Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

LITERASI INFORMASI MANAJEMEN KESEHATAN PERIKANAN Doni Darmasetiadi; Ricko Reynalta
JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Hewani
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrih.v2i1.1352

Abstract

This article contains information literacy related to fish health management. This writing was conducted by means of a literature study. This paper focuses on the ability of fishermen and fish cultivators to be able to find appropriate information related to fish health management and efforts to prevent fish disease. In this article, the conceptual meaning of information literacy and fish health management is carried out. Next, the discussion is carried out with the elaboration between the two concepts. The results of the discussion found that fish health management requires a process whereby understanding the right information, the right source of information, and comparing the information to be decided to take. Fish health management information literacy is important for fishermen and fish farmers. fishermen and fish cultivators can independently and accompanied find the information needed related to fish health management information and how to prevent disease in fish.
PELATIHAN PEMBUATAN LABEL SESUAI SNI DALAM UPAYA PENINGKATAN DAYA SAING PRODUK OLAHAN PERIKANAN Haqiqiansyah, Gusti; Doni Darmasetiadi; Zul Asman Randika; Wahyu Fahrizal
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v1i2.870

Abstract

Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) menunjukkan fenomena yang relatif berkembang pada kondisi ekonomi yang kurang stabil. Keberadaan UMKM perlu didorong dan dipantau secara seksama. Satu di antara UMKM yang relatif berkembang di Desa Saliki adalah usaha pengolahan hasil perikanan, seperti amplang dan kerupuk ikan. Kegiatan pelatihan yang dilakukan pada pelaku UMKM ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk. Dengan pemberian label yang sesuai SNI, diharapkan mampu meningkatkan minat konsumen dan produk lebih dipercaya. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan tanggapan yang positif dari peserta, karena masih belum sepenuhnya memahami hal apa saja yang perlu ditampilkan pada label. Melalui kegiatan pelatihan, pelaku UMKM telah mampu memperbaiki desain produk (label) menjadi lebih baik dan sesuai SNI.
Komunikasi Partisipatif dalam Pemberdayaan Masyarakat: Studi Tradisi Sosial Budaya Doni Darmasetiadi; Rufus Goang Swaradesy
TheJournalish: Social and Government Vol. 7 No. 1 (2026): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v7i1.1084

Abstract

Komunikasi partisipatif adalah dialog terbuka yang dapat diterapkan pada kegiatan pemberdayaan. Prinsip-prinsip komunikasi partisipatif meliputi dialog, suara, pedagogi pembebasan, dan tindakan-refleksi-tindakan. Selain itu, bentuk komunikasi partisipatif meliputi heteroglassia, dialogis, polifoni, dan karnaval. Komunikasi partisipatif dalam pemberdayaan merupakan bagian dari upaya untuk memenuhi kebutuhan masing-masing individu, kelompok, dan masyarakat pada umumnya, sehingga dapat menentukan pilihan dan mengendalikan lingkungannya, sehingga memenuhi berbagai kebutuhan. Komunikasi partisipatif merupakan bentuk implementasi tradisi sosial budaya karena berbagai asumsi dan kriterianya saling berhubungan. Esensi komunikasi partisipatif dalam tradisi sosial budaya adalah dialogis, di mana interaksi adalah konstruksi sosial, bukan masalah aktor yang terlibat. Interaksi ini bergantung pada peran dan norma yang berlaku, sehingga membentuk makna dan budaya tertentu di tingkat mikro dan makro.