Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Dampak Penggunaan Teknologi Pada Pembelajaran IPA di Kelas IV SD Negeri 34/I Teratai S, Rizki Eka.; Putri, Nadia; Preyera, Laisya Okta; Susanti, Susanti; Wahyuni, Arrum Dwi; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Budiono, Hendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memperkuat argumentasi hasil wawancara guru kelas IV SDN 34/I teratai mengenai pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan Metode Studi Literatur atau Kajian pustaka, kajian pustaka ini dilakukan pada 5 artikel yang dipublikasikan terindeks gogle scholar dan bersinta. Hasil penelitian wawancara guru SDN 34/I teratai penggunaan teknologi pada pembelajaran IPA berdampak positif dan telah mendapat dukungan serta diperkuat dari kajian literatur review, dengan demikian teknologi membantu menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan menarik bagi siswa.
Pelaksanaan Program Literasi dan Numerasi Kampus Mengajar Angkatan 8 dengan Mengadaptasi Teknologi dalam Pembelajaran di SDN 056/III Air Hangat Anggraini, Sekar; Hawani, Hanifah Rozalia; Agneska, Widya; Preyera, Laisya Okta; Naula, Neca
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 3: Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i3.68635

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap literasi dan numerasi di SDN 056/III Air Hangat. Hasil pretest menunjukkan banyak siswa kesulitan menemukan informasi tersurat dan tersirat dalam teks serta memahami konsep dasar matematika. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan program literasi dan numerasi Kampus Mengajar Angkatan 8 dengan mengadaptasi teknologi dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan melalui tahap pengumpulan, analisis, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa. Dalam aspek literasi, kegiatan seperti pengelolaan perpustakaan, membaca nyaring, pojok baca, dan mading berdampak positif terhadap kemampuan membaca dan menulis siswa. Hasil posttest menunjukkan peningkatan dalam mengidentifikasi ide pokok dan memahami kosakata baru. Pada aspek numerasi, pembelajaran berbasis media digital, lingkungan kaya numerasi, dan permainan edukatif meningkatkan keterampilan berhitung serta pemahaman konsep matematika. Penggunaan teknologi, seperti video animasi dan aplikasi interaktif, menjadikan pembelajaran lebih menarik. Keberhasilan program ini didukung oleh peran aktif guru, mahasiswa Kampus Mengajar, serta dukungan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan kaya literasi.
Kemampuan Literasi Digital dalam Proses Perkuliahan Mahasiswa PGSD Universitas Jambi Preyera, Laisya Okta; Safitri, Novia Mahera; Maharani, Aziza; Eka Putri, Andi Gusmaulia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Informasi digital saat ini merupakan hal yang sudah menjadi kebutuhan sehari-hari, termasuk mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahu bagaimana kemampaun Literasi Digital dalam Proses Perkuliahan Mahasiswa PGSD Universitas Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Jenis sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 115 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket). Sedangkan teknik analisis data menggunakan Analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  literasi digital secara bersama-sama berkontribusi terhadap proses perkuliahan mahasiswa. Berdasarkan hasil perhitungan keseluruhan dari sub variabel jumlah yang digunakan, diperoleh nilai total rata-rata 3,95. Dapat disimpulkan angka tersebut dikategorikan tinggi karena berada di antara interval 3,4-4,2. Dengan itu dinyatakan bahwa kemampuan literasi digital mahasiswa PGSD UNJA kategori tinggi dan sangat tinggi.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) PADA MATERI DAERAHKU KEBANGGAANKU KELAS V SD Preyera, Laisya Okta; Sofwan, Muhammad; Sholeh, Muhammad
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i4.8326

Abstract

This study was motivated by the absence of a contextual teaching module that is responsive to the cultural diversity of students in IPAS learning at SDN 111/I Muara Bulian. Teachers still rely on generic online modules, resulting in learning activities that are less relevant to students’ local cultural experiences. This research focuses on the development, validity, and practicality of a teaching module based on the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach for the Grade V topic “Daerahku Kebanggaanku.” The research employed the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model consisting of the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. Validation was carried out by media, material, and language experts, while practicality data were obtained from teacher responses and implementation trials. The results indicate that media validation increased from 79.2% to 88% (highly valid), material validation rose from 66.25% to 93.75% (highly valid), and language validation reached 94% (highly valid). The overall average validity score was 91.92%, classified as highly valid. Implementation through small-group trials (8 students) and large-group trials (23 students) showed that students were able to connect the learning content with their local cultural context. The module’s practicality received a score of 95% from the teacher (highly practical). Thus, the CRT-based teaching module is considered valid, practical, and suitable for supporting contextual IPAS learning that centers on students’ cultural diversity. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya modul ajar yang kontekstual dan responsif terhadap keberagaman budaya peserta didik pada pembelajaran IPAS di SDN 111/I Muara Bulian. Guru masih menggunakan modul daring bersifat umum sehingga pembelajaran kurang relevan dengan pengalaman budaya lokal peserta didik. Penelitian ini berfokus pada pengembangan, validitas, serta kepraktisan modul ajar berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) pada materi “Daerahku Kebanggaanku” kelas V SD. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Validasi dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa, sementara kepraktisan diperoleh melalui respons guru dan pelaksanaan uji coba. Hasil validasi menunjukkan bahwa aspek media mengalami peningkatan dari 79,2% menjadi 88% (sangat valid), validasi materi naik dari 66,25% menjadi 93,75% (sangat valid), dan validasi bahasa memperoleh skor 94% (sangat valid). Rata-rata keseluruhan validitas sebesar 91,92% dengan kategori sangat valid. Tahap implementasi melalui uji coba kelompok kecil (8 siswa) dan kelompok besar (23 siswa) menunjukkan bahwa peserta didik mampu mengaitkan materi dengan budaya daerahnya. Kepraktisan modul memperoleh skor 95% dari guru (sangat praktis). Dengan demikian, modul ajar berbasis pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dinyatakan valid, praktis, dan layak digunakan untuk mendukung pembelajaran IPAS yang kontekstual dan berpusat pada keberagaman budaya peserta didik.