Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Utilization of Waste Cooking Oil as Biodiesel for Portable Stoves: Comparison of Homogeneous and Heterogeneous Catalysts Sipayung, Rosmawati; Amalia, Rahma; Ra'ida Raudhatussya'rifah; Rara Ayu Lestary; Widyastuti, Nita; Mundarti, Sri; Nazarudin
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 3 No 1 (2025): Februari
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v3i`1.734

Abstract

This research investigates the performance comparison between homogeneous (NaOH) and heterogeneous (CaO) catalyst in biodiesel production from waste cooking oil, specifically focusing on their application as fuel for portable stoves. The study examines the effects of catalyst type with NaOH concentrations of 1%, 2%, and 3%, and CaO concentrations of 4% and 6%, along with methanol-to-oil molar ratios (1:6 and 1:12) on biodiesel yield, product color, and flame characteristics. Results show that NaOH catalyst achieved higher yields (92.30%) at 3% concentration with a 1:6 methanol-to-oil ratio, while CaO catalyst reached maximum yields of 42.00% at 6% concentration with a 1:12 ratio. NaOH-catalyzed biodiesel consistently produced clear yellow coloration, whereas CaO-catalyzed biodiesel showed varying clarity depending on process conditions. In portable stove applications, NaOH-catalyzed biodiesel demonstrated superior performance with faster combustion rates (0.0607 ml/second) and blue flames, compared to CaO-catalyzed biodiesel's slower combustion (0.0412 ml/second) and yellowish-red flames.
Sosialisasi Aplikasi Penggunaan Pupuk Kompos: Strategi Meningkatkan Kesuburan Tanah di Kota Jambi Suryadri, Hadistya; Prabasari, Ira Galih; Heraningsih, Sarah Fiebrina; Alfernando, Oki; Mundarti, Sri; Sipayung, Rosmawati; Widyastuti, Nita; Lestary, Rara Ayu; Raudhatussya'rifah, Ra'ida; Herlambang, Aldillah; Amalia, Rahma
Pengabdian Cendekia Vol. 3 No. 1 (2025): Vol. 3 No 1 (Juni 2025) Membangun Kecendekian: Transformasi Melalui Pengabdian
Publisher : Indonesian Scholars Global Forum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63107/pk8kcp98

Abstract

Kesuburan tanah yang menurun akibat penggunaan pupuk kimia secara berlebihan menjadi tantangan serius bagi petani di RT 10 dan 11 Kelurahan Tahtul Yaman, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi. Padahal, wilayah ini memiliki potensi besar berupa limbah organik rumah tangga dan limbah pertanian yang belum dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan baku pupuk kompos. Urgensi kegiatan ini terletak pada perlunya solusi berkelanjutan yang ramah lingkungan dan ekonomis dalam pengelolaan kesuburan tanah. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai pembuatan serta pemanfaatan pupuk kompos sebagai alternatif pengganti pupuk kimia. Metode yang digunakan mencakup survei lapangan, sosialisasi materi, praktik langsung pembuatan pupuk kompos, dan diskusi partisipatif, yang dilaksanakan pada 19 Agustus 2024 dan melibatkan 20 warga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat tentang manfaat dan teknik pembuatan pupuk kompos, serta terbentuknya kelompok kerja lokal sebagai bentuk keberlanjutan program. Selain itu, kegiatan ini dapat menunjukkan bahwa edukasi teknis yang terintegrasi dengan praktik langsung dan pendekatan partisipatif mampu memberdayakan masyarakat dalam mengelola limbah organik dan meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan.
HUMIC ACID FILTRATION EFFICIENCY OF POLYPROPYLENE-BASED ULTRAFILTRATION MEMBRANES Mundarti, Sri; Amalia, Rahma; Lestari, Rara Ayu; Widyastuti, Nita
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol. 10 No. 4 (2025): October| INTEKA - Jurnal Inovasi Teknik Kimia
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v10i4.13443

Abstract

Polypropylene (PP) membranes exhibit advantageous characteristics for filtration processes, including chemical resistance, thermal stability, hydrophobicity, low cost, and mechanical durability, making them well-suited for long-term applications in water treatment, particularly for removing organic compounds. This study aims to evaluate the performance of hollow fiber PP membranes in the ultrafiltration of humic acid solutions, serving as a model organic contaminant. The experimental setup involved filtering a 15 mg/L humic acid solution in demineralized water at 1 bar for 120 minutes. Performance evaluation focused on three parameters: pure water flux, humic acid permeate flux, and rejection efficiency. The initial pure water flux reached 72 L/m²·h, decreasing to approximately 57 L/m²·h within the first 20 minutes, indicating membrane compaction. The humic acid permeate flux declined from 42 to 33 L/m²·h, attributed to fouling caused by physical and chemical interactions between humic acid and the PP membrane surface. Rejection efficiency dropped from an initial 90% to 75% by the end of the process. The observed performance degradation was linked to adsorption, pore blocking, and concentration polarization. Despite their structural advantages, PP membranes are prone to organic fouling; therefore, surface modification and feedwater pretreatment are recommended to optimize long-term performance.
STUDI KELAYAKAN DAN PERBANDINGAN BIAYA TEKNOLOGI PENJERNIH AIR SEDERHANA DAN MODERN UNTUK MENDUKUNG MODEL MITIGASI TANGGUH BENCANA DI KAWASAN RAWAN BANJIR DESA PEMATANG JERING, KABUPATEN MUARO JAMBI Shafira, Rizka; Galih Prabasari, Ira; Amalia, Rahma; Widyastuti, Nita; Mundarti, Sri; Herlambang, Aldillah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 5 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i5.1904-1911

Abstract

Ketersediaan air bersih merupakan masalah yang perlu dipikirkan, terlebih penyediaan air bersih di tingkat komunitas. Desa Pematang Jering yang terletak di Kabupaten Muara Jambi, Provinsi Jambi merupakan desa yang terletak berdekatan dengan sungai serta kebun warga. Berdasarkan curah hujan tahunan beserta lokasi desa, bencana banjir merupakan tantangan besar. Pestisida yang digunakan pada tanaman sawit dapat terbawa air banjir ke pemukiman warga dan menjadi kontaminasi di sumur warga yang digunakan untuk berbagai keperluan sehari-hari. Penghilangan kontaminasi dari air merupakan hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Studi kelayakan dilakukan untuk mengetahui apakah teknologi penjernih air perlu dibangun dan estimasi biaya rancangan penjernih air telah dilakukan. Berdasarkan evaluasi dan survei lapangan, teknologi penjernih air layak didirikan. Teknologi penjernih air dibangun untuk meningkatkan kualitas air sumur warga dengan mengurangi kontaminasi kimia maupun fisik dengan filter sederhana maupun modern. Biaya pembangunan teknologi penjernih air telah dihitung berdasarkan rancangan. Teknologi penjernih air sederhana memiliki biaya pembangunan sebesar Rp3,036,000. Teknologi penjernih air modern memiliki biaya pembangunan sebesar Rp3,773,000. Perbedaan biaya ini terletak di filter air yang digunakan yakni pasir, kerikil, dan ijuk untuk filter air sederhana serta pasir silika dan karbon aktif untuk filter air modern.