Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan siswa dalam pembelajaran matematika dengan memanfaatkan media pembelajaran permainan ular tangga di SMP Negeri 42 Samarinda Raming, Indriasri; Syaripuddin, Syaripuddin; Amijaya, Fidia Deny Tisna; A’yun, Qonita Qurrota; Putri, Desi Febriani; Wigantono, Sri; Tumilaar, Rinancy; Fauzi, Andri Azmul; Wasono, Wasono; Asmaidi, Asmaidi; Sandariria, Hardina; Adawiyah, Rabbiatul; Rahman, Auliya; Elvita, Melati; Raditya, Dimas; Said, Said
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27224

Abstract

Abstrak Matematika merupakan salah satu mata pelajaran penting pada kurikulum yang berlaku di Indonesia. Pada pembelajaran matematika dibutuhkan suatu alat yang dapat digunakan untuk memudahkan siswa memahami apa yang telah disampaikan oleh guru di kelas. Salah satu contoh media pembelajaran adalah menggunakan media permainan ular tangga edukasi yang telah teruji validitasnya dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa. Pembelajaran matematika di SMPN 42 Samarinda masih menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hal ini mengakibatkan siswa kesulitan dalam memahami pelajaran terdata hanya 10,53% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal. Prodi Matematika FMIPA Universitas Mulawarman memberikan kontribusi untuk mengadakan kegiatan pengabdian terkait pendampingan siswa di SMPN 42 Samarinda dalam pembelajaran matematika dengan memanfaatkan media permainan ular tangga. Jenis kegiatan ini adalah pra-eksperimen dengan model one group po-test pos-test design. Subjek pengabdian ini adalah siswa kelas VII sebanyak 32 orang. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pendampingan kepada siswa dalam pembelajaran matematika dengan harapan adanya peningkatan hasil belajar dan siswa lebih terlatih dalam pembelajaran matematika. Hasil yang diperoleh menunjukan adanya peningkatan yang cukup signifikan dari rata-rata nilai pre-test (48,67) sampai post-test (73.33). Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon, diperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Sesuai kaidah pengambilan keputusan dalam uji Wilcoxon, jika nilai sig. (2-tailed) < 0,05 maka hipotesis H0 ditolak yaitu terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Jadi dapat disimpulkan bahwa tim pengabdian kepada masyarakat berhasil meningkatan hasil belajar siswa SMPN 42 Samarinda. Kata kunci: pembelajaran matematika; media pembelajaran; permainan ular tangga. Abstract Mathematics is one of the important subjects in the curriculum in Indonesia. In learning mathematics, a tool is needed that can be used to make it easier for students to understand what has been conveyed by the teacher in class. One example of learning media is using educational snakes and ladders game media that has been tested for validity in improving students' understanding and learning outcomes. Mathematics learning at SMPN 42 Samarinda still uses conventional learning methods. This results in students' difficulties in understanding the lessons recorded, only 10.53% of students achieving the Minimum Completion Criteria. The Mathematics Study Program, FMIPA, Mulawarman University, contributed to holding community service activities related to mentoring students at SMPN 42 Samarinda in learning mathematics by utilizing snakes and ladders game media. This type of activity is a pre-experiment with a one group po-test post-test design model. The subjects of this community service were 32 grade VII students. The purpose of this activity is to provide mentoring to students in learning mathematics with the hope of improving learning outcomes and students practicing more in learning mathematics. The results obtained showed a significant increase from the average pre-test score (48.67) to post-test (73.33). Furthermore, the data was analyzed using the Wilcoxon test, obtaining a sig. (2-tailed) value of 0.000. According to the decision-making rules in the Wilcoxon test, if the sig. (2-tailed) value <0.05 then the H0 hypothesis is rejected, namely there is a significant difference between the pre-test and post-test results. So it can be concluded that the community service team has succeeded in improving the learning outcomes of SMPN 42 Samarinda students. Keywords: mathematics learning; learning media; snakes and ladders game.
Pelatihan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bidang Matematika untuk Siswa-Siswi SMA/MA di Kota Samarinda Putri, Desi Febriani; Amijaya, Fidia Deny Tisna; Wasono, Wasono; Raming, Indriasri; Wigantono, Sri; Syaripuddin, Syaripuddin; Huda, Moh. Nurul; A’yun, Qonita Qurrota; Sandariria, Hardina; Ramadhanty, Husna Novia; Fahrezi, Korompot Naufal; Adawiyah, Rabbiatul; Sahputra, Dimas Raditya
Journal of Research Applications in Community Service Vol. 2 No. 3 (2023): Journal of Research Applications in Community Service
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jarcoms.v2i3.2239

Abstract

Olimpiade Sains Nasional (OSN) adalah agenda tahunan yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang ditujukan kepada siswa-siswi tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA. OSN merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan. Melalui kompetisi sains, siswa-siswi akan memiliki jiwa kompetitif sekaligus menumbuhkan karakter siswa yang jujur, disiplin, tekun dan kreatif. Hasil Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SMA/MA tingkat Kabupaten/Kota untuk bidang matematika mengalami penurunan sebanyak 50% dari tahun 2022 ke tahun 2023. Sedangkan untuk pemenang lomba, perwakilan Provinsi Kalimantan Timur tidak ada yang memperoleh medali baik itu emas, perak maupun perunggu. Untuk itu Prodi Matematika FMIPA Universitas Mulawarman memberikan kontribusi untuk memberikan pembinaan olimpiade terutama di bidang matematika. Harapannya peserta pembinaan OSN ini mempunyai persiapan yang lebih matang sebelum mengikuti proses seleksi di tingkat sekolah, kota/kabupaten, provinsi bahkan sampai nasional, sehingga mereka mampu bersaing dengan siswa-siswi dari luar Provinsi Kalimantan Timur. Peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah siswa-siswi SMA/MA perwakilan sekolah yang ada di Kota Samarinda. Kota Samarinda dipilih karena pertimbangan kemudahan akses yang lebih dekat. Metode yang digunakan pada pelatihan ini adalah metode ceramah, tanya jawab, latihan soal dan diskusi. Sebelum pelatihan dimulai para peserta harus mengikuti pre-test terlebih dahulu dan diakhir pelatihan peserta juga mengikuti post-test. Data tes awal dengan rata-rata sebesar 30 dan data tes akhir dengan rata-rata sebesar 55 dianalisis menggunakan Shapiro Wilk dan uji beda rata-rata Wilcoxon. Hasilnya didapatkan nilai 4,81 x 10-5 < nilai alpha (α) 0,05. Artinya terdapat perbedaan rata-rata pada data pre-test dan data post-test. Nilai rata-rata data tes awal < rata-rata data tes akhir, sehingga dapat dikatakan tim pengabdian kepada masyarakat berhasil memberikan pengalaman dan pemahaman kepada peserta pelatihan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bidang Matematika untuk siswa-siswi SMA/MA di Kota Samarinda.
Penerapan Metode Debat dalam Mengembangkan Kemampuan Berargumentasi Siswa pada Materi Qurban di Kelas IX MTs Cerdas Murni, Pasar VII Tembung Arlina, Arlina; Adawiyah, Rabbiatul; Alriska, Dinda Dwi; Alfikri, Alfikri
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana penerapan metode debat dapat meningkatkan kemampuan berargumentasi siswa pada materi qurban di kelas IX MTs Cerdas Murni, Pasar VII Tembung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode debat mendorong siswa lebih aktif dalam menyampaikan pendapat, mempertahankan argumen, serta mengkaji isu-isu terkait qurban secara lebih kritis. Guru berperan penting dalam merancang alur debat, memberikan arahan selama diskusi, serta memastikan partisipasi seluruh siswa selama proses berlangsung. Selain itu, metode ini berdampak positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir logis, keberanian menyampaikan gagasan, dan pemahaman siswa mengenai konsep-konsep qurban. Penelitian ini menegaskan bahwa metode debat merupakan alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan kemampuan argumentatif sekaligus memperkuat pemahaman keagamaan siswa.