Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Metode Bermain Peran (Role Playing) Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siti Hardiyanti; Budiana; Ahmad Hidayat
Jurnal PGMI UNIGA Vol 4 No 2 (2025): Jurnal PGMI UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the role-playing method in improving students’ activeness and learning quality at Islamic elementary school. This research employed a qualitative descriptive approach. The subjects of the study were fifth-grade students totaling 22 students and the classroom teacher, while the object of the study was the application of the role-playing method in the learning process. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the role-playing method is effective in increasing students’ activeness in learning. Students become more enthusiastic, confident to perform in front of the class, actively participate in discussions, and understand the learning material more easily. The role-playing method also creates an enjoyable learning atmosphere, increases learning motivation, and develops students’ communication and collaboration skills. Moreover, experience-based learning through role-playing helps students relate the learning material to real-life situations, making learning more meaningful. Therefore, the role-playing method can be used as an effective alternative learning method to improve the quality of learning in Islamic elementary schools. Keywords: Role Play Method, Learning Activity, Language Indonesia
Penerapan Metode Pembelajaran VBL (Video Based Learning) Dalam meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Cerita Fabel “Kecerdikan Menumbuhkan Kebaikan” Tema 7 Kebersamaan Subtema I Anggi Solihah; Budiana; Ahmad Hidayat
Jurnal PGMI UNIGA Vol 4 No 2 (2025): Jurnal PGMI UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/pgmi.v4i2.43408

Abstract

This study aims to improve students’ learning outcomes in Indonesian language learning, particularly on the fable story entitled “Kecerdikan Menumbuhkan Kebaikan”, through the implementation of the Video Based Learning (VBL) method. This research employed a Classroom Action Research (CAR) approach using the Kemmis and McTaggart model, which was conducted in two cycles. The research subjects were 20 second-grade students of MI Darul Huda Sadahiang. Data were collected through learning outcome tests, observations, and interviews. The results of the study indicate that the application of the Video Based Learning method can improve students’ learning outcomes. The average score in the pre-cycle was 65%, increased to 68.5% in Cycle I, and further increased to 75.5% in Cycle II. Based on these findings, it can be concluded that the Video Based Learning method is effective in improving students’ learning outcomes in Indonesian language learning on fable story material at Madrasah Ibtidaiyah. Keywords: Video Based Learning, Learning Outcomes, Fable Story, Indonesian Language
Penerapan Metode Demonstrasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Berwudhu Pada Mata Pelajaran Fikih Kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah Terpadu Taajul Ulum Wulan Munawaroh; Budiana; Asep Budi
Jurnal PGMI UNIGA Vol 5 No 1 (2026): Jurnal PGMI UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fikih materi berwudhu melalui penerapan metode demonstrasi di kelas I MI Terpadu Taajul Ulum Kadubungbang-Cimanuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 19 siswa yang terdiri dari 11 laki-laki dan 8 perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada setiap tahap. Pada prasiklus, nilai rata-rata siswa sebesar 60,00 dengan ketuntasan 36,84%. Pada siklus I meningkat menjadi 69,15 dengan ketuntasan 57,89%. Pada siklus II nilai rata-rata mencapai 78,95 dengan ketuntasan 84,21% dan telah melampaui KKM 70. Selain meningkatkan aspek kognitif, metode demonstrasi juga meningkatkan keaktifan dan keterampilan praktik siswa dalam melaksanakan wudhu. Dengan demikian, metode demonstrasi terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi berwudhu. Kata kunci: Metode Demonstrasi, Fikih, Wudhu
Rivalitas Antar Lembaga Penegak Hukum Di Indonesia: Analisis Yuridis atas Penggeledahan Aset Jampidsus oleh Kepolisian, Penetapan Tersangka Pejabat Badan Gizi Nasional Berstatus Perwira Polri Aktif, dan Prinsip Checks and Balances Antarlembaga Negara: Indonesia Galih Afif Sylva Maulana; Budiana
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 5 No. 4 (2026): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Agustus 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v5i4.3358

Abstract

Artikel ini mengkaji secara yuridis normatif rangkaian peristiwa penegakan hukum yang terjadi pada Juli 2026, yaitu penggeledahan aset oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang dikaitkan dengan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, penetapan tersangka terhadap seorang perwira tinggi Polri aktif yang menjabat sebagai pejabat BGN oleh Kejaksaan Agung, serta pelibatan TNI dalam mengamankan kediaman pribadi pejabat kejaksaan di tengah proses penyidikan lembaga lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan statute approach dan conceptual approach, menganalisis keabsahan kewenangan masing-masing lembaga berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, UU Kejaksaan, UU Kepolisian, UU TNI, UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, UU Komisi Pemberantasan Korupsi, serta Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa penetapan tersangka terhadap perwira Polri aktif oleh Kejaksaan Agung merupakan pelaksanaan kewenangan yang sah dan mencerminkan prinsip checks and balances yang berfungsi normal, mengingat anggota Polri tunduk pada peradilan umum sejak pemisahan Polri dari TNI berdasarkan Ketetapan MPR Nomor VI dan VII Tahun 2000. Sebaliknya, pelibatan TNI dalam mengamankan kediaman pribadi seorang pejabat yang sedang menjadi objek penyidikan lembaga lain berpotensi melampaui tujuan norma perlindungan jaksa dan bertentangan dengan prinsip supremasi sipil. Ketiadaan peran koordinasi-supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi dalam situasi yang berpotensi konflik kepentingan kelembagaan juga diidentifikasi sebagai kesenjangan tata kelola. Artikel ini merekomendasikan penguatan mekanisme koordinasi antarlembaga penegak hukum serta pengawasan eksternal yang lebih tegas guna menjaga independensi dan kredibilitas sistem peradilan pidana.