Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PEMETAAN POTENSI KEMACETAN DI KECAMATAN MEDAN TEMBUNG, JL.TUASAN,SIDOREJO HILIR Sahala Fransiskus Marbun; Anggita Lydia Sirait; Balqis Aulia Mayvita; Nandita Septika Baeha; Nilfais Laia; Mesi Tambunan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemacetan merupakan kondisi kepadatan  lalu lintas akibat terhambatnya pergerakan kendaraan. Kemacetan lalu lintas terjadi ketika volume kendaraan terlalu tinggi dan kendaraan saling menghalangi, yang mengakibatkan kemacetan semakin parah dan berdekatan satu sama lain.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif .Teknik pengumpulan dari penilitian ini adalah observasi dan melakukan wawancara.Hasil dari penelitian ini pada   jam sibuk di pagi hari (06. 30 – 09. 00 WIB), kepadatan kendaraan lebih banyak dipicu oleh aktivitas masyarakat yang menuju tempat kerja dan sekolah. Di sisi lain, pada jam sibuk di sore (16. 30 – 19. 00 WIB), kepadatan meningkat disebabkan oleh arus balik dari tempat kerja  dan juga aktivitas dari perdagangan di sekitar jalan.Dan beberapa factor penyebabnya itu sebagai berikut: (1) Volume Kendaraan yang Tinggi,(2) . Keberadaan Pasar dan Pusat Perdagangan,(3) Kurangnya Infrastruktur karena setiap penduduk mempunyai keinginan dan preferensi yang berbeda, keragaman budaya suatu bangsa juga mempengaruhi bagaimana pendidikan berkembang.
PEMETAAN PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN KOTA MEDAN TAHUN 2014 – 2024 Kalsa Sijabat; Anggita lydia Sirait; Nilfais Laia; Anggun Citra Sari; Sahala Fransiskus Marbun
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika perubahan penggunaan lahan di Kota Medan selama periode 2014–2024 dengan memanfaatkan citra satelit multitemporal serta analisis Sistem Informasi Geografis (SIG). Pengolahan data dilakukan melalui tahap klasifikasi penutup lahan dan analisis spasial untuk menampilkan kondisi penggunaan lahan pada tahun 2014 dan 2024 serta mengidentifikasi arah dan besaran perubahan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang menonjol pada area terbangun, khususnya permukiman dan pusat aktivitas kota, yang mengalami ekspansi menuju kawasan pinggiran. Di sisi lain, area vegetasi dan persawahan menunjukkan penurunan cukup signifikan yang dipengaruhi oleh proses urbanisasi dan perluasan fisik kota. Perubahan tersebut membawa dampak lingkungan yang terlihat jelas, di antaranya peningkatan suhu wilayah perkotaan, berkurangnya ruang terbuka hijau, serta meningkatnya tekanan terhadap daya dukung lingkungan. Temuan ini menegaskan perlunya pengendalian pemanfaatan ruang dan penerapan strategi pembangunan berkelanjutan agar perkembangan Kota Medan tidak memberikan dampak negatif terhadap kualitas lingkungan dan keseimbangan ekologi kawasan
Analisis Kondisi Kimia Tanah pada Tanah di Jl. Pelajar Timur Berdasarkan pH Aktual, Potensial, Bahan Organik, dan Zat Kapur Rachel Mia Novriyanti Tobing; Nilfais Laia; Rely Noviyanti Lumbantobing; Nandita Septika Baeha; Nabila Putri Adha; Dwi Aulia Syafira Purba; David Perdinan Pangaribuan; Ahd. Aidil Fajri Lintang; Rahel Namisa Br Ginting
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah merupakan sumber daya alam yang memiliki peranan penting dalam mendukung kehidupan dan aktivitas manusia. Kondisi kimia tanah menjadi salah satu indikator utama dalam menentukan tingkat kesuburan tanah dan kualitas lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kimia tanah di Jalan Pelajar Timur, Kota Medan, melalui pengujian pH aktual, pH potensial, kandungan zat kapur, dan bahan organik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Sampel tanah diambil pada kedalaman 10–20 cm dan diuji menggunakan aquadest, larutan KCl 1 M, HCl 10%, dan H₂O₂ 10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH aktual tanah sebesar 7 (netral), sedangkan pH potensial sebesar 6 (agak asam). Pengujian menggunakan HCl 10% menunjukkan adanya reaksi berlebih yang mengindikasikan keberadaan zat kapur, sementara pengujian menggunakan H₂O₂ 10% menunjukkan reaksi lemah hingga sedang yang menandakan kandungan bahan organik tergolong rendah hingga sedang. Secara umum, kondisi kimia tanah di lokasi penelitian tergolong cukup baik untuk mendukung pertumbuhan tanaman, namun masih terdapat potensi keasaman tersimpan dan kandungan bahan organik yang belum optimal
Karakteristik Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Cangkang Telur Ditinjau dari Kandungan Unsur Hara N, P, dan K Dini Deswina Sagala; Nilfais Laia; Mesi Tambunan; Rahel Namisa Br. Ginting; Elfayetti Elfayetti; Elsa Kardiana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah cangkang telur merupakan salah satu limbah rumah tangga yang memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk organik cair karena mengandung berbagai mineral yang bermanfaat bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pupuk organik cair berbasis limbah cangkang telur ditinjau dari kandungan unsur hara nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K). Metode penelitian dilakukan melalui proses fermentasi limbah cangkang telur dengan penambahan bahan organik pendukung dan bioaktivator selama periode tertentu. Selanjutnya, pupuk organik cair yang dihasilkan dianalisis kandungan unsur haranya menggunakan metode laboratorium untuk mengetahui kadar N, P, dan K. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik cair berbasis limbah cangkang telur memiliki kandungan unsur hara yang berbeda-beda tergantung pada komposisi bahan dan lama fermentasi. Kandungan nitrogen berperan dalam pertumbuhan vegetatif tanaman, fosfor mendukung perkembangan akar dan pembungaan, sedangkan kalium berfungsi meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit dan memperbaiki kualitas hasil panen. Berdasarkan hasil analisis, pupuk organik cair dari limbah cangkang telur berpotensi dimanfaatkan sebagai alternatif pupuk ramah lingkungan yang dapat mendukung pertanian berkelanjutan sekaligus mengurangi pencemaran limbah organik rumah tangga.