Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerapan SMAC Framework dan Kinerja UMKM Kuliner: Pengaruh Moderasi Pemanfaatan Analitik Data Febrianty, Febrianty; Divianto; Sentanu, I Gede Eko Putra Sri
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Akuntansi Medan
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v7i2.5638

Abstract

Latar belakang: This study examines the relationship between the implementation of the SMAC Framework (Social, Mobile, Analytics, and Cloud technologies) and the business performance of culinary MSMEs in Bandar Lampung, with a focus on how data analytics utilization moderates this relationship to support sustainable development goals (SDGs). Metode penelitian: Using a mixed-methods design, the study combines quantitative analysis with SEM-PLS and qualitative insights from open-ended survey responses collected from culinary MSMEs in Bandar Lampung, supported by a systematic literature review on digital transformation and the SMAC Framework. Hasil penelitian: : Analysis of data from 100 culinary MSMEs shows that the SMAC Framework significantly enhances business performance, and the moderating effect of data analytics utilization further strengthens this relationship (? = 0.25, p = 0.021); qualitative feedback confirms that data-driven decision-making improves operational efficiency and innovation, aligning with SDG No. 8, 9, and 10. Kesimpulan: Based on the results of the analysis, this research concludes that the implementation of the SMAC Framework has a significant positive influence on the performance of culinary MSMEs in Bandar Lampung. The integrated use of digital technology—including Social, Mobile, Analytics, and Cloud aspects—has been proven to increase operational efficiency, product innovation, and expand market reach. In addition, the use of analytical data as a moderator variable strengthens the relationship between the implementation of the SMAC Framework and MSME performance.
Penerapan SMAC Framework dan Kinerja UMKM Kuliner: Pengaruh Moderasi Pemanfaatan Analitik Data Febrianty, Febrianty; Divianto; Sentanu, I Gede Eko Putra Sri
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Akuntansi Medan Januari 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v7i2.5638

Abstract

Latar belakang: This study examines the relationship between the implementation of the SMAC Framework (Social, Mobile, Analytics, and Cloud technologies) and the business performance of culinary MSMEs in Bandar Lampung, with a focus on how data analytics utilization moderates this relationship to support sustainable development goals (SDGs). Metode penelitian: Using a mixed-methods design, the study combines quantitative analysis with SEM-PLS and qualitative insights from open-ended survey responses collected from culinary MSMEs in Bandar Lampung, supported by a systematic literature review on digital transformation and the SMAC Framework. Hasil penelitian: : Analysis of data from 100 culinary MSMEs shows that the SMAC Framework significantly enhances business performance, and the moderating effect of data analytics utilization further strengthens this relationship (? = 0.25, p = 0.021); qualitative feedback confirms that data-driven decision-making improves operational efficiency and innovation, aligning with SDG No. 8, 9, and 10. Kesimpulan: Based on the results of the analysis, this research concludes that the implementation of the SMAC Framework has a significant positive influence on the performance of culinary MSMEs in Bandar Lampung. The integrated use of digital technology—including Social, Mobile, Analytics, and Cloud aspects—has been proven to increase operational efficiency, product innovation, and expand market reach. In addition, the use of analytical data as a moderator variable strengthens the relationship between the implementation of the SMAC Framework and MSME performance.
STRATEGI PENGEMBANGAN UKM ALJ ALUMINIUM MELALUI PENGUATAN MANAJEMEN BISNIS DAN STANDARISASI KUALITAS PRODUK DI KOTA PALEMBANG Divianto; M. Riska Maulana; Al Hushori; Vivin Wulandari; Desti Raya Sari; Aisyah Salsabila; Gresia Riandi
Journal of Community Service Vol 8 No 1 (2026): JCS, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i1.435

Abstract

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam aspek manajemen usaha, kualitas produk, dan pemasaran. UKM ALJ Aluminium di Kota Palembang sebagai mitra kegiatan pengabdian mengalami permasalahan berupa belum optimalnya pengelolaan bisnis, belum adanya standar operasional produksi, pembukuan keuangan yang masih manual, serta pemasaran yang masih mengandalkan metode konvensional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menyusun strategi pengembangan UKM melalui penguatan manajemen bisnis, standarisasi kualitas produk, dan pemasaran digital. Metode pelaksanaan meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, penerapan teknologi tepat guna, serta evaluasi. Program yang dilaksanakan meliputi penyusunan standar operasional prosedur (SOP) produksi, pelatihan manajemen usaha dan pembukuan sederhana, pendampingan legalitas usaha, serta optimalisasi pemasaran digital melalui media sosial. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan keberdayaan mitra pada aspek produksi sebesar 86,88%, sedangkan pada aspek pemasaran digital, branding, promosi, dan perluasan akses pasar mencapai rata-rata 87,00%. Program ini juga meningkatkan efisiensi proses produksi, kualitas produk, kemampuan manajemen usaha, serta kapasitas pemasaran digital mitra. Dengan demikian, kegiatan pengabdian berhasil memperkuat kemandirian usaha dan daya saing UKM ALJ Aluminium. Model pemberdayaan yang mengintegrasikan penguatan manajemen bisnis, standarisasi kualitas produk, teknologi tepat guna, dan transformasi digital berpotensi menjadi model pengembangan UKM yang berkelanjutan serta dapat direplikasi pada usaha sejenis.
PENINGKATAN DAYA SAING IKM SALRIZCRAFT MELALUI SCALE-UP PRODUKSI DAN DIGITALISASI PEMASARAN PRODUK KREATIF RAMAH LINGKUNGAN BERBASIS PELEPAH PISANG Divianto; Rezania Agramanisti Azdy; Keti Purnamasari; Shabita Tri Julianti; Nabilla Putri Syaharany
Journal of Community Service Vol 8 No 1 (2026): JCS, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i1.436

Abstract

Industri Kecil dan Menengah (IKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui pemanfaatan sumber daya lokal dan inovasi produk. Namun, IKM SalRizCraft masih menghadapi kendala berupa keterbatasan kapasitas produksi, penggunaan teknologi yang sederhana, serta pemasaran digital yang belum optimal. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan daya saing IKM SalRizCraft melalui scale-up produksi dan penguatan pemasaran produk kreatif ramah lingkungan berbahan pelepah pisang dan kain wastra Nusantara. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi, pelatihan teknologi produksi, inovasi desain produk, digital marketing, penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG), pendampingan, evaluasi, dan penyusunan strategi keberlanjutan. Program menghasilkan berbagai luaran berupa penerapan sistem Quality Control, pengembangan brand guideline, e-katalog, website, panduan strategi pemasaran digital, serta prototipe produk baru yang mengikuti tren pasar dengan tetap mempertahankan identitas budaya Nusantara. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan keberdayaan mitra sebesar 86,88%, sedangkan pada aspek pemasaran digital, branding, promosi, dan perluasan akses pasar mencapai rata-rata 87%. Program ini berhasil meningkatkan efisiensi proses produksi, kualitas produk, kapasitas pemasaran digital, serta kemandirian usaha mitra. Model pemberdayaan yang mengintegrasikan teknologi tepat guna, inovasi produk, pelestarian budaya, dan transformasi digital berpotensi menjadi model pengembangan IKM kreatif yang berkelanjutan dan dapat direplikasi pada usaha sejenis.
DIGITALISASI MANAJEMEN USAHA DAN PEMASARAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DAYA SAING UMKM PETERNAKAN AYAM BANGKOK DAN BURUNG HIAS ABADI FARM PALEMBANG Al Hushori; Divianto; Billy Dewantara; Dika Setiagraha; Indira Putri Apriliafiz; Msy. Azahra Kirana; Amanda Amalia
Journal of Community Service Vol 8 No 1 (2026): JCS, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i1.441

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk pada sektor peternakan ayam bangkok petarung dan burung hias. Namun, sebagian besar pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam pengelolaan manajemen usaha dan pemasaran digital sehingga menghambat peningkatan daya saing. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas usaha UMKM Abadi Farm Palembang melalui digitalisasi manajemen usaha dan pemasaran. Metode pelaksanaan meliputi observasi, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan, pendampingan, implementasi teknologi tepat guna, serta monitoring dan evaluasi. Program yang diberikan meliputi pelatihan manajemen usaha, pembukuan sederhana berbasis digital, branding usaha, penyusunan katalog digital produk, pelatihan digital marketing, serta pendampingan administrasi usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra mampu menyusun pencatatan keuangan usaha secara lebih sistematis, memiliki identitas merek usaha, mengoptimalkan media sosial sebagai sarana promosi, serta menyusun katalog digital produk. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kemampuan mitra pada aspek manajemen usaha dan pemasaran digital dengan rata-rata capaian keberhasilan mencapai lebih dari 85%. Program ini juga meningkatkan kemampuan mitra dalam mengelola usaha secara profesional, memperluas jangkauan pemasaran, serta memperkuat daya saing usaha peternakan ayam bangkok dan burung hias. Dengan demikian, model pemberdayaan melalui digitalisasi manajemen usaha dan pemasaran dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kemandirian dan keberlanjutan UMKM peternakan.