Azahra, Khalida Zia Fitrah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Integrasi Tafsir Tarbawi dalam Pendidikan Soft Skill Siswa: Studi Literatur terhadap Nilai-nilai Qur’ani Mirza, Iskandar; Azahra, Khalida Zia Fitrah
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i1.1185

Abstract

Enhancing students soft skills is a crucial aspect of education, particularly in shaping individuals who are intellectually excellent and possess strong character. This article discusses the role of Tafsir Tarbawi in understanding relevant Qur'anic verses to support the development of soft skills as the focus of study based on Islamic spiritual and ethical values. This research employs a literature review method with a qualitative approach and thematic analysis (maudhui) of several Qur'anic verses (Q.S. Al-Ma’un 1-6, Al-Hujurat 12-13, Ali-Imran 133-134, and Al-Baqarah 31). The findings indicate that Tafsir Tarbawi provides holistic insights for the development of student character based on Qur'anic values. The novelty of this research lies in the integration of Tafsir Tarbawi with the development of students' soft skills, an area that has not been extensively explored in previous studies. This article offers a new perspective on the application of Islamic value.ABSTRAKPeningkatan soft skill siswa merupakan aspek penting dalam dunia pendidikan, terutama dalam membentuk individu yang unggul secara intelektual dan berkarakter kuat. Artikel ini membahas peran tafsir tarbawi dalam memahami ayat-ayat Al-Qur'an yang relevan untuk mendukung pengembangan soft skill sebagai fokus kajian berdasarkan nilai-nilai spiritual dan etika Islam. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan kualitatif dan analisis tematik (maudhui) terhadap sejumlah ayat Al-Qur'an (Q.S. Al-Ma’un: 1-6, Al-Hujurat: 12-13, Ali-Imran: 133-134, dan Al-Baqarah: 31). Hasilnya menunjukkan bahwa Tafsir Tarbawi memberikan wawasan holistik untuk pengembangan karakter siswa berbasis nilai Qur’ani. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi Tafsir Tarbawi dengan pengembangan soft skill siswa, yang belum banyak dieksplorasi dalam penelitian sebelumnya. Artikel ini menawarkan perspektif baru dalam penerapan pendidikan berbasis nilai-nilai Islam.
Pengaruh Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Peserta Didik Khadijah, Ifah; Nurhadi, M Wiran Jaya; Wijaya, Andri; Baiturrahman, Ridwan; Azahra, Khalida Zia Fitrah; Hambali, M Syahbani
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1837

Abstract

This study aims to determine the effect of implementing the Problem Based Learning (PBL) model on students' ability to solve problems in the Aqidah Akhlak learning at madrasah schools. The PBL approach is implemented through steps such as providing authentic problems, group discussions, independent research, collaboration, and solution presentations, which have proven to enhance students' analytical skills, critical thinking, as well as their sense of responsibility and active participation. The research method used is qualitative descriptive with techniques such as in-depth interviews, direct observations, and documentation studies involving students and teachers during the learning process. The results show that the implementation of PBL significantly enhances students' problem-solving abilities and learning motivation, as well as enriches learning experiences relevant to the context of social and religious life. The main challenges faced include the significant time required for preparation and implementation, as well as the need for students to have a deep understanding of the stages of PBL. The conclusion of this study emphasizes that PBL is an effective learning innovation in enhancing students' competencies and supporting the development of character and 21st-century skills, making it worthy of broader development with support from all stakeholders.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah dalam pembelajaran Aqidah Akhlak di sekolah madrasah. Pendekatan PBL diterapkan melalui langkah-langkah seperti pemberian masalah autentik, diskusi kelompok, penelitian mandiri, kolaborasi, dan presentasi solusi, yang terbukti mampu meningkatkan kemampuan analisis, berpikir kritis, serta sikap bertanggung jawab dan aktif siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi kepada peserta didik dan guru selama proses pembelajaran. Hasil menunjukkan bahwa penerapan PBL secara signifikan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar siswa, serta memperkaya pengalaman belajar yang relevan dengan konteks kehidupan sosial dan keagamaan. Kendala utama yang dihadapi meliputi waktu persiapan dan pelaksanaan yang cukup besar, serta perlunya pemahaman mendalam dari peserta didik terhadap tahapan-tahapan PBL. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa PBL merupakan inovasi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kompetensi peserta didik dan mendukung pengembangan karakter serta keahlian abad ke-21, sehingga layak dikembangkan secara lebih luas dengan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.
Transformasi Digital Sistem Informasi Manajemen Pendidikan Agama Islam pada Era Society 5.0 Hambali, M Syahbai; Azahra, Khalida Zia Fitrah
An-nida: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Magister Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/an-nida.v14i1.4160

Abstract

Kemajuan eksponensial teknologi digital pada era Society 5.0 telah memicu pergeseran paradigma fundamental dalam administrasi pendidikan, khususnya pada tata kelola Pendidikan Agama Islam (PAI). Society 5.0 mengusung konvergensi tanpa batas antara ruang siber dan fisik, menekankan integrasi teknologi mutakhir—seperti big data dan artificial intelligence—dengan nilai-nilai yang berpusat pada manusia (human-centered). Konsekuensinya, institusi pendidikan didorong untuk melampaui mekanisme administratif tradisional dengan mengadopsi Management Information System (SIM) yang cerdas dan adaptif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis kerangka konseptual, implementasi praktis, dan implikasi mendalam dari digitalisasi SIM dalam pendidikan Islam. Menggunakan pendekatan literature review yang komprehensif, kajian ini menganalisis wacana akademik kontemporer, dokumen kebijakan, dan studi empiris untuk memetakan lintasan integrasi digital. Hasil temuan mengungkapkan bahwa digitalisasi SIM PAI secara signifikan meningkatkan efektivitas administratif, memperkuat transparansi data, dan menjadi katalisator bagi pedagogi transformatif berbasis deep learning yang selaras dengan kompetensi abad ke-21. Meskipun demikian, masa transisi ini terhambat oleh tantangan sistemik, termasuk disparitas infrastruktur, heterogenitas literasi digital di kalangan pendidik, dan resistensi epistemologis. Kajian ini menyimpulkan bahwa transformasi digital yang berkelanjutan menuntut strategi institusional yang holistik, kepemimpinan instruksional yang tangguh, serta komitmen teguh terhadap filosofi pendidikan berbasis adab.