Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Peran Pendidik Dalam Pendidikan Islam: (Kajian Konseptual Hadist-Hadist Tarbawi) Marzuki, Jaeni; Mirza, Iskandar; Saefurridjal, Ahmad
Indonesian Journal of Islamic Education Studies (INJURIES) Vol. 2 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Islamic Education Studies (INJURIES)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/injuries.v2i2.98

Abstract

The role of the educator is the most important thing in the continuity of learning, so it must be given an important role in Islamic Education. Many studies on the role of educators do not explicitly describe the nature of educators themselves. The aim of this research is to describe the nature of educators, the characteristics of educators, the duties and obligations of educators, and the role of educators in Islamic education. The approach taken in this study uses a qualitative approach with library research methods. Data collection techniques were obtained from journals, e-books, magazines, newspapers, and the hadith books of Politikus Sittah, (the book of Sahih Bukhari, the book of Sahih Muslim, the book of Sunan Abu Daud, the book of Sunan Turmudzi, the book of Sunan Al-Nasa'i, the book of Sunan Ibn Majjah and Ususut tarbiyah Islamiyah Fi Sunnatin Nabawiyyah). Meanwhile, the analysis technique used is a descriptive analysis by comparing the findings, then the results are studied in depth starting from the position of hadith, Matan hadith, and sanad hadith and used as new findings. The results of this research show that based on the interpretation of the Prophet's hadiths the role of educators is very important, including; educators as Facilitators, Motivators, Inspirators, Mentors, sparking students' imagination and creativity, Developing character values and teamwork, social empathy. Keywords: Role of Educator; Islamic Education; Hadith Tarbawi
Pendidikan Lingkungan dalam Al-Qur’an: Tanggung Jawab Manusia terhadap Alam Adenansi, Sopyan; Sohim, Badru; Saefurrijal, Ahmad; Mirza, Iskandar; Saputra, Ajat
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan lingkungan hidup merupakan hal yang sangat penting diajarkan karena mengandung etika bagaimana menjaga lingkungan dengan sebaik-baiknya. Pendidikan lingkungan hidup sudah seharusnya menjadi bagian tak terlepaskan dalam dunia pendidikan, terutama dalam pendidikan Islam. Karena dengan begitu kelestarian lingkungan hidup bisa diajarkan secara menyeluruh dalam naungan suatu sistem yang disebut pendidikan Islam, bukan hanya sebagai sebuah mata pelajaran yang terpisah dari mata pelajaran lainnya. Pendidikan Islam mengajarkan kepada peserta didik untuk melestarikan lingkungan hidup melalui nilai-nilai yang terdapat pada agama Islam. Hal tersebut diharapkan akan menjadi suatu konsep tentang bagaimana mengatasi kerusakan yang terjadi pada lingkungan hidup melalui pendidikan Islam. Pembelajaran mengenai lingkungan hidup dalam pendidikan Islam harus didesain dengan kreatif agar anak didik tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga sikap dan kesadaran juga akan tumbuh dalam diri mereka. Analisis tentang nilai-nilai pendidikan lingkungan hidup yang terkandung dalam surat Al-A’raf Ayat 56-58 Tafsir Al-Misbah karya M.Quraish Shihab, yang memperoleh tiga nilai yaitu: 1) Lingkungan hidup merupakan fasilitas yang diberikan kepada manusia; 2) Larangan merusak lingkungan hidup; 3) Kewajiban menjaga dan melestarikan lingkungan hidup, dapat dijabarkan suatu analisis mengenai implementasi nilai-nilai pada pendidikan Islam.
IMPLEMENTASI KONSEP TAFSIR TARBAWI DALAM PENDIDIKAN ISLAM Asnawi, Asnawi; Mirza, Iskandar
Tahsinia Vol 5 No 6 (2024): September
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i6.366

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa Pendidikan Islam adalah aspek integral dalam membentuk individu Muslim yang penuh pemahaman agama dan moral.  Dalam upaya ini, hadis-hadis dari Nabi Muhammad SAW memiliki peran sentral dalam memberikan pedoman dan prinsip-prinsip yang relevan untuk pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi konsep tafsir tarbawi dalam pendidikan islam. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman (reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan). Uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa tafsir tarbawi memberikan kesan keteguhan iman dan akhlakul karimah yang tidak diajarkan dalam pendidikan bernuansa barat, maka tafsir tarbawi bisa dikatakan objektif memegang peran ini walaupun bukan merupakan disiplin ilmu sendiri. Peran pendidik dalam menerapkan tafsir Tarbawi dalam pendidikan Islam juga perlu dipelajari secara detail, menyoroti perlunya pemahaman yang mendalam, memperbarui bahan ajar, memasukkan prinsip-prinsip Tarbawi, menunjukkan perilaku positif, dan mengembangkan kesadaran sosial di kalangan siswa. pendidik memainkan peran penting dalam menerapkan tafsir tarbawi pada Pendidikan Islam dengan cara memiliki pemahaman yang mendalam tentang konsep tersebut, memperbarui materi dan metode pembelajaran, menerapkan nilai-nilai tarbiyah, memberikan contoh dalam kehidupan sehari-hari, dan mengembangkan kesadaran sosial pada peserta didik.
Peran Tafsir Tarbawi Dalam Pembinaan Karakter Pendidikan Islam Mirza, Iskandar; Ihsan, Muhammad Nur
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i1.1137

Abstract

The Qur'an presents fundamental character principles essential for Islamic education, as exemplified in Surah Al-Ahzab (33:21), which highlights Prophet Muhammad (PBUH) as a role model. This study aims to explore the character-building aspects of this verse and examine its relevance to modern Islamic educational institutions. A qualitative library research method was employed, focusing on the interpretation of Tafsir al-Mishbah. The data were analyzed descriptively to interpret the verse’s meaning and its educational implications. Findings reveal that the verse emphasizes exemplary conduct (uswah hasanah), patience, sincerity, and obedience as core elements of character education. These principles can be integrated into Islamic curricula through role-model-based teaching and moral development programs. In conclusion, the teachings of Surah Al-Ahzab (33:21) provide essential guidance for shaping students' moral character in line with Islamic values.ABSTRAKAl-Qur'an mengandung banyak nilai karakter yang relevan dengan pendidikan Islam, salah satunya dalam Surah Al-Ahzab ayat 21 yang menekankan keteladanan Nabi Muhammad SAW. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan karakter dalam ayat tersebut serta menganalisis kontribusinya terhadap lembaga pendidikan Islam saat ini. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan tafsir, khususnya merujuk pada Tafsir al-Mishbah. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk menggali makna ayat dan implikasinya dalam pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat ini menekankan keteladanan (uswah hasanah), kesabaran, keikhlasan, dan ketaatan sebagai prinsip utama pendidikan karakter. Nilai-nilai ini dapat diterapkan dalam kurikulum pendidikan Islam melalui model pembelajaran berbasis keteladanan dan internalisasi nilai moral. Kesimpulannya, nilai-nilai dalam Surah Al-Ahzab ayat 21 dapat menjadi pedoman dalam membangun karakter peserta didik yang berakhlak mulia sesuai dengan ajaran Islam.
Nilai-Nilai Tafsir Tarbawi Surat Yusuf Ayat 2 Dalam Pembelajaran Bahasa Arab Mirza, Iskandar; Taufiq, Ridwan
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i1.1183

Abstract

The Qur'an was revealed in Arabic for easy understanding. Arabic has grammatical and semantic peculiarities so that the revelation is conveyed with beauty and depth of meaning. The learning of Arabic in madrasas faces obstacles that cannot achieve the main goal of understanding the divine message. The main purpose of learning Arabic in the Quran is found in Surah Yusuf verse 2. In reality, the madrasas have not linked the teaching materials with the context of the verse. As a result, Arabic language learning is separated from its main purpose of understanding the Qur'an. This research uses a qualitative approach with a literature review method. This approach aims to explore and understand the values of tarbawi tafsir in Arabic language learning. The main data will be obtained from relevant literature sources such as books of tafsir, hadith, academic books, scientific journals and works that discuss Islamic education, tafsir tarbawi and Arabic language learning. Arabic language learning integrated with the Quran will find religious, moral, scientific, social, aesthetic and practical values. The values of Islamic education in the verses of the Qur'an must be integrated into the learning of Arabic so that students are aware that they are able to absorb the educational values of the Qur'an while learning Arabic. It is necessary to formulate a plan that integrates the noble values of the Qur'an in learning Arabic. Find character values that can be integrated into the Arabic learning plan so that it can be implemented and evaluated.ABSTRAKAl-Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab agar mudah difahami. Bahasa Arab mempunyai keistimewaan gramatikal dan semantik agar wahyu disampaikan dengan penuh keindahan dan kedalaman makna. Pembelajaran Bahasa arab di madrasah mengalami kendala tidak bisa sampai pada tujuan utama yaitu memahami pesan Ilahi. Tujuan utama pembelajaran Bahasa arab dalam Al-Quran terdapat di surat Yusuf ayat 2. Realita di lapangan, madrasah belum mengaitkan materi ajar dengan konteks ayat. Akibatnya, pembelajaran bahasa Arab terpisah dari tujuan utamanya, yaitu memahami Al-Qur'an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Pendekatan ini bertujuan untuk menggali dan memahami nilai-nilai tafsir tarbawi dalam pembelajaran bahasa Arab. Data utama diperoleh dari sumber-sumber literatur yang relevan, seperti kitab tafsir, hadis, buku-buku akademik, jurnal ilmiah, dan karya-karya yang membahas pendidikan Islam, tafsir tarbawi, serta pembelajaran bahasa Arab. Pembelajaran Bahasa arab yang terintegrasi dengan Al-Quran akan menemukan nilai-nilai religius, akhlak, ilmiah, social, estetika dan praktis. Nilai-nilai Pendidikan islam yang ada dalam ayat-ayat Al-Quran harus diintegrasikan dalam pembelajaran Bahasa arab, sehingga para siswa sadar Ketika belajar Bahasa arab mereka mampu menginternalisasi nilai-nilai Pendidikan dalam Al-Quran. Perlu dirumuskan perencanaan yang mengintegrasikan nilai-nilai luhur yang pada Al-Quran dalam pembelajaran Bahasa arab. Ditemukan nilai-nilai karakter yang dapat diintegrasikan dalam perencanaan pembelajaran Bahasa arab hingga bisa di implementasikan dan dievaluasi.
Analisis Tafsir Tarbawi dalam Pendidikan Karakter: Studi Literatur tentang Konsep, Prinsip, dan Implementasi Mirza, Iskandar; Siroj, Sri Azizah
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i1.1166

Abstract

Tafsir tarbawi is an approach in Islamic education that integrates Quranic values into character development. This study aims to analyze the concept, principles, and implementation of tafsir tarbawi in character education based on Quranic values. Using a descriptive qualitative method with literature analysis, this research examines primary sources on tafsir tarbawi and its relevance in Islamic education. The findings indicate that tafsir tarbawi plays a significant role in character formation through three main interpretation methods: thematic (maudhu’i), analytical (tahlili), and global (ijmali). The most influential principles in character education include the integration of religious values with scientific knowledge, educators' exemplary conduct, and the practical application of Quranic values in teaching. Despite challenges such as methodological limitations and resource constraints, tafsir tarbawi continues to contribute to character-based curriculum development. This study recommends strengthening educator training and integrating tafsir tarbawi into educational policies to enhance character formation in the modern era.ABSTRAKTafsir tarbawi adalah pendekatan dalam pendidikan Islam yang mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, prinsip, dan implementasi tafsir tarbawi dalam pendidikan karakter berbasis nilai Qur’ani. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis literatur, penelitian ini menelaah sumber utama tafsir tarbawi dan relevansinya dalam pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir tarbawi berperan dalam membentuk karakter melalui tiga metode utama: tematik (maudhu’i), analitis (tahlili), dan global (ijmali). Prinsip paling berpengaruh dalam pendidikan karakter adalah integrasi nilai religius dengan ilmu pengetahuan, keteladanan pendidik, serta penerapan nilai Qur’ani dalam praktik pembelajaran. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan metodologi dan sumber daya, tafsir tarbawi tetap berkontribusi dalam pengembangan kurikulum berbasis karakter. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan bagi pendidik serta integrasi tafsir tarbawi dalam kebijakan pendidikan untuk memperkuat karakter peserta didik di era modern.
Kajian Tematik Tafsir Ayat-ayat Al-Qur'an tentang Kewajiban Belajar: Perspektif Pendidikan Islam Mirza, Iskandar; Badruzaman, Tjetjep Ismail
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i1.1163

Abstract

Education is one of the important pillars in human life, and in the context of Islam, the obligation to learn is clearly regulated in the Qur'an. In this study, the interpretation of the verses of the Qur'an that emphasize the obligation to learn will be discussed, as well as their implications in the perspective of Islamic education. This study refers to several verses, such as Surah Al-Alaq verses 1-5, which emphasize the importance of knowledge and learning. According to the Qur'an, Allah SWT commands humanity to read and learn, which shows that education is a must. Statistics from the Central Statistics Agency (2022) show that the level of education participation in Indonesia still needs to be improved, with the gross participation rate for higher education only reaching 36.6%. This shows that even though there is a command to learn, its implementation still faces various challenges. In this context, Islamic education plays an important role in shaping the character and morality of individuals, as explained in the work of Al-Ghazali (2005) who emphasized the importance of character education in Islam. Thus, this study aims to provide a deeper understanding of the obligation to learn in Islam, as well as the challenges faced in its implementation in society. Through the analysis of the verses of the Qur'an and related literature, it is hoped that solutions can be found to increase public awareness and participation in education, as well as reaffirm the importance of education as a means to achieve a better life.ABSTRAKPendidikan merupakan salah satu pilar penting dalam kehidupan umat manusia, dan dalam konteks Islam, kewajiban untuk belajar diatur dengan jelas dalam Al-Qur'an. Dalam kajian ini, akan dibahas tafsir ayat-ayat Al-Qur'an yang menekankan kewajiban belajar, serta implikasinya dalam perspektif pendidikan Islam. Penelitian ini mengacu pada beberapa ayat, seperti Surah Al-Alaq ayat 1-5, yang menggarisbawahi pentingnya ilmu pengetahuan dan pembelajaran. Menurut Al-Qur'an, Allah SWT memerintahkan umat manusia untuk membaca dan belajar, yang menunjukkan bahwa pendidikan adalah suatu keharusan. Statistik dari Badan Pusat Statistik (2022) menunjukkan bahwa tingkat partisipasi pendidikan di Indonesia masih perlu ditingkatkan, dengan angka partisipasi kasar untuk pendidikan tinggi hanya mencapai 36,6%. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada perintah untuk belajar, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan. Dalam konteks ini, pendidikan Islam berperan penting dalam membentuk karakter dan moralitas individu, sebagaimana dijelaskan dalam karya Al-Ghazali (2005) yang menekankan pentingnya pendidikan karakter dalam Islam. Dengan demikian, kajian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang kewajiban belajar dalam Islam, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya di masyarakat. Melalui analisis ayat-ayat Al-Qur'an dan literatur terkait, diharapkan dapat ditemukan solusi untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pendidikan, serta menegaskan kembali pentingnya pendidikan sebagai sarana untuk mencapai kehidupan yang lebih baik.
Integrasi Nilai-nilai Tafsir Tarbawi Dalam Pembentukan Etika Sosial Peserta Didik Mirza, Iskandar; Maulana, Muhammad Rizal
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i1.1165

Abstract

It is undeniable that currently social ethics is increasingly decreasing among students, even though social ethics is very important in education, so tarbawi tafsir is one of the sciences that plays a very important role in forming social ethics in education. This research aims to find out how tarbawi tafsir interpretation values play in the formation of students' social ethics, using a qualitative approach method and through literature study and data source processing. Through this research there are results where there are very serious problems among students and it can be concluded that interpretation values tarbawi tafsir has a very significant influence and role in strengthening social ethics.ABSTRAKTidak dipungkiri dewasa ini etika sosial semakin menurun di kalangan peserta didik, padahal etika sosial sangat penting dalam Pendidikan, maka tafsir tarbawi merupakan salah satu ilmu yang sangat berperan dalam membentuk etika sosial dalam Pendidikan, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana nilai-nilai tafsir tarbawi dalam pembentukan etika sosial peserta didik, dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif serta melalui studi literatur dan olah sumber data, melalui penelitian tersebut terdapat hasil dimana terdapat persoalan yang sangat serius di kalangan peserta didik dan dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai tafsir tarbawi sangat memiliki pengaruh dan peran signifikan untuk menguatkan etika sosial. 
Implementasi Tafsir Tarbawi dalam Pembentukan Karakter Multikultural pada Anak Usia Dini Mirza, Iskandar; Fitriani, Dwi Awaliyah
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i1.1134

Abstract

Tafsir Tarbawi is an approach to interpreting the Qur'an that focuses on educational aspects, especially in multicultural character building in early childhood. This approach aims to make religious values a foundation in shaping noble behaviour. This research aims to evaluate the integration of tafsir tarbawi in character learning in educational institutions and its impact on students' attitudes and behaviour. This research uses a qualitative method with a descriptive approach, with data obtained through interviews, observations, and document analyses in schools that implement tarbawi tafsir. The results showed that the implementation of tafsir tarbawi has a positive impact on students' character building, especially in the development of morality, social responsibility, and interpersonal ethics. This implementation involves three main aspects: cultural recognition, empathy development, and social skills development, which help children understand and interact with the multicultural environment. The results of this study are expected to be a reference for educators and educational institutions in integrating religious values, especially tafsir tarbawi, to form a generation with character and morality.ABSTRAKTafsir Tarbawi merupakan pendekatan penafsiran Al-Qur'an yang berfokus pada aspek pendidikan, khususnya dalam pembentukan karakter multikultural pada anak usia dini. Pendekatan ini bertujuan menjadikan nilai-nilai agama sebagai fondasi dalam membentuk perilaku yang berakhlak mulia. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi integrasi tafsir tarbawi dalam pembelajaran karakter di lembaga pendidikan serta dampaknya terhadap sikap dan perilaku peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen di sekolah-sekolah yang menerapkan tafsir tarbawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi tafsir tarbawi berdampak positif pada pembentukan karakter siswa, terutama dalam pengembangan moralitas, tanggung jawab sosial, dan etika interpersonal. Implementasi ini melibatkan tiga aspek utama: pengenalan budaya, pengembangan empati, dan pengembangan keterampilan sosial, yang membantu anak memahami dan berinteraksi dengan lingkungan multikultural. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik dan lembaga pendidikan dalam mengintegrasikan nilai-nilai agama, khususnya tafsir tarbawi, guna membentuk generasi yang berkarakter dan bermoral.
Analisis Implementasi Tafsir Tarbawi dalam Pembelajaran Etika Mirza, Iskandar; Baiturrahman, Ridwan
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i1.1140

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of tafsir tarbawi in learning ethics in Islamic educational institutions. Using a descriptive qualitative method, this study analyzes data obtained through interviews, observations, and document studies in schools that implement tafsir tarbawi. The results show that tafsir tarbawi contributes to shaping learners' characters, increasing moral awareness, and strengthening social values in their interactions. However, there are obstacles in educators' understanding, lack of systematic teaching resources, and not optimal evaluation based on the value of tarbawi tafsir. Therefore, there is a need to strengthen the curriculum as well as training for educators in integrating tafsir tarbawi effectively in ethics learning.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi tafsir tarbawi dalam pembelajaran etika di lembaga pendidikan Islam. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen di sekolah-sekolah yang menerapkan tafsir tarbawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir tarbawi berkontribusi dalam membentuk karakter peserta didik, meningkatkan kesadaran moral, dan memperkuat nilai-nilai sosial dalam interaksi mereka. Namun, terdapat kendala dalam pemahaman pendidik, kurangnya sumber ajar yang sistematis, serta belum optimalnya evaluasi berbasis nilai tafsir tarbawi. Oleh karena itu, perlu adanya penguatan kurikulum serta pelatihan bagi pendidik dalam mengintegrasikan tafsir tarbawi secara efektif dalam pembelajaran etika.