Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STATUS KEBERLANJUTAN EKOWISATA HUTAN MANGROVE DI DESA PURWOREJO, KECAMATAN PASIR SAKTI, LAMPUNG TIMUR Lestari, Sepnina Like; Salsadila, Chantika Killa; Maharani, Henni Wijayanti
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 15 No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24319/jtpk.15.21-31

Abstract

Masyarakat Purworejo mulai menanam mangrove untuk mencegah abrasi dan pasang naik sampai ke pemukiman masyarakat. Pengelolaan sumberdaya hutan mangrove dilakukan sejak tahun 2011 dan membuka ekowisata pada tahun 2018. Pengelolaan ekowisata di Desa Purworejo tidak berjalan dengan baik, oleh karena itu diperlukan upaya untuk meningkatkan keberlanjutan dalam pengelolaan ekowisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status keberlanjutan ekowisata hutan mangrove di Desa Purworejo berdasarkan dimensi keberlanjutan (ekologi, ekonomi, dan kelembagaan) dan menganalisis faktor yang memengaruhi indeks keberlanjutan ekowisata hutan mangrove di Desa Purworejo. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juni hingga Agustus 2022, di kawasan wisata mangrove Register 15, Desa Purworejo, Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Analisis data yang digunakan adalah Multidimensional Scaling (MDS) dengan bantuan aplikasi Rapfish dan analisis Leverage. Hasil penelitian menunjukkan nilai status keberlanjutan ekowisata yaitu 51,82 dalam ketegori indeks 50,01-75,00 atau cukup berkelanjutan. Atribut yang memengaruhi nilai indeksi keberlanjutan yaitu tipe substrat, potensi penjualan bibit mangrove, dan ketersediaan peraturan perencanaan. Hasil tersebut membuktikan bahwa ekowisata dapat beroperasi dengan baik melalui peningkatan beberapa faktor pendukung untuk ekowisata yang berkelanjutan.
Performa Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL) Sederhana Tambak Udang Vaname di Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan Lestari, Sepnina Like; Hasani, Qadar; Setyawan, Agus; Tugiyono, Tugiyono; Susanto, Gregorius Nugroho; Widiastuti, Endang Linirin; Arlanda, Revilarita; Khasanah, Nurul; Supono, Supono
Akuatiklestari Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v8i2.7112

Abstract

Intensifikasi budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) tidak hanya meningkatkan produksi udang tetapi juga berdampak pada penurunan kualitas air buangan dari tambak udang ke perairan pantai. Pengadaan instalasi pengolahan air limbah pada outlet mbah budidaya udang menjadikan salah satu pilihan untuk mereduksi bahan pencemar. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi IPAL dalam mereduksi kandungan fosfat, nitrat, total ammonia nitrogen (TAN), total organik matter (TOM) di tambak udang vaname Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan. Sebanyak dua kolam digunakan sebagai IPAL (IPAL1 dan IPAL2) dengan luas kolam masing-masing 2.054 m2 dari 12 kolam tambak udang vaname. Keberadaan IPAL di tambak dievaluasi dengan pengukuran kualitas air di empat stasiun yaitu outlet, kolam IPAL 1, kolam IPAL 2, dan main outlet atau aliran Sungai sebanyak tiga kali (Sebelum panen, panen parsial, dan panen total). Parameter kimia yang diukur pada penelitian ini yaitu yaitu pH, nitrat, fosfat, total ammonia nitrogen (TAN), alkalinitas, oksigen terlarut. Serta, mengamati pertembuhan parameter biologi yaitu total Vibrio count (TVC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas IPAL sederhana tidak efisien menurunkan nitrat (9%), pH (3%), alkalinitas (12%). Sedangkan salinitas (31%), DO (41%), fosfat (55%), dan TAN (61%), termasuk cukup efisien. Kelimpahan bakteri Vibrio meningkat 95% menuju day of care DOC 134 (panen total).
ARTIFICIAL INTELLIGENCE IN MANGROVE MANAGEMENT POLICY IN INDONESIA: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Lestari, Sepnina Like; Mayaguezz, Henky; Febryano, Indra Gumay
Jurnal Perikanan Unram Vol 15 No 6 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i6.2035

Abstract

Mangroves play a crucial role in climate change mitigation and coastal protection, yet they face pressures from environmental degradation and limited policy implementation. This study employs a systematic literature review to examine the role of artificial intelligence (AI) in mangrove management and its policy implications in Indonesia. Findings indicate that AI, through machine learning, deep learning, and integration with remote sensing data, is effective in monitoring, mapping, restoration assessment, and predicting ecosystem changes. These technologies have the potential to support evidence-based policymaking, including prioritizing restoration areas, optimizing resource allocation, and enhancing decision-making systems. However, AI adoption faces challenges related to data quality and availability, institutional capacity, and ethical and governance concerns. The study highlights opportunities for developing inclusive and interdisciplinary AI governance frameworks, which could strengthen policy effectiveness and promote sustainable mangrove management in Indonesia.
Coastal Community Empowerment by Mitra Bentala Indonesia and Academics in Formation Waste Bank Group in Kota Karang Subdistrict (Baskora): Pemberdayaan Masyarakat Pesisir oleh Mitra Bentala Indonesia dan Akademisi dalam Pembentukan Kelompok Bank Sampah di Kelurahan Kota Karang (Baskora) Lestari, Sepnina Like; Rizani; Ajitio, Ogja; Patria, Yoga; Mashabi; Mayaguezz, Henky; Febryano, Indra Gumay
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The waste problem in the coastal areas of Bandar Lampung City is a complex environmental challenge, primarily due to the high volume of household waste and limited management systems. This study aims to analyze the co-creation model in empowering coastal communities through the establishment and operation of the BASKORA Waste Bank in Kota Karang Village, Bandar Lampung. The approach used was descriptive qualitative supported by quantitative data, including field observations, interviews, and waste volume analysis during seven weeks of activity. The results showed that community participation increased significantly, from 11 customers in the first week to 40 customers in the seventh week, with a total of 624.1 kg of managed waste. The dominant types of waste included plastic bottles and cups (144.1 kg), hard plastic (91.36 kg), and mixed/other (94.6 kg), indicating public awareness of the economic value of high-value waste. The increase in the volume and frequency of waste deposits showed a positive correlation between community participation and the effectiveness of mentoring. Conceptually, BASKORA demonstrates that collaboration between communities, academics, and non-governmental organizations through co-creation mechanisms can transform ecological behavior while creating a circular economic system at the local level. Therefore, this model can be replicated in other coastal areas as an empowerment strategy that integrates social, economic, and environmental sustainability aspects.