Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

REINTERPREPTASI CERITA RAKYAT PUTRI TANGGUK DALAM EKSPRESI TARI DAN MUSIK UNTUK ANAK SD Tetty Barokah; Ramadhani, Putriana; Astin, Hazeirin; Anggrain, Sekari; Wati, Naurin Julia; Shafitri, Novia Mahera; Sapriani, Meideka; Maharani, Aziza; Negara, Melanie Cynthia; Pratiwi, Shanata; Utami, Ayu Septiah; Azzahra Salmanabila Parsha; Saputri, Diska Ayu; Ruliandari, Latifa; Wulandari, Putri; Eka S, Rizki; Rosanti, Aulia Yunita
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i3.5869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasi cerita rakyat Putri Tangguk ke dalam bentuk kesenian tari dan musik sebagai media pembelajaran seni budaya di sekolah dasar. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali pengalaman, persepsi, dan proses kreatif siswa selama pembelajaran. Reinterpretasi cerita rakyat Putri Tangguk menjadi gerakan tari menjadi fokus utama, dengan mengidentifikasi nilai-nilai moral seperti kerja keras, rasa syukur, dan penghargaan terhadap alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari dan musik Putri Tangguk tidak hanya berfungsi sebagai sarana ekspresi artistik, tetapi juga sebagai alat pendidikan yang efektif untuk menyampaikan pesan budaya dan moral. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya, seperti keterbatasan alat musik dan waktu pembelajaran, yang memerlukan solusi praktis agar pembelajaran tetap optimal. Secara keseluruhan, penelitian ini mengindikasikan bahwa pembelajaran tari dan musik Putri Tangguk adalah metode yang efektif dalam mengembangkan kreativitas siswa dan memperkenalkan seni budaya lokal di tingkat sekolah dasar.
Kemampuan Literasi Digital dalam Proses Perkuliahan Mahasiswa PGSD Universitas Jambi Preyera, Laisya Okta; Safitri, Novia Mahera; Maharani, Aziza; Eka Putri, Andi Gusmaulia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Informasi digital saat ini merupakan hal yang sudah menjadi kebutuhan sehari-hari, termasuk mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahu bagaimana kemampaun Literasi Digital dalam Proses Perkuliahan Mahasiswa PGSD Universitas Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Jenis sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 115 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket). Sedangkan teknik analisis data menggunakan Analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  literasi digital secara bersama-sama berkontribusi terhadap proses perkuliahan mahasiswa. Berdasarkan hasil perhitungan keseluruhan dari sub variabel jumlah yang digunakan, diperoleh nilai total rata-rata 3,95. Dapat disimpulkan angka tersebut dikategorikan tinggi karena berada di antara interval 3,4-4,2. Dengan itu dinyatakan bahwa kemampuan literasi digital mahasiswa PGSD UNJA kategori tinggi dan sangat tinggi.
ANALISIS STRATEGI GURU DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR Amalia, Ema Nur; Okta Preyera, Laisya; Mahera Shafitri, Novia; Ayu Saputri, Diska; Maharani, Aziza; Sofwan, Muhammad; Khoirunnisa
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume10 Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.24447

Abstract

This study aims to describe the strategies implemented by teachers in Social Studies (IPS) learning under the Merdeka Curriculum at the elementary school level. Using a qualitative approach with a case study design, data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation. The research subject was a classroom teacher at SDN 111/I Muara Bulian who had implemented the Merdeka Curriculum in Social Studies instruction. The findings reveal eight main focus areas: the use of lecture, discussion, and assignment methods; the selection of learning media based on material needs; the use of ice-breaking and question-and-answer strategies; contextual approaches linking material to students' real-life experiences; individual and group learning; support for students experiencing difficulties; evaluation through formative, summative, and alternative assessments; and the optimization of learning resources. The study also highlights significant challenges in implementing assessment within the Merdeka Curriculum, particularly the need for clearer guidelines and more comprehensive training. Therefore, the successful implementation of the Merdeka Curriculum requires ongoing support from schools and the government, including pedagogical training, provision of learning media, and the development of applicable assessment policies to achieve the goal of meaningful and student-centered learning.
RANCANG BANGUN MEDIA DIMETA-AR PADA PEMBELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR Maharani, Aziza; Sofwan, Muhammad; Risdalina, Risdalina
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.8325

Abstract

This study is motivated by the need for IPAS (Science and Social Sciences) learning that provides concrete learning experiences, particularly for metamorphosis material, which is abstract and difficult for third-grade elementary students to visualize. Initial observations at SDN 111/1 Muara Bulian showed that teachers still rely on conventional media such as textbooks and static images, causing students to struggle in understanding the stages of metamorphosis in sequence. The purpose of this research is to develop an Augmented Reality–based Metamorphosis Diorama (DIMETA-AR) as an innovative learning solution capable of presenting interactive 3D objects that are more concrete, engaging, and aligned with the characteristics of Phase B learners. This research uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model, consisting of the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The media was developed using Canva for the physical diorama design and Assemblr EDU for creating 3D AR-based objects. Product validity was assessed by material experts, media experts, and language experts, while practicality was evaluated by teachers and students through questionnaires. The results of the study show that DIMETA-AR obtained a very high level of validity, achieving 97.5% from the material expert and the category of “very valid” from both the media and language experts. Practicality tests also indicate that the media was rated as “very practical” by teachers and students, with responses demonstrating that AR helped them understand metamorphosis more clearly and attractively. DIMETA-AR has been proven to enhance student engagement, encourage exploratory activities, and facilitate interactive, student-centered IPAS learning in accordance with the principles of the Merdeka Curriculum. Therefore, this media is appropriate for use in elementary science learning and has the potential to be further developed for other IPAS topics. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pembelajaran IPAS yang menuntut pengalaman belajar konkret, terutama pada materi metamorfosis yang bersifat abstrak dan sulit divisualisasikan oleh peserta didik kelas III Sekolah Dasar. Observasi awal di SDN 111/1 Muara Bulian menunjukkan bahwa guru masih mengandalkan media konvensional berupa buku teks dan gambar statis sehingga siswa kesulitan memahami tahapan metamorfosis secara runtut. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media Diorama Metamorfosis berbasis Augmented Reality (DIMETA-AR) sebagai solusi pembelajaran inovatif yang mampu menghadirkan objek 3D interaktif sehingga lebih konkret, menarik, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik fase B. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri atas tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Media dikembangkan menggunakan Canva untuk desain diorama fisik dan Assembler EDU untuk pembuatan objek 3D berbasis AR. Validitas produk dinilai oleh ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, sementara kepraktisan dinilai oleh guru dan siswa melalui angket. Hasil uji kepraktisan juga menunjukkan bahwa media dinilai “sangat praktis” oleh guru dan peserta didik, dengan respon yang menunjukkan bahwa AR membantu mereka memahami metamorfosis secara lebih jelas dan menarik. Media DIMETA-AR terbukti dapat meningkatkan keterlibatan siswa, mendorong aktivitas eksploratif, serta menghadirkan pembelajaran IPAS yang interaktif dan berpusat pada siswa sesuai prinsip Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, media ini layak digunakan dalam pembelajaran sains di sekolah dasar dan berpotensi dikembangkan untuk materi IPAS lainnya