Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN ENKAPSULASI PUPUK ORGANIK GRANULAR DARI LIMBAH KOTORAN SAPI MENGGUNAKAN BAKTERI RHIZOBIUM SPP. BAGI MASYARAKAT TANI DESA MAYANGAN, KECAMATAN GUMUKMAS, KABUPATEN JEMBER Soeparjono, Sigit; Khozin, Mohammad Nur; Putri, Widya Kristiyanti; Siswoyo, Tri Agus; Slameto, Slameto; Niagra, Risnanda Deva Martha; Ahnaf, Yusuf Dary
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i1.2246

Abstract

Peningkatan harga dan terbatasnya ketersediaan pupuk bersubsidi menyebabkan petani mencari alternatif pupuk yang lebih terjangkau dan tersedia untuk mendukung kesinambungan usaha budidaya pertanian. Salah satu pupuk yang sering digunakan masyarakat adalah pupuk organik yang berasal dari limbah kotoran hewan ternak sapi. Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember memiliki potensi limbah kotoran sapi yang melimpah dari usaha pertenakan yang di lakukan oleh masyarakat desa setempat. Sebagian besar para petani masih menggunakan cara konvensional sehingga membutuhkan waktu relatif lama. Pengabdian desa binaan Universitas Jember di Desa Mayangan ini bertujuan untuk membantu penyediaan pupuk organik bagi petani dan mempercepat waktu proses pembuatan pupuk dari limbah kotoran sapi dengan aplikasi teknologi enkapsulasi pupuk organik  granular. Diharapkan kegiatan pengabdian ini mampu mendukung program pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan. Adapun tahapan pengabdian yang direncanakan meliputi sosialisasi kegiatan dan edukasi, pendampingan pembuatan pupuk organik granular berbahan dasar limah kotoran sapi,  penerapan teknologi enkapsulasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Program strategis sesuai RIP UNEJ yang diacu yaitu pengembangan dan penerapan teknologi unggulan tepat guna untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program desa mitra unggulan. Hasil kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa dari 25 responden menunjukkan 100% peserta mengenal pupuk granula dari kompos kotoran sapi dan mengenal bakteri Rhizobium sp., serta 92% mampu membuat enkapsulasi pupuk dari limbah kotoran sapi dengan bakteri Rhizobium sp.
Respon kultur antera tembakau terhadap media bernutrisi dan AgNPs secara in vitro Khozin, Mohammad Nur; Ahnaf, Yusuf Dary; Dewanti, Parawita; Restanto, Didik Pudji; Iryono
Jurnal AGRO Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/j.agro.49119

Abstract

Tanaman tembakau (Nicotiana tabacum L.) merupakan tanaman musiman bernilai ekonomi tinggi, namun produksinya di Indonesia terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Penggunaan varietas hibrida dapat menjadi solusi karena memiliki produktivitas dan ketahanan penyakit yang lebih baik, tetapi pembentukannya secara konvensional memerlukan waktu lama. Teknik kultur antera dapat digunakan untuk mempercepat pembentukan galur murni karena menghasilkan tanaman homozigot hanya dalam satu generasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi antara jenis media kultur (MS dan Chu’s N6) dengan penambahan beberapa konsentrasi Nanopartikel silver (AgNPs) yaitu 0,0; 2,5; 5,0; 7,5; dan 10,0 mg L⁻¹ terhadap pertumbuhan antera tembakau secara in vitro. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 10 perlakuan dan 3 ulangan, kemudian data dianalisis menggunakan ANOVA dan diuji lanjut DMRT dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media MS merupakan media terbaik dalam mempercepat dan memperbanyak induksi swelling, kalus, tunas, dan akar, sedangkan konsentrasi AgNPs terbaik diperoleh pada 2,5 mg L⁻¹ yang mampu meningkatkan respons pertumbuhan serta sedikit mengurangi tingkat kontaminasi media. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi media MS dan AgNPs dosis rendah mampu meningkatkan efisiensi regenerasi antera tembakau dan berpotensi digunakan sebagai protokol standar dalam produksi galur murni secara cepat, efisien, dan steril di laboratorium kultur jaringan. ABSTRACT Tobacco (Nicotiana tabacum L.) is a seasonal crop with high economic value, but its production in Indonesia has continued to decline in recent years. The use of hybrid varieties can be a solution because they have better productivity and disease resistance, but their conventional formation requires a long time. Anther culture techniques can be used to accelerate the formation of pure lines because they produce homozygous plants in just one generation. This study aims to determine the interaction between the types of culture media (MS and Chu's N6) with the addition of several concentrations of silver nanoparticles (AgNPs), namely 0, 2.5, 5, 7.5, and 10 mg L⁻¹ on the growth of tobacco anthers in vitro. The study used a Completely Randomized Design (CRD) with 10 treatments and 3 replications, then the data were analyzed using ANOVA and further tested with DMRT at the 95% level. The results showed that MS medium was the best medium in accelerating and increasing the induction of swelling, callus, shoots, and roots, while the best concentration of AgNPs was obtained at 2.5 mg L⁻¹ which was able to increase the growth response and slightly reduce the level of media contamination. The findings of this study indicate that the combination of MS medium and low-dose AgNPs can increase the efficiency of tobacco anther regeneration and has the potential to be used as a standard protocol in the production of pure lines quickly, efficiently, and sterilely in tissue culture laboratories.
Combination Effect of Culture Media and Silver Nanoparticle on the Effectiveness of Tobacco Anther Regeneration Nur Khozin, Mohammad; Ahnaf, Yusuf Dary; Dewanti, Parawita; Restanto, Didik Pudji; Iryono
HAYATI Journal of Biosciences Vol. 33 No. 3 (2026): May 2026
Publisher : Bogor Agricultural University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4308/hjb.33.3.681-693

Abstract

Anther culture is an effective biotechnological approach to accelerate the production of homozygous lines in tobacco breeding. This study evaluated the interaction between culture media (Murashige and Skoog/MS and Chu’s N6) and silver nanoparticle (AgNP) concentrations on in vitro anther regeneration of tobacco (Nicotiana tabacum L.). The experiment was arranged in a completely randomized design with ten treatment combinations consisting of two basal media and five AgNP concentrations (0, 2.5, 5, 7.5, and 10 ppm), each replicated three times. Quantitative parameters included callus formation, shoot regeneration, rooting response, regeneration percentage, and contamination rate. MS medium supplemented with 2.5 ppm AgNPs (K2) produced the optimal response, showing 100% callus formation and the highest shoot regeneration percentage (89%). Root formation was observed only in treatments K2 and K4. In contrast, higher AgNP concentrations (≥7.5 ppm), particularly in Chu’s N6 medium, significantly reduced regeneration percentages (ANOVA, p<0.05). The promotive effect of low AgNP concentration is associated with suppression of ethylene activity, antimicrobial action, and regulation of reactive oxygen species (ROS), which collectively enhance cell division and organogenesis. These findings indicate that MS medium supplemented with 2.5 ppm AgNPs is optimal for tobacco anther regeneration and suitable for doubled-haploid production.