Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Mengurai Sampah Rumah Tangga menjadi Emas dan Kerajinan Tangan Pada Masyarakat Kabupaten Tangerang Sukriyah; winanti winanti; Sucipto Basuki; Nana Supiana; Riyanto Riyanto; Nuri Wiyono; Jainuri Jainuri; Siti Maesaroh; Francisca Sestri Goestjahjanti; Sri Lestari; Miyv Fayzhall; Ervana Ervana; Dwi Purwaningrum; Edy Gozali; Oktabrianto Oktabrianto; Nelson Silitonga; Erick Fernando
Proletarian : Community Service Development Journal Vol 1 No 2 (2023): November 2023
Publisher : PT. BERBAGI TEKNOLOGI SEMESTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61098/proletariancomdev.v1i2.83

Abstract

Kabupaten Tangerang menjadi salah satu kota/kabupaten terpadat nomor empat di Indonesia dan penyokong sampah rumah tangga rata-rata 2.250 – 2.500 ton setiap harinya. Sampah rumah tangga menjadi persoalan yang sampai hari ini belum terselesaikan. Meskipun tersedia beberapa tempat pembuangan sampah (TPS) di Kabupaten Tangerang, namun belum sepenuhnya menjadi solusi dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Tangerang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dilakukan secara daring melalui zoom meeting dengan harapan jangkauan peserta lebih banyak dan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah rumah tangga menjadi lebih maksimal. Mengubah dan mengurai sampah rumah tangga menjadi emas dan barang kerajinan untuk menambah income rumah tangga menjadi topik kegiatan PKM. Tujuan kegiatan PKM adalah memberikan edukasi dan pemahaman mengenai mengurai sampah rumah tangga dengan memilah-milah sesuai dengan jenisnya dan memanfaatkan sampah yang dapat didaur ulang menjadi emas. Menukar sampah rumah tangga dengan tabungan emas dan beberapa sampah dimanfaatkan untuk kerajinan tangan dalam bentuk bingkai, souvenir dan lainnya yang memiliki nilai ekonomi. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat Kabupaten Tangerang untuk memanfaatkan sampah rumah tangga bernilai ekonomi.
EVALUASI KUALITAS PERANGKAT LUNAK DENGAN MENGGUNAKAN ISO 25010: STUDI KASUS APLIKASI AUDIT MANAJEMEN SISTEM Bambang Suhartono; Sukriyah
Insan Pembangunan Sistem Informasi dan Komputer Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Ipsikom
Publisher : LPPM UNIVERSITAS INSAN PEMBANGUNAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/ipsikom.v13i1.426

Abstract

Pengembangan aplikasi perangkat lunak berkualitas tinggi di era teknologi informasi, di mana kualitas secara langsung memengaruhi kepuasan pengguna dan keberhasilan organisasi. Standar ISO/IEC 25010:2011 diakui sebagai kerangka kerja komprehensif untuk kualitas perangkat lunak, yang mendefinisikan karakteristik kualitas inti. Implementasi standar ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk, mengurangi risiko proyek, dan mengoptimalkan efisiensi pengembangan. Namun, adopsi standar ISO 25010 seringkali dihadapkan pada tantangan praktis, sehingga evaluasi komprehensif implementasinya menjadi penting.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas perangkat lunak menggunakan standar ISO 25010, yang fokus pada karakteristik kualitas perangkat lunak. Studi ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi manajemen proyek sebagai studi kasus. ISO 25010 memberikan kerangka kerja yang komprehensif untuk menilai berbagai aspek kualitas perangkat lunak, termasuk fungsionalitas, keandalan, efisiensi, keamanan, dan lainnya. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis komprehensif terhadap setiap karakteristik kualitas yang disediakan oleh ISO 25010, dengan menggunakan metode kuesioner terhadap 8 komponen ISO 25010 dengan menggunakan skala likert kepada para Responen. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis untuk menentukan sejauh mana aplikasi ini memenuhi standar kualitas ISO 25010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Audit Management System (AMS) ini memiliki kinerja yang baik dalam beberapa karakteristik, seperti fungsionalitas dan kehandalan. Namun, terdapat area yang perlu ditingkatkan, seperti efisiensi dan keamanan. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi pengembang untuk meningkatkan kualitas perangkat lunak mereka sesuai dengan standar ISO 25010