Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Recovery of Ammonia Solutions From Didiek Hari Nugroho
Sriwijaya International Seminar on Energy-Environmental Science and Technology Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Sriwijaya International Seminar on Energy-Environmental Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jet bubble column is one of the methods that can be applied to reduce levels of ammonia solutions from a fertilizer industry wastewater. This study intends to evaluate the entrainment of gas volumetric flow rate, mass transfer, and ammonia removal efficiency. Process variables studied include effluent concentration (90-300 mg/L), the liquid volumetric flow rate (10-50 L/min), and nozzle diameter (8-12.7 mm). It was found that the liquid volumetric flow rate and nozzle diameter affects the volumetric rate of gas entrainment. The volumetric flow rate of gas entrainment can result in a significant effect on ammonia removal, while the ammonia concentration and volumetric flow rate of the liquid did not produce significant effects on ammonia removal. The overall volumetric mass transfer coefficients (KLa) have been calculated from obtained model and it was determined that increasing volumetric flow rate of gas entrainment have a very significant effect on KLa.
Kinetika Reaksi Co2 Dari Gas Buang Motor dengan Menggunakan NaOH pada Reaktor Gelembung Pancaran Ramadhan, Kahfi; Purnamasari, Indah; Ramayanti, Cindi; Nugroho, Didiek Hari
TEKNIKA Vol. 19 No. 1 (2025): Teknika Januari 2025
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13978471

Abstract

Kandungan gas CO2 yang berlebih dalam udara akan menyebabkan efek greenhouse. Efek greenhouse akan meningkatkan suhu atmosfer sehingga menimbulkan efek pemanasan global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju alir cair, laju aliran gas CO2 dan temperatur terhadap kinetika absorbsi CO2  yang dapat menyebabkan terjadinya efek greenhouse dari gas buangan kendaraan bermotor. Proses penyerapan gas CO2  oleh NaOH yang  lebih efektif dan efisien , dilihat dari pengaruh  tingginya konsentrasi NaOH, volume NaOH  dan waktu NaOH dan Gas CO2 mencapai titik jenuh. Metode penelitian dengan menggunakan alat  reaktor kolom gelembung pancaran untuk mengetahui  laju  alir gas, laju alir cairan dan temperatur yang akan  diukur hasil absorbsi nya dengan menngunakan Gas Analyzer. Hasil analisis laju alir cair didapatkan hasil terbaik dengan laju alir di 0,6 dan 0,8. Data analisis temperature didapatkan hasil terbaik dengan laju alir di 0,8 dan temperatur 40 Co dan 50 Co. Hasil analisis laju alir gas terbaik didapatkan nilai 0,5, konsentasi 0,4 dan temperatur 50 Co dengan konversi CO2 0.8446 ppm.
Pengurangan Kadar Amonia Dalam Limbah Cair Industri Menggunakan Kolom Gelembung Pnacaran Dengan Penambahan Solvent KOH Aprilia, Vita; Muhammad Zaman; Didiek Hari Nugroho
Jurnal Redoks Vol. 10 No. 1 (2025): REDOKS JANUARI - JUNI
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v10i1.16641

Abstract

Permasalahan lingkungan yang dominan pada saat ini salah satunya berupa limbah cair yang berasaldari industri. Amonia merupakan senyawa yang dihasilkan dari proses industri pupuk. Sifat amoniayang toksik menyebabkan limbah amonia perlu dikelola dengan baik. Limbah amonia yang berasaldari berbagai unit operasi dalam pabrik urea yang berpotensi menimbulkan pencemaran selanjutnyalimbah dialirkan ke tempat penampungan dan diolah lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalahmelakukan pengurangan kadar amonia dengan menggunakan kolom gelembung pancaran melaluiproses udara stripping. Penelitian ini dilakukan dengan memvariasikan laju alir udara yaitu 12L/menit dan 16 L/menit serta variasi konsentrasi solvent KOH sebesar 0,1;0,2;0,3;0,4M; dan 0,5M;Kadar amonia dianalisis menggunakan alat Spektrofotometri Uv-Vis dengan panjang gelombang 460nm. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien transfer massa (KLa) terendah 0,228/jam dan nilai KLatertinggi 0,816/jam begitu juga dengan nilai efisiensi (%) stripping untuk penurunan amonia terendah20,34% dan nilai efisiensi (%) tertinggi 57,45%. Keadaan optimal berada pada nilai KLa 0,816/jamdan efisiensi(%) 57,45% pada variabel konsentrasi solvent KOH 0,3M dan Laju alir udara (Qg) 16L/menit.Kata Kunci: Amonia, Kolom Gelembung Pancaran, Limbah  
Pembuatan Sabun Padat Dari Minyak Jelantah Sebagai Solusi Limbah Cair Domestik Pada Pesantren Zaadul Ma’ad Kota Palembang Didiek Hari Nugroho; Linda Ekawati; Safril Kartika Wardana; Ayu Kalista; Yuliansyah Yuliansyah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Juli-September 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i3.749

Abstract

Produksi limbah domestik berupa minyak jelantah di lingkugan pesantren Zaadul Ma’ad mencapai ± 50 liter per hari. Permasalahan tersebut memerlukan penanganan untuk mengurangi limbah yang diproduksi. Salah satu solusi penanganan minyak jelantah adalah konversi minyak jelantah menjadi sabun padat. Tujuan dari kegiatan yang telah dilakukan adalah untuk memberikan sosialisasi cara pengolahan limbah domestik yaitu minyak jelantah. Kegiatan dibagi menjadi dua yaitu Focus Grup Discussion (FGD) dan workshop. Peserta kegiatan workshop pembuatan sabun yang terdiri dari guru dan santri dibagi menjadi 3 kelompok kecil dengan jumlah peserta 5 orang untuk masing-masing kelompok. Setiap kelompok tersebut membuat sabun padat dari minyak jelantah, karbon aktif, natrium oksida (NaOH) dan pewangi. Dari hasil evaluasi, program ini berhasil memberdayakan civitas pesantren Zaadul Ma’ad, meningkatkan nilai guna limbah dan mengurangi limbah minyak jelantah.
Kinetika Absorbsi CO2 dari Gas Emisi Kendaraan Bermotor dengan Menggunakan Absorben Monoethanolamine (MEA) pada Reaktor Gelembung Pancaran Andanu, Wahyu; Didiek Hari Nugroho; Akbar Ismi A P
Jurnal Sains dan Ilmu Terapan Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Sains dan Ilmu Terapan
Publisher : Politeknik Kampar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59061/jsit.v8i1.944

Abstract

Exhaust gas produced by motor vehicles contains several types of emissions, such as carbon monoxide (CO), hydrocarbons (HC), oxides of nitrogen (NOx), dust particles including lead (Pb), oxides of sulfur (SOx), and carbon dioxide (CO2). The content of the exhaust gas consists of about 30% carbon dioxide, 27% carbon monoxide, 25% hydrocarbons, 10% oxides of nitrogen, 9% oxides of sulfur, and 8% dust particles. Of the various types of polluting gases, carbon dioxide (CO2), carbon monoxide (CO), and hydrocarbons (HC) account for the highest percentage of harmful gases. Excessive concentrations of CO2 in the air can trigger the greenhouse effect, which contributes to an increase in atmospheric temperature and causes global warming. Carbon dioxide (CO2) in high concentrations can cause respiratory distress, although at levels below 1.5% by volume it is not considered harmful. Therefore, methods are needed to reduce air pollution, particularly that caused by CO2.
Pengaruh Konsentrasi KOH dan K2CO3 pada Pembuatan Elektrolit Bio-baterai dari Limbah Kulit Pusing Ambon (Musa Paradisiaca) Putri, Nabilah Ayunisa; Abu Hasan; Nugroho, Didiek Hari
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 4 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Agustus 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i4.23640

Abstract

Limbah kulit pisang merupakan sumber biomassa yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan elektrolit ramah lingkungan dalam bio-baterai. Penelitian ini mengkaji pengaruh jenis dan konsentrasi pelarut KOH dan K2CO3 terhadap karakteristik elektrolit bio-baterai dari kulit pisang ambon (Musa paradisiaca). Metode yang digunakan bersifat eksperimental dengan variasi konsentrasi pelarut (0,5 M–2 M) dan massa kulit pisang (15 g dan 30 g). Parameter yang diamati meliputi tegangan, arus, daya listrik, pH, konduktivitas, kapasitas, korosi elektroda, serta uji aplikasi pada lampu LED dan mini fan. Hasil menunjukkan bahwa KOH 1 M dengan 30 g kulit pisang menghasilkan daya maksimum 14,52 mW dan kapasitas 172,53 mAh, meskipun dengan tingkat korosi elektroda yang tinggi. Sebaliknya, K2CO3 lebih stabil dan tidak terlalu korosif, namun daya listriknya lebih rendah. Uji aplikasi menunjukkan bio-baterai dapat menyalakan LED selama 3 jam 28 menit dan mini fan dengan kecepatan penuh. Dengan demikian, limbah kulit pisang berpotensi sebagai bahan elektrolit bio-baterai, dengan jenis dan konsentrasi pelarut sebagai faktor kunci optimasi kinerja dan ketahanan.
Pengaruh Nozzle Terhadap Aspek Hidrodinamika Kinerja Kolom Gelembung Pancaran Nugroho, Didiek Hari; Adisalamun, Adisalamun; Machdar, Izarul
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 10, No 2 (2014): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v10i2.2424

Abstract

Kolom gelembung pancaran merupakan salah satu alat perpindahan massa antara fasa gas dan cair. Penelitian ini bermaksud untuk mempelajari pengaruh nozzle terhadap aspek hidrodinamika antara lain: kedalaman penetrasi gelembung (Z), holdup gas (eg), dan laju alir volumetrik gas entrainment (Ql) yang terjadi dalam kolom gelembung pancaran. Variabel proses yang dipelajari antara lain laju alir volumetrik cairan (10-50 L/menit), ukuran diameter nozzle (0,008-0,0127 m), dan tinggi nozzle (0,125-0,25 m). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ukuran diameter nozzle semakin kecil dan laju alir volumetrik cairan yang semakin besar menghasikan laju alir volumetrik gas entrainment, holdup gas, dan kedalaman penetrasi gelembung yang semakin besar.
PENGOLAHAN SERAT PELEPAH NIPAH (NYPA FRUTICANS) YANG DIPROSES SECARA FISIKA-KIMIA SEBAGAI BAHAN BAKU TEKSTIL Selvia; Dewi, Erwana; Nugroho, Didiek Hari
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.24039

Abstract

Industri tekstil di Indonesia memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, namun tetap bergantung pada bahan baku sintetis berbasis impor yang berdampak negatif terhadap lingkungan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan alternatif bahan baku yang ramah lingkungan dan tersedia secara lokal. Pelepah nipah ( Nypa Fruticans ), yang merupakan limbah pertanian di daerah pesisir Indonesia, mengandung senyawa lignoselulosa seperti selulosa, hemiselulosa, dan lignin, sehingga berpotensi diolah menjadi serat tekstil alami. Proses ekstraksi serat dilakukan menggunakan alat dekortikator, dilanjutkan dengan perendaman dalam larutan NaOH konsentrasi 4%, 5%, dan 6% selama 60 hingga 300 menit, serta tahap bleaching menggunakan NaClO. Analisis komponen kimia meliputi kadar selulosa, hemiselulosa, dan lignin menggunakan metode Chesson-Datta . Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan dengan larutan NaOH 6% dengan waktu perendaman 300 menit, yang menghasilkan kandungan selulosa sebesar 49,73%, hemiselulosa 17,84%, dan lignin 8,71%. Nilai kekuatan tarik mencapai 171,03 MPa. Penurunan signifikan kadar lignin dan hemiselulosa menunjukkan keberhasilan proses delignifikasi, sementara peningkatan kadar selulosa berkontribusi terhadap kekuatan tarik serat. Hasil ini menunjukkan bahwa serat pelepah nipah berpotensi digunakan sebagai bahan baku tekstil ramah lingkungan.
The Role of Jet Bubble Column Technology in Domestic Wastewater Treatment at Pesantren Zaadul Ma’ad Yuniar; Didiek Hari Nugroho; Yuliansyah Yuliansyah
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 29, No. 1, Maret 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v29i1.13006

Abstract

Domestic wastewater in Islamic boarding schools is commonly managed using simple holding ponds without standardized treatment, resulting in high turbidity, elevated suspended solids, ammonia accumulation, and low dissolved oxygen levels. These conditions negatively affect environmental quality, sanitation, and the health of the community. Pesantren Zaadul Ma’ad experienced similar problems, with initial wastewater characteristics showing low dissolved oxygen (3.85 mg/L), turbidity of 49.3 NTU, total suspended solids (TSS) of approximately 50 mg/L, and ammonia concentrations around 30 mg/L. This community engagement program aimed to apply Jet Bubble Column (JBC) technology to improve wastewater quality and to strengthen the capacity of students and teachers in managing simple wastewater treatment systems. The program was carried out using a structured Participatory Action Research (PAR) approach, consisting of socialization, operational training, installation of the JBC unit, operational mentoring, periodic monitoring, and sustainability planning. The JBC system was installed in the wastewater holding pond and integrated with a multilayer filtration unit. Water quality monitoring was conducted using portable instruments to measure pH, dissolved oxygen (DO), total dissolved solids (TDS), turbidity, total suspended solids (TSS), and ammonia (NH₃). The implementation of JBC technology resulted in significant improvements in wastewater quality. DO levels increased to above 5 mg/L, ammonia concentrations decreased by 80–90%, TSS levels were reduced by more than 50%, and turbidity dropped to below 1 NTU. These improvements indicate a transition from anaerobic to stable aerobic conditions, highlighting the effectiveness of microbubble aeration combined with multilayer filtration in treating domestic wastewater. Beyond the technical results, the program strengthened local management capacity through the training of internal operators, the development of standard operating procedures (SOPs), and the integration of sanitation topics into educational activities. Recommended follow-up actions include optimizing the JBC design for greater efficiency, expanding the use of treated water for non-consumptive purposes, and replicating the model in other boarding schools as part of a broader effort to support decentralized and sustainable wastewater management systems.