Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Kesehatan Reproduksi Melalui Edukasi untuk Membangun Kesadaran dan Kemandirian Pada Remaja Disabilitas Dinni Randayani Lubis; Lutfi Handayani; Legina Anggraeni; Siti Nurhidayah; Elvi Suryani
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1067

Abstract

Remaja disabilitas menghadapi tantangan dalam mengakses informasi dan layanan kesehatan reproduksi yang memadai. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk stigma sosial, kurangnya pendidikan kesehatan yang inklusif, dan keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan yang ramah disabilitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan reproduksi yang melibatkan partisipasi aktif dari remaja disabilitas agar dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kemandirian untuk menjaga kesehatan reproduksi. Kegiatan PKM dilaksanakan di Panti Sosial Tuna Netra Bina Cahaya Batin Jakarta Timur dilaksanakan pada 02 Oktober 2024. Dari hasil pengumpulan data yang telah dilakukan mayoritas responden remaja berada pada kategori remaja pertengahan di usia 14-17 tahun. Pada usia ini remaja mengalami perubahan dan perkembangan yang berkaitan fisik dan psikologis. Dari hasil PKM didapatkan bahwa ada peningkatan pengetahuan peserta dalam kesehatan reproduksi sebelum pemberian edukasi mayoritas peserta memiliki pengetahuan yang cukup sebesar 57% dan setelah pemberian edukasi maka terdapat peningkatan pengetahuan peserta menjadi 87%. Dengan memiliki pengetahuan yang baik, remaja disabilitas dapat lebih siap menghadapi perubahan fisik dan emosional yang terjadi selama masa remaja serta membuat keputusan yang lebih sehat dan bertanggung jawab terkait kesehatan reproduksinya.
Implementasi Modul Kesehatan Reproduksi Braille (KEPO-Brai) sebagai Media Edukasi Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Disabilitas Tunanetra Dinni Randayani Lubis; Aliana Dewi; Uut Hanafi Rochman; Lutfi Handayani; Anisa Tri Dewi; Dea Puspita Andari; Siti Nurhidayah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2176

Abstract

Keterbatasan informasi mengenai kesehatan reproduksi di kalangan remaja disabilitas tunanetra memberikan dampak signifikan pada dimensi fisik, psikologis, dan sosial. Pemberian edukasi kesehatan reproduksi sangat krusial diberikan dalam rangka mengupayakan mengurangi kesenjangan akses terhadap informasi kesehatan reproduksi bagi kalangan remaja yang memiliki keterbatasan penglihatan. Riset yang telah dilaksanakan mengindikasikan bahwa remaja dengan hambatan visual cenderung memiliki probabilitas lebih tinggi untuk memiliki pemahaman yang minim mengenai kesehatan reproduksi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan remaja tunanetra melalui implementasi modul pembelajaran KEPO-Brai (Kesehatan Reproduksi Braille) di SLB A & A+ Elsafan Jakarta. Metode kegiatan dilakukan melalui penyusunan modul Braille, sosialisasi, serta uji coba pembelajaran interaktif dengan pendekatan partisipatif. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di Sekolah SLB A & A+ Elsafan Jakarta. Hasil kegiatan PKM ini adalah meningkatnya pengetahuan terkait kesehatan reproduksi, serta sikap positif pada remaja kespro menjadi hal yang tidak tabu serta tersedianya media pembelajaran yang ramah disabilitas. Modul KEPO-Brai berpotensi menjadi inovasi edukasi kesehatan reproduksi yang inklusif dan dapat direplikasi di sekolah luar biasa lainnya.