Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of STEAM-Based Project Learning on Junior High School Students’ Collaboration Skills Shafira Shafira; Sahrul Saehana; Ielda Paramitha
Journal of Innovative Physics Education Research Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Innovative Physics Education Research
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/jiper.v1i2.299

Abstract

This study aims to determine the effect of the STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) approach on the collaboration skills of junior high school students. The study employed a true experimental method with a Posttest-Only Control Group Design. The research population consisted of all 148 seventh-grade students of SMP Negeri 18 Palu in the 2023/2024 academic year. Sampling was conducted using a purposive sampling technique based on specific considerations from the physics teachers at SMP Negeri 18 Palu. Class VII A was designated as the experimental group that implemented the STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) approach within the Project Based Learning (PjBL) model, while Class VII B served as the control group using the scientific approach in PjBL. The instrument used was a collaboration skills observation sheet consisting of four assessment indicators. The results of data analysis using the Independent Sample t-test revealed a significant difference between the experimental and control groups, with a Sig. (2-tailed) value of 0.004 < 0.05. These findings indicate that the STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) approach has a significant effect on students’ collaboration skills. Therefore, the implementation of STEAM-based learning is an effective alternative for enhancing students’ collaboration skills in science learning at the junior high school level. Furthermore, these findings confirm that the STEAM approach is not only relevant for integrating multiple disciplines but also contributes significantly to the development of 21st-century collaboration skills, thereby strengthening and extending previous studies that primarily focused on improving students’ learning outcomes and creativity.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Phet sebagai Laboratorium Virtual Bagi Guru dan Siswa SD Inpres 2 Kawatuna Palu Syamsuriwal Syamsuriwal; Amiruddin Kade; Nurjannah Nurjannah; Ielda Paramitha; Muhammad Jarnawi; Rudi Santoso
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/bjkxa058

Abstract

Keterbatasan fasilitas laboratorium di SD Inpres 2 Kawatuna berdampak pada kurang optimalnya pembelajaran sains yang berbasis eksperimen. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdi melaksanakan pelatihan penggunaan aplikasi PhET Interactive Simulations sebagai laboratorium virtual bagi guru dan siswa. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan PhET ke dalam pembelajaran serta memberikan pengalaman belajar interaktif bagi siswa. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, penyampaian materi melalui ceramah, pelatihan teknis, praktik penggunaan simulasi, serta pendampingan langsung. Kegiatan diikuti oleh delapan guru dan dua puluh siswa kelas V dan VI SD Inpres 2 Kawatuna pada 5 Agustus 2025. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa guru mampu menggunakan PhET secara mandiri, baik online maupun offline, serta dapat memanfaatkan simulasi yang relevan dengan kurikulum, seperti operasi pecahan untuk Matematika dan listrik dinamis untuk IPA. Guru dan siswa menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan, dan refleksi akhir mengungkapkan bahwa aplikasi PhET dapat menjadi solusi alternatif yang praktis, murah, dan menarik untuk pembelajaran sains di sekolah dengan keterbatasan infrastruktur. Dengan demikian, pelatihan ini berdampak positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan motivasi belajar siswa.