Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Manusia dalam Organisasi Pendidikan Berbasis Nilai Lubis, Sulhan Hamid H; Zainuddin; Wanapri Pangaribuan; Osberth Sinaga
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v6i3.56430

Abstract

Kehidupan manusia tidak dapat lepas dari orang lain, membuat orang harus memiliki sistem nilai agar ada acuan dalam hubungan yang dibangun tak terkecuali dalam organisasi pendidikan. Sekolah sebagai organisasi pendidikan merupakan kumpulan orang yang memiliki latar belakang agama, budaya dan keyakinan yang berbeda. Sistem nilai yang dibangun diharapkan mampu memberikan rasa nyaman dalam hubungan manusia dalam organisasi pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem nilai yang harus dimiliki dalam hubungan manusia pada organisasi pendidikan. Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif dengan teknik deskriptif dan pengumpulkan data secara dokumentasi dan studi literatur. Ada beberapa tahapan yang dilakukan dalam analisis data, mulai dari reduksi data, data display, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukan dalam mewujudkan hubungan dalam organisasi tak terkecuali dalam hubungan organisasi pendidikan ada 9 nilai yang dapat dijadikan pegangan agar tercipta hubungan baik dan nyaman dalam bekerja yaitu; kejujuran, penyelarasan, kebebasan, stimulus, dukungan, mengambil risiko, pemberdayaan, kerja tim, dan komunikasi. 
Gantungan Kunci sebagai Produk Merchandise : Inovasi dan Strategi Kewirausahaan untuk Pengusaha Muda Haniah Zuhro Ginting; M. Divanda Maulidian; Jelli Br Togatorop; Osberth Sinaga
Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/wawasan.v3i2.3202

Abstract

Key chains are popular merchandise items with significant potential in the world of entrepreneurship. This product serves not only as an accessory but also as a promotional tool and brand identity. This study examines innovations in key chain design and materials, along with entrepreneurial strategies that young entrepreneurs can use to enhance their competitiveness in the market. With a creative approach and the application of technologies like laser cutting, 3D printing, and eco-friendly materials, key chains can be transformed into more appealing and value-added products. Furthermore, digital marketing strategies, collaborations with local brands, and the implementation of personalization can boost the appeal and sales of this product. The study's findings suggest that combining product innovation with effective business strategies can aid young entrepreneurs in building sustainable and competitive businesses opportunities.
PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN GENERASI MUDA BERBASIS KETERAMPILAN MAKRAME Osberth Sinaga; Siti Nurhalizah Pohan; Khaidar Ali Yahya; Hana Gracia Hikari br kacaribu; Felicia Angga Natalia
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 5 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Mei
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i5.1883

Abstract

Kewirausahaan merupakan salah satu solusi strategis dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan dan mendorong kemandirian ekonomi, khususnya di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model kewirausahaan berbasis keterampilan makrame sebagai alternatif usaha kreatif yang mudah diakses dan bernilai ekonomis tinggi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian dilakukan pada kelompok pemuda di wilayah perkotaan dan semi-perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan keterampilan makrame mampu meningkatkan kreativitas, keterampilan teknis, serta semangat berwirausaha peserta. Selain itu, pemanfaatan media sosial sebagai sarana mengindikasikan bahwa keterampilan makrame dapat menjadi sarana efektif dalam menumbuhkan promosi dan pemasaran turut memperluas jangkauan pasar produk makrame. Temuan ini berkelanjutan jiwa kewirausahaan generasi muda serta mendukung pengembangan ekonomi kreatif yang. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi nyata dalam merancang program pelatihan kewirausahaan berbasis keterampilan praktis yang relevan dengan tren pasar dan kebutuhan lokal, serta mampu menciptakan peluang ekonomi baru yang berkelanjutan di berbagai lapisan masyarakat.
KEWIRAUSAHAAN BERBASIS SENI KERAJINAN GERABAH: STUDI KASUS DI DESA BANGUN SARI, KEC. TANJUNG MERAWAT, KAB. DELI SERDANG, SUMATERA UTARA Aldi Ihsan Musyarif Harahap; Hans Julio S. Damanik; Tigor Rapido Sinurat; Ventura P Manik; Osberth Sinaga
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model kewirausahaan berbasis seni pada usaha kerajinan gerabah di Desa Bangun Sari, Kec. Tanjung Morawa, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara, yang dikenal sebagai salah satu sentra industri kerajinan tradisional di Indonesia. Fokus kajian meliputi strategi pengembangan usaha, inovasi produk, serta peran nilai-nilai seni dan budaya dalam meningkatkan daya saing pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pengrajin, serta dokumentasi aktivitas produksi dan pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha gerabah di Kasongan mampu mempertahankan nilai seni tradisional. Kewirausahaan seni ini tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya. Penelitian ini merekomendasikan perlunya dukungan pelatihan manajemen usaha, diversifikasi produk, dan akses pasar yang lebih luas bagi para pengrajin.