Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Transformasi Pembelajaran: Analisis Kritis Implementasi Kurikulum Merdeka sebagai Alternatif Pengganti Kurikulum 2013 Fatmala, Siti; Lestari, Tri; Zain, Nurdiana; Hilaliyah, Tatu
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9401

Abstract

Ketertinggalan pendidikan di Indonesia yang disebabkan adanya Covid-19, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengubah Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka secara bertahap. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pengimplementasian Kurikulum Merdeka sebagai alternatif yang lebih adaptif dan fleksibel, dibandingkan dengan pendekatan terstruktur Kurikulum 2013. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang menelaah berbagai sumber dari sepuluh tahun terakhir, dengan fokus pada perbandingan struktur, proses belajar mengajar, dan penilaian dalam kedua kurikulum tersebut. Berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa meskipun Kurikulum 2013 memiliki landasan yang kuat, terdapat banyak tantangan dalam implementasinya, seperti keterbatasan pelatihan guru dan kompleksitas materi. Perbedaan Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka, Kurikulum 2013 mengedepankan struktur yang terstandarisasi dengan pendekatan tematik dan penilaian terpisah, sementara Kurikulum Merdeka menawarkan fleksibilitas dan pendekatan diferensiasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan siswa. Di sisi lain, Kurikulum Merdeka menawarkan inovasi dengan memberikan kebebasan lebih kepada pendidik dan peserta didik dalam menentukan metode pembelajaran yang sesuai, yang diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan relevansi pendidikan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa transisi ke Kurikulum Merdeka merupakan langkah positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan, meskipun keberhasilannya sangat bergantung pada kesiapan guru dan dukungan sumber daya dari pihak sekolah
Transformasi Pembelajaran: Analisis Kritis Implementasi Kurikulum Merdeka sebagai Alternatif Pengganti Kurikulum 2013 Fatmala, Siti; Lestari, Tri; Zain, Nurdiana; Hilaliyah, Tatu
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9401

Abstract

Ketertinggalan pendidikan di Indonesia yang disebabkan adanya Covid-19, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengubah Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka secara bertahap. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pengimplementasian Kurikulum Merdeka sebagai alternatif yang lebih adaptif dan fleksibel, dibandingkan dengan pendekatan terstruktur Kurikulum 2013. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang menelaah berbagai sumber dari sepuluh tahun terakhir, dengan fokus pada perbandingan struktur, proses belajar mengajar, dan penilaian dalam kedua kurikulum tersebut. Berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa meskipun Kurikulum 2013 memiliki landasan yang kuat, terdapat banyak tantangan dalam implementasinya, seperti keterbatasan pelatihan guru dan kompleksitas materi. Perbedaan Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka, Kurikulum 2013 mengedepankan struktur yang terstandarisasi dengan pendekatan tematik dan penilaian terpisah, sementara Kurikulum Merdeka menawarkan fleksibilitas dan pendekatan diferensiasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan siswa. Di sisi lain, Kurikulum Merdeka menawarkan inovasi dengan memberikan kebebasan lebih kepada pendidik dan peserta didik dalam menentukan metode pembelajaran yang sesuai, yang diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan relevansi pendidikan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa transisi ke Kurikulum Merdeka merupakan langkah positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan, meskipun keberhasilannya sangat bergantung pada kesiapan guru dan dukungan sumber daya dari pihak sekolah
A Semantic Analysis of Grammatical Meaning in Bernadya’s Album Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan Lestari, Tri; Zain, Nurdiana; Fatmala, Siti; Firmansyah, Dody
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 9 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v9i1.6

Abstract

Semantics has various types of meanings contained within it, one of which is grammatical meaning. Grammatical meaning is a meaning that arises due to the processes of affixation (addition of affixes), reduplication (repetition), and composition (compounding). Grammatical meaning in this study is used to analyze the lyrics of songs on Bernadya's latest album titled "Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan" (Unfortunately, Life Must Go On). The aim is to identify and describe the forms of grammatical meaning in the lyrics of songs that are currently viral, listened to and liked by those who are heartbroken. This research method employs a descriptive qualitative approach with the steps of directly observing and listening to Bernadya's songs, as well as analyzing the text in the lyrics of the album "Sialnya Hidup Harus Tetap Berjalan" which emphasizes in-depth meaning. The results of this study found many forms of grammatical meaning that arise due to the process of affixation, which includes verbs such as suffixes, prefixes, and confixes. Many instances were also found in the reduplication process, although not more than the affixation data, and there is only one instance of grammatical meaning through the process of composition.