Hasmin, Nor Akhmal
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Komparatif Food Safety Policy ditinjau dari Sustainable Development Goals Emia Tarigan, Vita Cita; Yulida, Devi; Sitompul, Rina Melati; Hasmin, Nor Akhmal
Law Jurnal Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/lj.v5i2.6073

Abstract

Perubahan iklim telah memberikan dampak signifikan terhadap ketahanan pangan global, salah satunya adalah mengancam produksi dan distribusi pangan yang aman dan berkualitas. Keamanan pangan menjadi aspek yang sangat penting untuk memastikan ketersediaan pangan yang tidak hanya cukup, tetapi juga aman untuk dikonsumsi. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi kebijakan keamanan pangan atau food safety policy dalam mendukung pencapaian sustainable development goals (SDGs), khususnya SDG 2 tentang ketahanan pangan dan SDG 3 mengenai kesehatan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penulisan yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Penulisan ini menggunakan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, serta bahan hukum sekunder berupa buku, artikel ilmiah, dan laporan riset yang berkaitan dengan penulisan ini. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif dan disajikan dalam bentuk teks naratif untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai food safety policy dan penerapannya dalam konteks SDGs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa food safety policy berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan, mengurangi risiko penyakit yang ditularkan melalui makanan, serta meningkatkan sistem pangan yang berkelanjutan. Indonesia dapat mengadopsi pendekatan preventif dalam regulasi keamanan pangan, seperti Food Safety Modernization Act (FSMA) di Amerika Serikat, dan memperkuat kolaborasi internasional untuk memperbarui kebijakan berdasarkan riset ilmiah terbaru. Dengan demikian diharapkan menciptakan sistem pangan yang tidak hanya aman, tetapi juga efisien, ramah lingkungan, dan mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Promoting and Regulating Cellular Agriculture in Malaysia and Indonesia: Analysing the Adequacy of the Regulatory Framework Hasmin, Nor Akhmal; Tarigan, Vita Cita Emia; Yulida, Devi
Journal of Law and Legal Reform Vol. 7 No. 1 (2026): January, 2026
Publisher : Faculty of Law, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jllr.v7i1.23488

Abstract

Cellular agriculture is a nascent manufacturing technology that holds significant potential to strengthen global food security. Globally, the number of food manufacturing companies producing food using cellular agriculture is rapidly increasing. Products of cellular agriculture are also available for consumers in the marketplace.  Hence, the objective of this study is to analyse the extent to which the food regulatory framework in Malaysia and Indonesia is ready to promote and regulate products and activities of cellular agriculture. The analysis is essential as cellular agriculture poses opportunities and regulatory challenges. Despite the benefits, it also poses potential safety and health risks to the consumers, owing to its novelty. This study adopts a doctrinal legal analysis by analysing the adequacy of the current food regulatory framework, i.e., national food policies and legislation in Malaysia and Indonesia. It is found that cellular agriculture is not part of the national food policy and food regulatory framework in Malaysia and Indonesia. Both jurisdictions are lacking regulatory preparedness to embrace the presence of products of cellular agriculture in the marketplace. Hence, there is a need to reform the current food regulatory framework. Such reform includes the formulation of national policy for cellular agriculture to promote the adoption of cellular agriculture in food manufacturing. The current food safety legislation also needs to be amended to incorporate the provisions to regulate the safety aspects.