Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Training And Development Practices Organizational Culture Terhadap Employee Performance melalui Mediasi Employee Engagement Satria, Prima; Bakar, Lintang Abu; Rahmat, Didi; Isworo, Joko
Perspektif : Jurnal Ekonomi dan Manajemen Akademi Bina Sarana Informatika Vol 23, No 1 (2025): Bulan Maret 2025
Publisher : www.bsi.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jp.v23i1.25244

Abstract

Penelitian ini menyelidiki hubungan antara Praktik Pelatihan dan Pengembangan (TDP), Budaya Organisasi (OC), Keterlibatan Karyawan (EE), dan Kinerja Karyawan (EP) dalam industri perangkat lunak. Penelitian ini menyatakan bahwa Kinerja Karyawan sangat penting bagi keberlanjutan organisasi, karena karyawan yang terlibat berkontribusi secara signifikan terhadap produktivitas, layanan pelanggan, dan mengurangi pergantian karyawan. Penelitian ini mengidentifikasi kesenjangan dalam literatur yang ada mengenai peran mediasi Keterlibatan Karyawan antara Praktik Pelatihan dan Pengembangan dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan Structural Equation Modeling (SEM), data dikumpulkan dari 155 karyawan melalui kuesioner daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Praktik Pelatihan dan Pengembangan berpengaruh positif terhadap Keterlibatan Karyawan dan Kinerja Karyawan. Selain itu, Budaya Organisasi yang mendukung meningkatkan Keterlibatan Karyawan dan selanjutnya meningkatkan Kinerja Karyawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan yang efektif tidak hanya mengembangkan keterampilan karyawan tetapi juga menumbuhkan keterlibatan yang lebih besar, yang pada gilirannya mengarah pada peningkatan kinerja. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi organisasi yang ingin meningkatkan kinerja karyawan melalui pelatihan strategis dan budaya organisasi yang kuat.
Risk Management Plan Infinity Workspace Bakar, Lintang Abu; Indradewa, Rhian; Abadi, Ferryal; Iskandar, Muhammad Dhafi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61602

Abstract

Hybrid and remote working models have become a major trend since the COVID-19 pandemic. This has created a growing demand for flexibility in the workplace. With the increasing demand for work flexibility, the growth of the startup economy, the adoption of hybrid work patterns, and the rising popularity and adoption of remote education, there is a significant opportunity for the establishment of Infinity Workspace (IWS) in Jakarta, which promises to become a reliable partner for professional workers, students, small and medium-sized enterprises (SMEs), startups, and corporations, while contributing to a sustainable and innovative business ecosystem. Porter’s Five Forces Analysis is used by IWS to analyze and identify external factors that may influence the company. Subsequently, IWS conducts an analysis using the VRIO (Valuable, Rare, Inimitable, Organized) framework to identify internal resources and capabilities that can serve as sources of competitive advantage for the company’s business sustainability. The Lean Canvas Model is also used by IWS to identify, eliminate, and minimize risks in product or business development. IWS provides flexible and innovative workspace solutions tailored to diverse user needs, targeting students and individuals, Small and Medium Enterprises (SMEs), startups, medium to large-sized companies, and content creators/podcasters. Investment feasibility analysis is conducted as a measure to assess the prospects of an investment project in decision-making regarding whether to accept or reject an investment. The ROI calculation for Infinity Workspace is positive. This indicates that Infinity Workspace will generate significant profits and can sustain the investment. Furthermore, the NPV calculation yields an NPV > 0, meaning it is predicted to generate profits and Infinity Workspace is viable to operate. The Payback Period (PP) calculation results in 1.84 years, equivalent to 1 year and 10 months. The IRR is 92%, concluding that the investment can proceed. Risk management is structured based on the ISO 31000:2018 standard to address potential risk events that may occur in the operations of Infinity Workspace.
Studi Kualitatif Tentang Persepsi Karyawan Terhadap Fleksibilitas Kerja, Pengembangan Karir, Kompensasi, dan Disiplin Terhadap Kinerja Pegawai Satria, Prima; Bakar, Lintang Abu; Rahmat, Didi; Isworo, Joko
Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 5 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/k0ws7p40

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi persepsi pegawai terhadap fleksibilitas kerja, pengembangan karir, kompensasi, dan disiplin, serta bagaimana faktor-faktor ini mempengaruhi kinerja karyawan di LLDikti Wilayah III Jakarta. Metode penelitian kualitatif diterapkan untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang faktor-faktor tersebut dan hubungannya dengan kinerja dalam organisasi sektor publik. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pegawai dan observasi yang dipilih untuk menangkap pengalaman dan pandangan pegawai tentang kebijakan kerja dan dampaknya terhadap kinerja. Temuan penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas dalam pengaturan kerja mendukung efisiensi karyawan, sementara jalur pengembangan karir yang jelas dapat memotivasi kinerja yang lebih tinggi. Kompensasi yang memadai memberikan stabilitas finansial tetapi memerlukan perbaikan untuk mengatasi kesenjangan dan meningkatkan kinerja. Selanjutnya, penelitian ini juga mengungkapkan bahwa disiplin sangat penting dalam menjaga konsistensi penyelesaian tugas, meskipun belum diterapkan secara ketat. Kebaruan penelitian ini terletak pada kajiannya tentang faktor-faktor tersebut dalam konteks lembaga pelayanan publik, memberikan wawasan untuk meningkatkan strategi manajemen sumber daya manusia guna mengoptimalkan kinerja karyawan. Kata Kunci : Fleksibilitas kerja, pengembangan karir, kompensasi, disiplin, kinerja pegawai, sektor publik.