Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Promosi Wisata Pantai Desa Watorumbe Fitra, Ramad Arya; Dian Permana; Siti Sarhida; Nasrullah; Wa Ode Asni Ramadani; La Ode Lukman Saputra; Guntur Saputra Bagoya
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i2.3380

Abstract

Promosi merupakan kegiatan mempengaruhi konsumen untuk memilih dan menerima serta menjadi pelanggan setia suatu produk. Promosi diharapkan mampu menarik minat konsumen dan calon konsumen untuk menggunakan suatu produk salahsatunya adalah wisata pantai. Wisata pantai merupakan salah satu destinasi wisata yang paling popular dan selalu dikunjungi olewh wisatawan. Untuk meningkatkan daya Tarik wisatawan, diperlukan strategi promosi yang mampu menarik calon wisatawan baik local, nasiolan maupun mancanegara. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi terkait beberapa strategi promosi wisata pantai desa Watorumbe Kabupaten Buton Tengah. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan metode sosialiasi yang dimulai dengan analisis kebutuhan, tahap FGD, sosialiasi dan kegiatan lapangan berupa pembersihan lokasi wisata pantai dan pemasangan papan informasi. Dari hasil sosialisasi yang dilaksanakan di Desa Watorumbe, mitra sasaran mampu memahami bebarapa langkah strategi promosi wisata antara lain strategi promosi, promosi desa wisata melalui media sosial, strategi promosi berkelanjutan, strategi potensi wisata pantai, penataan kawasan wisata, promosi keunggulan daerah dan pembersihan wisata pantai.  Selain itu juga, untuk menjaga pantai tetap terlihat menarik, maka perlu dilakukan pembersihan secara berkala oleh penduduk setempat.
Promosi Wisata Pantai Desa Watorumbe Fitra, Ramad Arya; Dian Permana; Siti Sarhida; Nasrullah; Wa Ode Asni Ramadani; La Ode Lukman Saputra; Guntur Saputra Bagoya
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i2.3380

Abstract

Promosi merupakan kegiatan mempengaruhi konsumen untuk memilih dan menerima serta menjadi pelanggan setia suatu produk. Promosi diharapkan mampu menarik minat konsumen dan calon konsumen untuk menggunakan suatu produk salahsatunya adalah wisata pantai. Wisata pantai merupakan salah satu destinasi wisata yang paling popular dan selalu dikunjungi olewh wisatawan. Untuk meningkatkan daya Tarik wisatawan, diperlukan strategi promosi yang mampu menarik calon wisatawan baik local, nasiolan maupun mancanegara. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi terkait beberapa strategi promosi wisata pantai desa Watorumbe Kabupaten Buton Tengah. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan metode sosialiasi yang dimulai dengan analisis kebutuhan, tahap FGD, sosialiasi dan kegiatan lapangan berupa pembersihan lokasi wisata pantai dan pemasangan papan informasi. Dari hasil sosialisasi yang dilaksanakan di Desa Watorumbe, mitra sasaran mampu memahami bebarapa langkah strategi promosi wisata antara lain strategi promosi, promosi desa wisata melalui media sosial, strategi promosi berkelanjutan, strategi potensi wisata pantai, penataan kawasan wisata, promosi keunggulan daerah dan pembersihan wisata pantai.  Selain itu juga, untuk menjaga pantai tetap terlihat menarik, maka perlu dilakukan pembersihan secara berkala oleh penduduk setempat.
Analisis Kelayakan Tarif Pelayanan Kapal Perintis Menggunakan Metode Cost Revenue Analysis (CRA) pada Kapal Latih Barombong di Wilayah 3T Sulawesi Tenggara Rahmawati Djunuda; Samaluddin Samaluddin; Azhar Aras Mubarak; Riska Damayanti; Alfiah Alif; La Ode Lukman Saputra
Jurnal Kajian dan Penelitian Umum Vol. 4 No. 3 (2026): Juni: Jurnal Kajian dan Penelitian Umum
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/jkpu-nalanda.v4i3.2416

Abstract

Southeast Sulawesi Province, as an archipelagic region, faces challenges in inter-island connectivity, particularly in disadvantaged, frontier, and outermost (3T) areas. Pioneer vessels play a crucial role in supporting passenger mobility and goods distribution; however, their operational sustainability largely depends on financial feasibility. This study aims to analyze the tariff feasibility of the Barombong Training Vessel using the Cost Revenue Analysis (CRA) method. A quantitative approach was employed by analyzing operational costs (fixed and variable costs) and revenues based on various load factor scenarios. The results indicate that at load factors of 60% and 80%, the CRA values were 0.72 and 0.96, respectively (<1), indicating that revenues were insufficient to cover operational costs. Consequently, the vessel's operation was not financially feasible and still required subsidies. Financial feasibility was achieved at load factors of 90% and 100%, where the CRA values exceeded 1, indicating that revenues were sufficient to cover operational costs and generate profits. Therefore, the load factor is a key determinant of the operational feasibility of pioneer vessels. Strategies to increase load factors, along with subsidy support policies under certain conditions, are necessary to ensure the sustainability of pioneer shipping services in 3T regions.