Vidya Efriliana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Smartpunktur untuk Meningkatkan Konsentrasi Belajar Siswa di Posyandu Desa Pedawang Agustin Dwiningrum; Sri Wigati; Vidya Efriliana; Asmanah; Ari Andayani
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Smartpuncture is a massage technique that aims to increase brain intelligence through stimulation to facilitate blood flow, nerves and meridians that lead to the head and brain. Smartpuncture is part of acupressure therapy, which is a legally valid form of alternative complementary therapy. The application of complementary midwifery care through smartpuncture aims to improve children's concentration and memory in the learning process. This community service activity is carried out through direct counseling at the Posyandu in Pedawang village by complying with health protocols. A total of 20 children aged 4-5 years from Posyandu in Pedawang village participated in this activity. Smartpuncture is carried out once, with prior explanation to the child and teacher. All children were able to follow the smartpuncture process well. Apart from that, parents and teachers are also given information about the benefits of smart puncture for children. Children involved in this service activity can practice smartpuncture techniques according to the instructions given.   Abstrak Smartpunktur merupakan teknik pemijatan yang bertujuan meningkatkan kecerdasan otak melalui rangsangan untuk memperlancar aliran darah, saraf, dan meridian yang mengarah ke kepala dan otak. Smartpunktur adalah bagian dari terapi akupresur, yaitu salah satu bentuk terapi komplementer alternatif yang sah secara hukum. Penerapan asuhan kebidanan komplementer melalui smartpunktur bertujuan meningkatkan konsentrasi dan daya ingat anak dalam proses belajar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui penyuluhan langsung di Posyandu desa Pedawang dengan mematuhi protokol kesehatan. Sebanyak 20 anak berusia 7-9 tahun dari Posyandu desa Pedawang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Smartpunktur dilakukan satu kali, dengan penjelasan terlebih dahulu kepada anak dan guru. Semua anak mampu mengikuti proses smartpunktur dengan baik. Selain itu, orang tua dan pengajar juga diberikan informasi mengenai manfaat smartpunktur bagi anak. Anak-anak yang terlibat dalam kegiatan pengabdian ini dapat mempraktikkan teknik smartpunktur sesuai instruksi yang diberikan.
Asuhan Kebidanan Komprehensif dengan Penerapan Teknik Hoffman pada Ny. A Umur 37 Tahun G1P0A0 di Puskesmas Karanganyar Vidya Efriliana; Risma Alviani Putri
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 2 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) remain key indicators of a country’s health status. Complications during pregnancy, childbirth, postpartum, and the neonatal period continue to contribute significantly to maternal and infant morbidity and mortality. Continuity of Care (CoC) midwifery services provide comprehensive, continuous care from pregnancy, labor, postpartum, newborn care, to family planning, enabling early risk detection and prevention of complications. Integrated and standardized midwifery services play an essential role in reducing MMR and IMR and improving overall maternal and neonatal health outcomes.. Implementing comprehensive midwifery care with the application of the Hoffman technique on Mrs. A, 37 years old, G1P0A0 at the Karanganyar Community Health Center. This research is a descriptive case study of Mrs. A, 37 years old, G1P0A0, who was provided with care with Varney management using the Hoffman technique. Care was provided starting from standard antenatal examinations, delivery assistance based on Normal Delivery Care (APN), postpartum monitoring, newborn care, and family planning services. Services were also equipped with maternal and neonatal health education and the fulfillment of basic needs of mothers and babies.. The entire process—from pregnancy, childbirth, postpartum period, newborn care, to family planning services—proceeded physiologically without complications. The mother demonstrated adequate understanding of pregnancy danger signs, birth preparation, postpartum self-care, exclusive breastfeeding, and newborn care. The baby showed normal adaptation with appropriate APGAR scores and no abnormalities. Postpartum recovery progressed well, with normal uterine involution and no signs of infection. The mother was also able to choose a postpartum contraceptive method appropriate for her condition. Comprehensive Continuity of Care midwifery services effectively facilitated ongoing maternal and neonatal monitoring, improved maternal knowledge, and supported optimal health outcomes. The CoC approach is essential for early detection of risks, prevention of complications, and strengthening maternal and newborn health services. Its continued implementation is recommended as a strategic effort to help reduce maternal and infant mortality.   Abstrak Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator utama dalam menilai kualitas pelayanan kesehatan suatu negara. Meskipun berbagai program telah dilakukan, komplikasi pada masa kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir tetap menjadi penyumbang terbesar morbiditas dan mortalitas maternal-neonatal. Asuhan kebidanan secara Continuity of Care (CoC) merupakan pendekatan komprehensif dan berkesinambungan yang diberikan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga keluarga berencana, sehingga dapat mendukung deteksi dini risiko serta pencegahan komplikasi. Pelayanan kebidanan yang terintegrasi dan konsisten berperan penting dalam upaya menurunkan AKI dan AKB melalui pemantauan kesehatan ibu dan bayi secara menyeluruh. Menerapkan asuhan kebidanan komprehensif dengan penerapan teknik hoffman pada Ny. A  Umur 37 Tahun G1P0A0  Di Puskesmas Karanganyar Penelitian ini merupakan studi kasus deskriptif pada Ny. A, usia 37 tahun, G1P0A0, dengan dilakukan asuhan dengan manajemn varney dengan penerapan teknik hoffman. Asuhan diberikan mulai dari pemeriksaan antenatal sesuai standar, pertolongan persalinan berdasarkan Asuhan Persalinan Normal (APN), pemantauan masa nifas, perawatan bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Pelayanan juga dilengkapi dengan edukasi kesehatan maternal dan neonatal serta pemenuhan kebutuhan dasar ibu dan bayi. Seluruh rangkaian asuhan mulai kehamilan, persalinan, masa nifas, perawatan bayi baru lahir, hingga pelayanan KB berlangsung fisiologis tanpa komplikasi. Ibu memahami tanda bahaya kehamilan, persiapan persalinan, perawatan diri masa nifas, pemberian ASI eksklusif, serta perawatan bayi baru lahir. Bayi menunjukkan adaptasi yang baik dengan skor APGAR normal dan tidak ditemukan kelainan. Masa nifas berjalan lancar, involusi uterus sesuai usia, tidak terdapat tanda infeksi, dan ibu memilih metode kontrasepsi sesuai kebutuhannya. Asuhan kebidanan Continuity of Care terbukti membantu pemantauan kondisi ibu dan bayi secara komprehensif, meningkatkan pengetahuan ibu, serta mendukung proses fisiologis kehamilan hingga KB tanpa komplikasi. Pendekatan CoC sangat diperlukan untuk memperkuat deteksi dini risiko, meningkatkan kualitas pelayanan maternal dan neonatal, serta menjadi strategi penting dalam menurunkan AKI dan AKB di layanan primer.