Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Konsep Taujih wa Tansiq dalam Islam: Implementasi dalam Manajemen dan Kepemimpinan Arawan, Arawan; Zulbasri, Hadiyanto; Ansori, Ansori; Anwar, Kasful
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025): March
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.320

Abstract

Taujih wa Tansiq merupakan dua konsep fundamental dalam manajemen dan kepemimpinan Islam yang berperan dalam pengarahan dan pengaturan individu maupun organisasi menuju tujuan yang selaras dengan nilai-nilai syariah. Taujih (pengarahan) melibatkan pemberian panduan, motivasi, dan bimbingan agar setiap elemen dalam organisasi dapat bekerja secara optimal sesuai dengan visi yang ditetapkan. Sementara itu, Tansiq (pengaturan) memastikan koordinasi dan harmonisasi antar elemen organisasi sehingga tercipta efektivitas dan efisiensi dalam pencapaian tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep Taujih wa Tansiq dalam perspektif Islam dengan merujuk pada sumber normatif seperti Al-Qur’an dan Hadis, serta menelaah implementasinya dalam konteks manajemen dan kepemimpinan modern. Kajian ini juga membahas bagaimana prinsip-prinsip Islam dalam pengarahan dan pengaturan dapat diterapkan dalam organisasi dan lembaga pendidikan guna meningkatkan efektivitas kepemimpinan. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip Taujih wa Tansiq berkontribusi terhadap peningkatan kinerja organisasi melalui pendekatan berbasis syariah yang menekankan musyawarah, keadilan, dan tanggung jawab.
Model-Model Pengembangan Kurikulum Ramadan, Fariz; Arawan, Arawan; Fatmawati, Fatmawati; Yennizar, Yennizar; Latif , Mukhtar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.735

Abstract

Curriculum development is a dynamic process that reflects changes in community needs, developments in science, and the demands of globalization. Various curriculum development models have been developed to respond to this complexity, ranging from linear to non-linear models, as well as top-down and bottom-up approaches. Each model has advantages and limitations depending on the context of its application, such as socio-cultural conditions, education policies, and resource capacity. This study aims to critically analyze various curriculum development models that have been developed by experts, including the Tyler, Taba, Olivia models. This analysis shows that there is no one universal model; the effectiveness of a model depends heavily on the ability to adapt to the context and the active participation of education stakeholders. Therefore, curriculum development should ideally be adaptive, collaborative, and oriented towards the sustainability of education quality. These findings emphasize the importance of a reflective and critical approach in selecting and implementing curriculum development models in order to produce relevant, inclusive, and transformative learning.
Konsep Taujih wa Tansiq dalam Islam: Implementasi dalam Manajemen dan Kepemimpinan Arawan, Arawan; Zulbasri, Hadiyanto; Ansori, Ansori; Anwar, Kasful
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025): March
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.320

Abstract

Taujih wa Tansiq merupakan dua konsep fundamental dalam manajemen dan kepemimpinan Islam yang berperan dalam pengarahan dan pengaturan individu maupun organisasi menuju tujuan yang selaras dengan nilai-nilai syariah. Taujih (pengarahan) melibatkan pemberian panduan, motivasi, dan bimbingan agar setiap elemen dalam organisasi dapat bekerja secara optimal sesuai dengan visi yang ditetapkan. Sementara itu, Tansiq (pengaturan) memastikan koordinasi dan harmonisasi antar elemen organisasi sehingga tercipta efektivitas dan efisiensi dalam pencapaian tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep Taujih wa Tansiq dalam perspektif Islam dengan merujuk pada sumber normatif seperti Al-Qur’an dan Hadis, serta menelaah implementasinya dalam konteks manajemen dan kepemimpinan modern. Kajian ini juga membahas bagaimana prinsip-prinsip Islam dalam pengarahan dan pengaturan dapat diterapkan dalam organisasi dan lembaga pendidikan guna meningkatkan efektivitas kepemimpinan. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip Taujih wa Tansiq berkontribusi terhadap peningkatan kinerja organisasi melalui pendekatan berbasis syariah yang menekankan musyawarah, keadilan, dan tanggung jawab.
Konstruksi Sistem Kompensasi Berbasis Ri’ayah Untuk Kesejahteraan dan Motivasi Karyawan Istikarani, Mutya; Arawan, Arawan; Ansori, Ansori; Yusup, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5984

Abstract

Sistem kompensasi dan kesejahteraan merupakan instrumen strategis dalam manajemen sumber daya manusia (MSDM) yang berdampak langsung pada motivasi serta retensi karyawan. Namun, dalam praktiknya, implementasi kompensasi sering kali terjebak pada dimensi transaksional semata, sehingga mengabaikan aspek keadilan yang holistik. Fenomena ini berisiko memicu ketidakpuasan kerja dan tingginya angka turnover. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip keadilan dalam penentuan gaji dan tunjangan, sekaligus mengintegrasikannya dengan konsep Ri’ayah (pemeliharaan) dalam perspektif Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data dikumpulkan secara sistematis dari berbagai literatur primer dan sekunder, mencakup regulasi ketenagakerjaan, jurnal MSDM, serta teori manajemen organisasi modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keadilan distributif, prosedural, dan interaksional merupakan determinan utama yang membentuk persepsi positif karyawan terhadap organisasi. Lebih lanjut, integrasi konsep Ri’ayah memperluas fungsi manajemen kompensasi dari sekadar kewajiban kontraktual menjadi tanggung jawab moral-spiritual. Prinsip ini memastikan pemenuhan kesejahteraan yang mencakup aspek fisik, mental, hingga sosial secara berkelanjutan. Ditemukan bahwa sistem penghargaan yang memadukan motivasi intrinsik dan ekstrinsik—seperti insentif berbasis prestasi yang transparan—terbukti efektif dalam memitigasi perilaku kontraproduktif serta memperkuat loyalitas organisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergitas antara kebijakan kompensasi yang adil dan prinsip pemeliharaan manusia yang bermartabat menjadi kunci stabilitas operasional dan keunggulan kompetitif organisasi di tengah tantangan era disrupsi.