Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Overview of Cognitive Function in the Elderly at Karya Kasih Resident Senior Medan City 2024 Barus, Mardiati; Ginting, Friska Sri Handayani; Risda Siregar
Jurnal Midwifery Vol 7 No 1 (2025): FEBRUARY
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v7i1.54874

Abstract

Introduction Cognitive function is a mental process used to acquire knowledge or abilities, including thinking,remembering, understanding, planning, and executing. The purpose of this study is to find out the description of cognitive function in the elderly in the senior resident of Karya Kasih Kota Medan. Methods This research is a descriptive research with a cross sectional approach. The population in this study is all elderly who are senior residents of the Medan City Head of Medan which totals 70 elderly with a sample of 41 elderly using purposive sampling techniques. The instrument used in this study is a standard MMSE questionnaire from the book Folstein & McHugh which was adopted by pelnelliti from the pelnellitian journal Dian Elka Putri (2021). The data analysis used in this study is univariate. Results the study showed that cognitive function in the elderly in the senior resident of Karya Kasih Kota Medan was in the dementia category of 34 people (82.9%). Conclusion is that in general, the elderly with dementia are more common than the elderly who experience normal cognitive function. It is hoped that the senior resident of Karya Kasih Kota Medan can provide activities to improve cognitive function in the elderly.
Coping Mechanism in Cancer Patients Undergoing Chemotherapy at Santa Elisabeth Hospital Medan in 2024 Ginting, Friska Sri Handayani; Pakpahan, Rotua Elvina; Zebua, Srifaniat
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 3 (2025): J-BIKES MARET
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i3.103

Abstract

Coping mechanisms are strategies individuals use to address challenges, both cognitively and behaviorally. This study aims to identify the coping mechanisms employed by cancer patients undergoing chemotherapy at Santa Elisabeth Hospital Medan in 2024. A descriptive research design was used with an accidental sampling method, involving 42 respondents. Data collection was conducted using the Ways of Coping questionnaire. The results revealed that the majority of respondents (88.1%, or 37 individuals) utilized maladaptive coping mechanisms, while only 11.9% (5 individuals) demonstrated adaptive coping strategies. Maladaptive coping mechanisms were characterized by emotional distress, frustration, and avoidance behaviors, which negatively impacted patients' psychological well-being. Conversely, patients who exhibited adaptive coping mechanisms tended to accept their condition and actively engage in positive coping strategies. The findings suggest that the emotional and psychological burden of chemotherapy significantly affects coping behaviors, with most patients struggling to adapt effectively.These results emphasize the need for healthcare professionals to provide psychological support and interventions aimed at promoting adaptive coping strategies. Future research should explore factors influencing coping mechanisms and the role of supportive care in enhancing cancer patients' quality of life
EDUKASI KESEHATAN PENGGUNAAN GADGET SEHAT PADA ANAK PRA SEKOLAH  DI TK GLORIA ANAK BANGSA PEMATANG SIANTAR Simorangkir, Lindawati; Sinurat, Samfriati; Ginting, Agustaria; Ginting, Friska Sri Handayani; Tampubolon, Lindawati Farida; Martini, Sri
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan (JUPKes) Edisi Juni 2024
Publisher : STIKes Santa Elisabeth Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52317/

Abstract

Penggunaan gadget saat ini sudah merambat ke dunia anak, sehingga menjadi tantangan bagi orang tua. Dampak negatif  penggunaan gadget seperti anak kurang interaksi dengan orang lain, gangguan kesehatan, mempengaruhi mental anak. Upaya yang dapat dilakukan yakni dengan memberi luang bagi anak untuk bermain dengan teman sebaya di luar rumah dan bersosialisasi dengan teman sebaya. Populasi dalam penelitian ini anak usia pra sekolah di TK Gloria Anak Bangsa Pematang Siantar dengan metode ceramah dan diskusi dengan jumlah sampel sebanyak 25 anak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar anak TK Gloria Anak Bangsa Pematang Siantar mengerti dan memahami tentang penggunaan ganget yang sehat. Perlunya pendampingan anak dalam penggunan gadget pada anak.
The Relationship of Nurses' Caring Behavior with Post-Chemotherapy Patients' Anxiety Levels in the Santa Maria/Marta Room of Santa Elisabeth Hospital Medan Karo, Mestiana Br.; Ginting, Friska Sri Handayani; Novitarum, Lilis; Pakpahan, Ria Nani
Jurnal Anestesi Vol. 4 No. 1 (2026): Januari : Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/anestesi.v4i1.2130

Abstract

Anxiety is a feeling of fear / worry experienced by patients during chemotherapy treatment because it causes various side effects such as body pain, heat, hair loss, skin and nail discoloration, nausea, vomiting, and lack of appetite. Caring behavior is a caring behavior closely related to the patient's well-being, caring behavior involves aspects such as sensitivity, providing support, paying attention, the ability to listen well, honesty, acceptance, and an attitude without judgment. This type of research uses a cross sectional approach. The sampling technique was by sampling a total of 32 respondents. This research instrument uses a questionnaire. The results of the study showed that "The Relationship between Nurses' Caring Behavior and Patient Anxiety Levels in Maria/Marta Room in 2024" had very good caring behavior (56.3%) and mild anxiety (43.8%). Based on the sperm rank test, it showed a P-value of 0.001 (p <0.05) so that there was a significant relationship between the caring behavior of nurses and the anxiety level of post-chemotherapy patients at Santa Elisabeth Hospital Medan in 2024. It is expected for nurses to maintain caring behavoir.
Hubungan Self Efficacy Dengan Self Management Pada Penderita Diabetes Melitus Di Klinik Romana Tahun 2024 Siringo, Marcelina Dwi Sawita; Simanullang , Murni Sari Dewi; Ginting, Friska Sri Handayani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5938

Abstract

Diabetes Melitus yang dikenal sebagai "the silent killer" merupakan penyakit kronis tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat secara global. Indonesia menempati peringkat ke-5 di dunia dengan 18 juta jiwa penderita diabetes pada tahun 2020. Self management DM merupakan aspek fundamental dalam pengelolaan diabetes yang komprehensif, namun realitas menunjukkan masih terdapat kesenjangan signifikan dalam implementasinya. Penelitian menunjukkan bahwa 54,3%-64,3% penderita DM memiliki self management buruk di berbagai wilayah Indonesia. Self efficacy atau keyakinan diri menjadi faktor krusial yang mempengaruhi keberhasilan self management karena berkaitan dengan kemampuan pasien dalam melakukan perubahan perilaku kesehatan yang diperlukan untuk pengelolaan penyakit diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan self efficacy dengan self management pada penderita Diabetes Melitus di Klinik Romana tahun 2024, khususnya dalam mengidentifikasi tingkat self efficacy dan self management serta menganalisis hubungan antara kedua variabel tersebut. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 51 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner DMSES (Diabetes Management Self Efficacy Scale) untuk mengukur self efficacy dan kuesioner DSMQ (Diabetes Self Management Questionnaire) untuk mengukur self management yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Data dikumpulkan pada bulan November 2024 dan dianalisis menggunakan uji Fisher's Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki self efficacy baik (76,5%) dan self management baik (62,7%). Karakteristik responden menunjukkan mayoritas berjenis kelamin perempuan (66,7%), berusia 41-50 tahun (39,2%), berpendidikan SMA (47,1%), dan berstatus menikah (76,5%). Uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara self efficacy dengan self management. Kesimpulan penelitian menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara self efficacy dengan self management pada penderita Diabetes Melitus, dimana self efficacy yang baik cenderung menghasilkan self management yang baik pula, meskipun faktor eksternal seperti dukungan keluarga dan lingkungan juga berperan penting dalam keberhasilan self management diabetes melitus.