Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN AKAD IJARAH MUMTAHIYA BI TAMLIK DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DI BANK SYARIAH Okta Dwi Puspita; Anggun Okta Fitri; Is Susanto
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan akad ijarah mumtahiya bi tamlik dalam perspektif hukum islam di bank syariah. Akad ini merupakan kombinasi dari akad ijarah (sewa menyewa) dengan akad murabahah (jual-beli). Akad ini  memberikan banyak kemudahan bagi pelaku ekonomi, menggunakan metode pendekatan kualitatif dan menggunakan data sekunder serta teknik pengumpulan data yaitu dengan mencari literatur yang berkorelasi dengan pembahasan. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa penerapan akad ijarah mumtahiya bi tamlik dalam perspektif hukum islam di bank syariah ini merupakan bagian penting untuk diterapkan, penelitian ini juga mengungkap bahwa meskipun Akad IMBT masih diragukan oleh banyak pihak. Yang dimana, mereka mempertanyakan bagaimana dasar hukum IMBT baik Hukum Islam ini, Dalam perspektif Hukum Islam, kesimpulan bahwa IMBT dikatakan telah memenuhi prinsip-prinsip, pilar dan syarat-syarat dalam akad. Para pemikir ekonomi kontemporer banyak yang berpendapat bahwa hukum IMBT diperbolehkan. penelitian ini menegaskan  penerapan nilai-nilai hukum Islam untuk menciptakan kepuasan duniawi dan akhirat.
PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN MOBILE BANKING BANK SYARIAH (BSI) DALAM MEWUJUDKAN KONSEP PAPERLESS DI SEKTOR PERBANKAN SYARIAH Hana Mentari Aprilia; Anggun Okta Fitri; Muhammad Iqbal Fasa
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbankan syariah di Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam menerapkan teknologi informasi dan mobile banking guna mewujudkan konsep paperless. Di tengah perkembangan pesat era digital, teknologi informasi memiliki peran krusial dalam operasional perbankan syariah, mulai dari layanan daring hingga penggunaan aplikasi mobile. Meskipun menawarkan banyak keuntungan, bank syariah harus tetap menjaga kerahasiaan serta integritas data nasabah sesuai dengan prinsip syariah. Mobile banking memberikan kemudahan bagi nasabah dalam melakukan transaksi secara efisien dan praktis, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan inklusi keuangan, khususnya di wilayah terpencil. Sementara itu, penerapan konsep paperless banking, yang mengurangi penggunaan kertas melalui transaksi digital, berperan dalam meningkatkan efisiensi operasional serta menjaga kelestarian lingkungan. Transformasi digital dalam perbankan syariah juga mendorong inovasi dalam produk dan layanan, sehingga dapat meningkatkan pengalaman nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi produk digital Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam upaya mewujudkan paperless banking dan green banking. Dengan mengadopsi teknologi informasi dan mobile banking, BSI diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan serta memenuhi kebutuhan nasabah dengan lebih efektif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai peran teknologi dalam perbankan syariah serta dampaknya terhadap keberlanjutan lingkungan.
Pengaruh Kinerja Keuangan, Leverage, Sharia Compliance, Invesment Acound Holder dan Ukuran Perusahaan Terhadap Islamic Sosial Riporting: Studi pada Bank Umum Syariah 2020-2024 Taufik Kurahman Kurahman; Rosydalina Putri; Anggun Okta Fitri
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 8 No. 5 (2026): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v8i5.11959

Abstract

This study aims to examine the effect of Financial Performance (X1), Leverage (X2), Shariah Compliance (X3), Investment Account Holders (X4), and Company Size (X5) on Islamic Social Reporting (ISR) disclosure. Using panel data from Sharia-compliant companies for the 2020–2024 period, the sample was determined using purposive sampling and processed using Panel Least Squares (PLS) regression via EViews.The results of the hypothesis testing indicate that partially, Leverage (X2), Investment Account Holders (X4), and Company Size (X5) have a significant but negative effect on ISR (p < 0.05). This indicates that high liability burdens and asset scale tend to limit the scope of social reporting for the sake of cost efficiency and information risk mitigation. Conversely, Financial Performance (X1) and Shariah Compliance (X3) do not have a significant effect, indicating that profitability and Sharia compliance levels are not the primary determinants of social transparency policy in this study. These findings confirm the relevance of Signaling Theory, which views certain financial indicators as risk signals that limit voluntary disclosure. The research's implications suggest that management should reframe its view of ISR as a strategic investment to strengthen legitimacy and stakeholder trust amidst the company's dynamic financial situation.
Peran Perbankan Syariah dalam Transformasi Layanan Pembiayaan UMKM Melalui Teknologi Finansial (FINTECH) Elvri Ranjani; Anggun Okta Fitri; Muhammad Iqbal Fasa
Inflasi : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Perbankan Vol. 1 No. 2 (2024): Inflasi - November
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/inflasi.v1i2.123

Abstract

UMKM merupakan pilar penting perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi tantangan besar dalam hal akses pembiayaan. Perbankan syariah hadir sebagai alternatif pembiayaan yang sesuai prinsip keadilan, bagi hasil, dan bebas riba. Seiring dengan kemajuan teknologi, kolaborasi antara perbankan syariah dan fintech menjadi solusi potensial untuk meningkatkan akses pembiayaan yang cepat, aman, dan inklusif bagi UMKM. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan studi literatur dari beberapa sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbankan syariah telah mulai beradaptasi melalui digitalisasi layanan dan kolaborasi dengan fintech syariah. Namun, masih terdapat tantangan berupa rendahnya literasi digital pelaku UMKM, kepercayaan terhadap keamanan data, dan perlunya regulasi yang adaptif. Kolaborasi antara perbankan syariah, fintech, regulator, dan pemerintah diharapkan dapat menciptakan ekosistem pembiayaan syariah berbasis teknologi yang berdaya saing dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara inklusif dan berkelanjutan.
Analisis Tantangan dan Peluang UMKM dalam Mengakses Pembiayaan Perbankan Syariah pada Perspektif Pelaku Usaha Mar’atun Tursinah; Anggun Okta Fitri
Inflasi : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Perbankan Vol. 1 No. 2 (2024): Inflasi - November
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/inflasi.v1i2.131

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam kepada tiga kelompok informan utama: pelaku UMKM, perwakilan lembaga perbankan syariah, dan regulator keuangan. Tujuan penelitian adalah menggali secara mendalam tantangan dan peluang yang dihadapi UMKM dalam mengakses pembiayaan syariah. Meskipun UMKM berperan strategis dalam pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, akses mereka terhadap pembiayaan syariah masih terbatas. Hambatan utama meliputi rendahnya literasi keuangan syariah, persyaratan administrasi dan agunan yang dinilai rumit, serta tingginya persepsi risiko usaha. Ketiga faktor ini menyebabkan pelaku usaha enggan mengakses pembiayaan yang sebenarnya selaras dengan prinsip keadilan dalam Islam. Namun, penelitian ini juga menemukan sejumlah peluang, seperti pemanfaatan fintech syariah untuk menyederhanakan proses pengajuan, program literasi keuangan berkelanjutan, dan dukungan kebijakan pemerintah melalui insentif serta penyederhanaan regulasi. Temuan ini menunjukkan bahwa sinergi antara pelaku UMKM, lembaga keuangan syariah, penyedia fintech, dan pemerintah sangat penting untuk menciptakan ekosistem pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan memahami hambatan dan peluang tersebut, diharapkan dapat dirancang rekomendasi strategis serta inovasi produk pembiayaan syariah yang lebih sesuai dengan karakteristik UMKM, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi dan inklusi keuangan yang lebih merata.
Persepsi Masyarakat Terhadap Etika Bisnis Dalam Praktik Pemasaran Produk Perbankan Merlyn Anggraini; Anggun Okta Fitri
Inflasi : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Perbankan Vol. 2 No. 2 (2025): Inflasi - November
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/inflasi.v2i2.178

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap praktik pemasaran produk perbankan, khususnya perbankan syariah, yang dipengaruhi oleh persepsi masyarakat terhadap penerapan etika bisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana persepsi masyarakat terhadap etika bisnis dalam pemasaran perbankan serta bagaimana penerapan etika tersebut berpengaruh terhadap kepercayaan dan loyalitas nasabah. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, yang mengkaji literatur-literatur relevan dari berbagai sumber ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika bisnis dalam pemasaran perbankan yang mencakup transparansi, kejujuran, tanggung jawab sosial, serta kepatuhan terhadap prinsip syariah mampu meningkatkan kepercayaan dan loyalitas nasabah. Selain itu, pemahaman masyarakat, kualitas pelayanan, dan nilai religiusitas menjadi faktor penting yang turut memengaruhi persepsi terhadap etika pemasaran produk perbankan.
Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Likuiditas Bank Umum Syariah Di Indonesia  Periode 2015-2024 : Pendekatan Short Term Mismatch Risma Wati; Gustika Nurmalia; Anggun Okta Fitri
Indonesian Journal of Islamic Economics and Business Vol. 11 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Islamic Economics and Business
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN STS Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ijoieb.v11i1.3769

Abstract

Liquidity represents a bank’s capacity to fulfill its short-term obligations using current assets that mature within one year. This measure is vital for ensuring financial stability and sustaining long-term profitability. This study examines the influence of Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Financing (NPF), Return on Assets (ROA), and Operational Costs to Operating Income (BOPO) on liquidity, which is assessed through the Short Term Mismatch (STM) in Islamic Commercial Banks in Indonesia. A quantitative method is applied, utilizing secondary data from annual reports covering the 2015–2024 period. The population consists of all Islamic Commercial Banks registered with the Financial Services Authority (OJK) in 2024, with nine banks chosen as the sample using purposive sampling. The findings indicate that CAR positively and significantly affects STM, BOPO negatively and significantly affects STM, while NPF and ROA show no significant impact. Collectively, the four independent variables account for 54.33% of STM variability, with the remainder influenced by other factors beyond the model.The study suggests that enhancing capital adequacy and operational efficiency is essential for maintaining liquidity stability, and the results can inform the development of more effective liquidity management strategies.
Pengaruh Sharia Governance, Good Corporate Governance, Dan Dewan Pengawas Syariah Terhadap Pencegahan Fraud Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia Periode 2019-2024 Iviola Sabila Avandi; Anggun Okta Fitri; Muhammad Iqbal
JPSDa: Jurnal Perbankan Syariah Darussalam Vol. 6 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jpsda.v6i2.4949

Abstract

This study aims to analyze the influence of Sharia Governance, Good Corporate Governance (GCG), and the Sharia Supervisory Board (DPS) on fraud prevention in Sharia Commercial Banks in Indonesia during the 2019–2024 period. Even though governance implementation in Islamic banking continues to be strengthened, fraud cases still occur, so the effectiveness of Sharia supervisory mechanisms needs further examination. Moreover, previous research results still show inconsistent findings and generally have not tested these three variables simultaneously in Sharia Commercial Banks. This study uses a quantitative approach with a causal associative research type and utilizes secondary data sourced from annual reports, Good Corporate Governance reports, Sharia Governance reports, and Sharia Supervisory Board reports. The sample is determined using a purposive sampling technique, resulting in 12 Sharia Commercial Banks with 72 observations over six years. The analysis was conducted using panel data regression with a Fixed Effect Model (FEM) approach. The study results show that Sharia Governance has a positive and significant effect on fraud prevention. Meanwhile, Good Corporate Governance and the Sharia Supervisory Board show a positive influence, but they do not have a significant partial effect yet. Simultaneously, all three variables have a positive and significant effect on fraud prevention. This study contributes to enriching the literature on the effectiveness of Sharia governance by testing the integrated mechanism of three oversight systems in Sharia Commercial Banks in Indonesia. The findings suggest the importance of strengthening Sharia-based and spiritual governance oversight systems by the Financial Services Authority (OJK) and Sharia Commercial Banks to enhance fraud prevention effectiveness and maintain public trust.
ANALISIS PENGARUH ESG DISCLOSURE, GREEN FINANCING, DAN KINERJA SAHAM TERHADAP PREFERENSI INVESTOR (STUDI PADA SAHAM SYARIAH YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2019-2024) Nur Rista Rista; Any Eliza; Anggun Okta Fitri
RIBHUNA : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol. 5 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Islamic Banking Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Genteng Banyuwangi, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/0n8j4538

Abstract

Abstract This study aims to examine the effect of Environmental, Social, and Governance (ESG) Disclosure, Green Financing, and Stock Performance on Investor Preference in Sharia-compliant stocks listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2019–2024 period. The research employed a quantitative approach using secondary data obtained from annual reports, sustainability reports, and official publications from the Indonesia Stock Exchange, the Financial Services Authority (OJK), Yahoo Finance, and RTI Business. The sample consisted of 20 Sharia-listed companies selected through purposive sampling, resulting in 120 panel data observations. Data were analyzed using panel data regression with the Common Effect Model (CEM) in EViews 13. The results indicate that ESG Disclosure has a negative but insignificant effect, while Green Financing and Stock Performance have positive but insignificant effects on Investor Preference. Simultaneously, all variables have no significant effect. These findings suggest that investor preference is influenced more by Sharia compliance, risk perception, market sentiment, and investor characteristics than by sustainability and financial performance. Keywords: ESG Disclosure, Green Financing, Stock Performance, Investor Preference, Sharia Stocks.
Strategi Pemasaran Yang Efektif Untuk Meningkatkan Literasi Keuangan Syariah Bagi Generasi Milenial: Perspektif Bank Syariah Modern Elfa Duwina; Anggun Okta Fitri; Any Eliza
Inflasi : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Perbankan Vol. 2 No. 1 (2025): Inflasi - Mei
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/inflasi.v2i1.89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi pemasaran yang efektif dalam meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan generasi milenial dari perspektif bank syariah modern. Generasi milenial, sebagai kelompok demografis terbesar saat ini, memiliki peran penting dalam perkembangan ekonomi syariah. Namun, tingkat literasi keuangan syariah dikalangan generasi milenial masih relatif rendah. Oleh karena itu, diperkukan strategi pemasaran yang tepat dan inovatif untuk menjangkau dan mengedukasi mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan studi kasus pada beberapa bank syariah modern di indonesia. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategi pemasaran yang efektif, yang meliputi aspek perencanaan, implementasi, dan evaluasi, bagi bank syariah modern dalam meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan generasi milenial. Rekomendasi ini akan mempertimbangkan karakteristik generasi milenial, tren digital, dan prinsip-prinsip syariah.