7,6%), tanpa kerusakan permukaan signifikan. Disimpulkan bahwa lubrikan gel Aloe vera memiliki stabilitas fisik yang baik dan kompatibilitas tinggi terhadap material silikon.
Sosialisasi Dagusibu Obat "Ayo Buang Sampah Obat Dengan Tepat" Di Area Apotek Angkasa Farma Praya Tengah Depi Yuliana; Lelie Amalia Tusshaleha; Laili Apriani; Putri Ramdaniah; Meilynda Pomeistia; Syamsul Rahmat; Annisa Alpiani; Aya Shaufia Itsnayain; Khaeditama Purnama
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i2.1632

Abstract

Penggunaan obat secara mandiri di masyarakat terus meningkat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan. Kondisi tersebut menyebabkan semakin banyak obat yang disimpan di rumah tangga. Namun, sebagian besar masyarakat belum memahami cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat yang benar sehingga masih banyak ditemukan praktik penyimpanan obat kedaluwarsa maupun pembuangan obat secara langsung ke tempat sampah atau saluran air. Kondisi ini berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, meningkatkan risiko penyalahgunaan obat, serta membahayakan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai prinsip DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat) melalui program edukasi "Ayo Buang Sampah Obat dengan Tepat" yang dilaksanakan di Area Apotek Angkasa Farma Praya Tengah Lombok. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi pemusnahan obat yang benar, pembagian leaflet edukasi, serta evaluasi menggunakan sesi tanya jawab. Peserta yang mengikuti kegiatan terdiri atas pasien, keluarga pasien, dan masyarakat sekitar apotek. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dari sebelum edukasi dengan setelah edukasi. Peserta juga mampu mempraktikkan cara memilah obat kedaluwarsa, rusak dan cara membuang sisa obat dengan benar sesuai ketentuan. Program ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis apotek merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat mengenai pengelolaan obat rumah tangga. Kegiatan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara apoteker, fasilitas pelayanan kefarmasian, untuk mendukung penggunaan obat yang rasional dan pengelolaan limbah obat rumah tangga yang aman.
A REVIEW ARTIKEL: POTENSI AKTIVITAS ANTIBAKTERI TANAMAN RUMPUT KNOP (Hyptis capitata Jacq) Rosnidar Sumardi; Neng Mira Atjo; Wisdayanti Wisdayanti; Anisa Dwirizky Abdullah; Auliah Rahmi Latif; Widya Luthfiyah; Ekasari Kartika Putri Wibowo; Azima Azima; Putri Ramdaniah; Nadya Pratiwi
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v8i1.3751

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Antibiotik merupakan obat untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Pemberian antibiotik pada penderita penyakit infeksi bertujuan untuk menghambat pertumbuhan maupun membunuh bakteri penyebab penyakit, akan tetapi jika penggunaan antibiotik tidak tepat akan mengakibatkan resistensi antibiotik. Dalam upaya untuk menemukan alternatif pengobatan antibakteri yang efektif, penelitian terhadap senyawa alami dari tumbuhan telah mendapatkan perhatian yang semakin besar. Ekstrak tanaman yang kaya akan berbagai senyawa bioaktif, memiliki potensi sebagai agen antibakteri yang dapat digunakan dalam pengobatan infeksi bakteri. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai potensi antibakteri dari tanaman Rumput Knop (Hyptis capitata Jacq.). Metode: Tinjauan artikel ini dilakukan melalui studi Pustaka dari 6 artikel penelitian dengan rentang tahun publikasi 2012-2025. Hasil: Ekstrak daun, akar, dan bunga Rumput Knop (Hyptis capitata Jacq.) menunjukkan aktivtas penghambatan yang kuat terhadap bakteri Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA), Pseudomonas aeruginosa, Eschericia coli, Bacillus subtilis, Staphylococcus aureus, Klebsiella pneumoniae, Propionibacterium acnes, Streptococcus sobrinus, dan Bacillus cereus. Kesimpulan: Tanaman Rumput Knop (Hyptis capitata Jacq.) memiliki potensi sebagai antibakteri.