Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJAARAN KOOPERATIF TIPE THINKING ALOUD PAIR PROBLEM SOLVING (TAPPS) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PADA MATERI KELESTARIAN LINGKUNGAN DI SD TELLO BARU III KOTA MAKASSAR Mursida; Erma Suryani Sahabuddin; Amrah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31135

Abstract

This study is based on the issue of students' conceptual understanding regarding environmental conservation material at SD Inpres Tello Baru III. The purpose of this research is to describe the implementation and effectiveness of the cooperative learning model Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS), as well as the improvement of students' conceptual understanding on environmental conservation after the application of the TAPPS model in Grade IV of SD Inpres Tello Baru III, Makassar City. This research refers to observation sheets and the results of students’ conceptual understanding tests, namely pre-test and post-test. A quantitative approach was employed in this study. The research design used is the one-group pretest-posttest design. The study was conducted at UPT SPF SD Inpres Tello Baru III, with all students as the population. The sample consisted of 25 Grade IV students. The data analysis technique used was descriptive statistical analysis. The results of the study indicate that the use of the cooperative learning model Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) is effective in improving students' conceptual understanding of environmental conservation in Grade IV of SD Inpres Tello Baru III, Makassar City.
Penerapan Strategi Pembelajaran Interaktif dalam Mengatasi Kesulitan Membaca pada Siswa Sekolah Dasar Mursida; Az-Zahra, Fatimah
Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2025): DIRASAH
Publisher : Institut Agama Islam (IAI) Faqih Asy'ari Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reading ability is a fundamental foundation in the learning process at the primary education level. However, many early grade students still face difficulties in reading, either due to monotonous teaching methods or a lack of active student involvement in the learning process. This research aims to find out how the strategies implemented by teachers enhance reading skills among first-grade students and to identify the inhibiting factors that affect the development of these skills. The method used in this research is a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The subjects of the research are first-grade teachers, students, and the principal. The research results indicate that the use of flashcard-based learning strategies significantly enhances students' reading abilities. Students become more enthusiastic, active, and show progress in recognizing letters and reading short sentences. However, there are still challenges such as a less conducive learning environment, minimal parental involvement at home, and low student motivation. The implications of this study emphasize the importance of implementing interactive, creative learning strategies that align with students' characteristics to optimize reading skills in early elementary school.
Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Minat Masyarakat Dalam Memkomsunsi Minuman Herbal Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Di Kota Makassar Mursida; Bustam
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat dalam mengonsumsi minuman herbal sebagai upaya peningkatan kesehatan di Kota Makassar. Fenomena meningkatnya kesadaran hidup sehat pasca pandemi menjadikan minuman herbal sebagai alternatif alami untuk menjaga kesehatan. Penelitian ini berfokus pada tiga variabel utama, yaitu pengetahuan masyarakat mengenai herbal, persepsi atau sikap terhadap manfaat herbal, dan minat masyarakat dalam mengkonsumsinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui penyebaran kuesioner kepada responden di wilayah Kota Makassar. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat mengenai manfaat minuman herbal berpengaruh signifikan terhadap minat konsumsi, demikian pula persepsi positif masyarakat yang meyakini bahwa herbal aman dan efektif turut mendorong peningkatan konsumsi. Selain itu, faktor lingkungan sosial dan ketersediaan produk herbal juga memperkuat keputusan masyarakat untuk mengkonsumsi herbal sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin tinggi pengetahuan dan persepsi positif masyarakat, semakin besar minat mereka dalam mengonsumsi minuman herbal sebagai upaya menjaga dan meningkatkan kesehatan.
Gizi Ceria, Ibu Bahagia: Edukasi Gizi dan Demontrasi PMT Berbasis Pangan Lokal Wahdaniyah; Andryani May Syahputri; Reski Amalia; Risnawati; Mursida; Eka Vera Loga
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): STIKes BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak serius terhadap ibu dan janin, terutama di wilayah pedesaan. Rendahnya asupan zat gizi, khususnya zat besi, menjadi faktor utama terjadinya anemia pada masa kehamilan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil serta wanita usia subur dalam pencegahan anemia melalui edukasi gizi dan demonstrasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dengan ceramah dan diskusi interaktif, demonstrasi memasak PMT berbahan tempe, ikan tuna, dan daun kelor, serta evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan, sikap, dan praktik peserta setelah edukasi diberikan. Peserta juga menunjukkan partisipasi aktif selama proses pembelajaran dan demonstrasi. Kesimpulannya, edukasi gizi yang dipadukan dengan demonstrasi PMT berbasis pangan lokal terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman, motivasi, dan keterampilan ibu hamil untuk mencegah anemia serta mendukung kesehatan ibu dan janin secara berkelanjutan. Program ini berpotensi diterapkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan kader dan puskesmas setempat.