Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengurangan Kadar Amonia Dalam Limbah Cair Industri Menggunakan Kolom Gelembung Pnacaran Dengan Penambahan Solvent KOH Aprilia, Vita; Muhammad Zaman; Didiek Hari Nugroho
Jurnal Redoks Vol. 10 No. 1 (2025): REDOKS JANUARI - JUNI
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v10i1.16641

Abstract

Permasalahan lingkungan yang dominan pada saat ini salah satunya berupa limbah cair yang berasaldari industri. Amonia merupakan senyawa yang dihasilkan dari proses industri pupuk. Sifat amoniayang toksik menyebabkan limbah amonia perlu dikelola dengan baik. Limbah amonia yang berasaldari berbagai unit operasi dalam pabrik urea yang berpotensi menimbulkan pencemaran selanjutnyalimbah dialirkan ke tempat penampungan dan diolah lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalahmelakukan pengurangan kadar amonia dengan menggunakan kolom gelembung pancaran melaluiproses udara stripping. Penelitian ini dilakukan dengan memvariasikan laju alir udara yaitu 12L/menit dan 16 L/menit serta variasi konsentrasi solvent KOH sebesar 0,1;0,2;0,3;0,4M; dan 0,5M;Kadar amonia dianalisis menggunakan alat Spektrofotometri Uv-Vis dengan panjang gelombang 460nm. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien transfer massa (KLa) terendah 0,228/jam dan nilai KLatertinggi 0,816/jam begitu juga dengan nilai efisiensi (%) stripping untuk penurunan amonia terendah20,34% dan nilai efisiensi (%) tertinggi 57,45%. Keadaan optimal berada pada nilai KLa 0,816/jamdan efisiensi(%) 57,45% pada variabel konsentrasi solvent KOH 0,3M dan Laju alir udara (Qg) 16L/menit.Kata Kunci: Amonia, Kolom Gelembung Pancaran, Limbah  
TINJAUAN HUKUM ISLAM TENTANG UPAH MENGUPAH PEKERJA PEMBERSIH IKAN TERI: (Studi di Desa Pulau Pasaran Kecamatan Teluk Betung Timur Kota Bandar Lampung) Aprilia, Vita; Edi, Relit Nur; Nurasari
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 3 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i3.1210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi praktik upah mengupah pekerja pembersih ikan teri di masyarakat Desa Pulau Pasaran, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, serta mengevaluasi praktik tersebut dari sudut pandang hukum Islam fiqh muamalat. Studi ini menerapkan metodologi kualitatif, dengan mengumpulkan informasi melalui observasi, wawancara mendalam dengan pekerja dan pengusaha, serta pengumpulan dokumen terkait akad lisan. Studi menunjukkan bahwa pengupahan berlangsung berdasarkan borongan yang telah lama diterapkan oleh masyarakat, diorganisir melalui kesepakatan lisan antara juragan dan pekerja setempat. Selain sistem upah standar Rp3.000 per kg untuk 5 kg ikan teri Jengki, terdapat tambahan ketentuan pengurangan upah jika berat bersih kurang akibat sisa kotoran atau ikan hancur karena kondisi bahan baku buruk (basi/tercemar), sebagai bentuk penyesuaian operasional. Pengurangan ini tidak mengevaluasi tanggung jawab majikan atas kualitas pasokan secara tertentu. Dari perspektif hukum Islam, praktik ini dianalisis dengan mempertimbangkan landasan Al-Quran, hadis (seperti "Berikan upah sebelum keringat kering"), serta prinsip fiqh terkait rukun ijarah (ujrah ma'lum) yang tidak boleh menimbulkan gharar atau ketidakadilan, di mana majikan seharusnya bertanggung jawab atas bahan baku cacat. Temuan studi ini diharapkan memberikan pengetahuan lebih baik pada pengelolaan upah mengupah yang menghargai tradisi lokal, tanpa mengabaikan prinsip syariah, sehingga berkontribusi pada keadilan ekonomi pekerja secara adil dan sesuai ajaran Islam.