Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Edukasi Strategi Diit dan Skrining Sindrom Metabolik Pada Desa Karunia Viere Allanled Siauta; Benny H.L Situmorang; Afni Safitri Saleh; Tirani Angelica Sirupa; Fitri; Dwi Taskira Pebriani; Elvien Anggraeni; Frisky Pratham Putry; Musdalifah; Nurul Magfira; Shakira Umayyah; Utma Ningsi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i2.3543

Abstract

Sindrom metabolik adalah kondisi kompleks yang melibatkan gangguan metabolisme makromolekul, termasuk karbohidrat, lipid, dan protein. Komponen utamanya meliputi obesitas, resistensi insulin, dislipidemia, dan hipertensi, yang berkontribusi terhadap risiko penyakit kardiovaskuler. Di Indonesia, prevalensi sindrom metabolik mencapai 23,34%, dengan angka lebih tinggi di Jakarta (28,4%) dan Makassar (33,9%). Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Karunia bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai sindrom metabolik melalui edukasi dan skrining kesehatan gratis. Kegiatan ini melibatkan pemeriksaan kesehatan, pre-test dan post-test pengetahuan tentang hipertensi, kolesterol, dan asam urat, serta sesi tanya jawab. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat setelah edukasi, dengan proporsi pemahaman yang lebih baik tentang risiko sindrom metabolik. Dukungan dari masyarakat dan pihak desa sangat penting dalam keberhasilan kegiatan ini, meskipun terdapat tantangan dalam partisipasi. Edukasi berkelanjutan diharapkan dapat lebih meningkatkan kesadaran dan pencegahan sindrom metabolik di masa depan
Hubungan Pengetahuan dan Keterampilan Perawat tentang Triage dengan Respon Time di IGD RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah Fitri Kurniawati; Elifa Ihda Rahmayanti; Benny H.L Situmorang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5153

Abstract

Latar Belakang: Triage merupakan komponen penting dalam pelayanan gawat darurat untuk menentukan prioritas penanganan pasien sesuai tingkat kegawatan. Kecepatan dan ketepatan perawat dalam melakukan triage berperan besar dalam menentukan respon time pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Pengetahuan dan keterampilan perawat tentang triage menjadi faktor utama yang memengaruhi efektivitas dan kualitas pelayanan gawat darurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan keterampilan perawat tentang triage dengan respon time di IGD RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 30 perawat IGD yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan keterampilan triage serta lembar observasi respon time. Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher’s Exact. Hasil: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (53,3%), keterampilan baik (66,7%), dan respon time cepat (70%). Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dengan respon time (p = 0,004) dan keterampilan dengan respon time (p = 0,002). Simpulan: Pengetahuan dan keterampilan perawat tentang triage berhubungan signifikan dengan respon time di IGD RSUD Undata. Pelatihan triage secara berkala diperlukan untuk meningkatkan mutu pelayanan gawat darurat.
Hubungan Kepatuhan Perawat dengan Perilaku Pencegahan Ventilator Associated Pneumonia (Vap) Di Ruang Icu,Picu RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Penelitian Alita Jawayanti; Abdul Rahman; Benny H.L Situmorang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5219

Abstract

Background: Ventilator-Associated Pneumonia (VAP) is a common nosocomial infection in the Intensive Care Unit (ICU) and Pediatric Intensive Care Unit (PICU) that significantly increases mortality, length of hospital stay, and healthcare costs. Nurses’ compliance with the VAP bundle plays a crucial role in preventing VAP. Objective: To analyze the relationship between nurses’ compliance levels and VAP prevention behaviors in the ICU and PICU of Undata Regional Hospital. Methods: This quantitative study used a cross-sectional design involving 32 nurses selected through total sampling. Data were collected using a compliance questionnaire and an observation checklist, then analyzed using Fisher’s Exact Test. Results: Most nurses demonstrated high compliance (62.5%) and good VAP prevention behaviors (81.3%). Bivariate analysis showed a significant relationship (p = 0.001).Conclusion: There is a significant association between nurses’ compliance and VAP prevention behaviors. Recommendation: Hospitals should strengthen regular monitoring, compliance audits, and continuous training to reduce VAP incidence.
Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Penyakit Jantung Koroner di Ruang ICU RSUD Mokopido Tolitoli: Penelitian Nurlina Umar; Afrina Januarista; Benny H.L Situmorang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5559

Abstract

Tujuan penelitian adalah dianalisisnya hubungan indeks massa tubuh (IMT) dengan kejadian penyakit jantung koroner di Ruang ICU RSUD Mokopido Tolitoli. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross-sectional. Populasi dalam penelitian adalah pasien yang dirawat pada tahun 2025 di ruang ICU berjumlah 163 orang, jumlah sampel dihitung dengan rumus slovin yaitu 62 responden yang di ambil dengan Purposive sampling. Analisis menggunakan univariat dan bivariat (chi square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki IMT dalam kategori normal sebanyak 45 responden (72,6%), sebanyak 39 responden (62,9%) memiliki diagnosis non penyakit jantung koroner dan hasil uji statistik Chi square diperoleh p value 0,000 <0,05. Terdapat hubungan antara indeks massa tubuh (IMT) dengan kejadian penyakit jantung koroner di Ruang ICU RSUD Mokopido Tolitoli. Pihak rumah sakit diharapkan dapat meningkatkan pemantauan dan pencatatan Indeks Massa Tubuh (IMT) pasien secara rutin, khususnya pada pasien dengan risiko penyakit jantung koroner, sebagai bagian dari data klinis di ruang ICU