Mulyadin, Wahyu
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Digital: Tantangan Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kota Bima Jariah, Nabila Ainun; Khairudin, Khairudin; Mulyadin, Wahyu
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.308

Abstract

Pendidik memiliki peran penting dalam pendidikan, terutama dalam proses belajar mengajar di era digital. Teknologi, terutama internet dan media sosial, memfasilitasi akses informasi, namun juga membawa tantangan, seperti penyebaran informasi tidak terverifikasi yang dapat mempengaruhi pemahaman agama dan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan teknologi dan media sosial dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPN 2 Kota Bima serta dampaknya terhadap pengembangan karakter peserta didik. Subjek penelitian ini adalah guru PAI dan peserta didik yang aktif menggunakan teknologi atau gadget di SMPN 2 Kota Bima. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan, mulai Desember 2024 hingga Februari 2025. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial dapat meningkatkan interaksi dan minat belajar peserta didik, namun juga membawa risiko penyebaran informasi yang tidak sesuai dengan nilai agama. Penelitian ini menyarankan peningkatan pelatihan guru dalam pemanfaatan teknologi serta penguatan pendidikan karakter agar sejalan dengan perkembangan teknologi yang pesat.
Implementasi Model Pembelajaran Berdiferensiasi pada Anak Usia Dini di TK Yaa Karim Kota Bima Nuraini, Nuraini; Ahmadin, Ahmadin; Mulyadin, Wahyu
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.331

Abstract

Pada penelitian ini konteks yang menjadi permasalahannya adalah bagaimana penerapan pembelajaran berdiferensiasi oleh pendidik di TK Yaa Karim Kota Bima serta bagaimana kendala yang dihadapi oleh guru di sekolah tersebut. Implementasi model pembelajaran berdiferensiasi pada anak usia dini di TK Yaa Karim Kota Bima bertujuan untuk memenuhi kebutuhan individual siswa dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik, minat, dan gaya belajar. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menggunakan metode observasi dan wawancara untuk mengumpulkan data yang relevan. Lokasi penelitian ini yaitu di TK Yaa Karim Kota Bima yaitu yang beralamat di Kelurahan Pena Na’e Kecamatan Raba Kota Bima, sedangkan waktu penelitian yaitu di bulan Februari sampai pada bulan Maret tahun 2025. Subjek penelitian sendiri yaitu guru kelas TK B 2 dan Kepala Sekolah TK Yaa Karim Kota Bima yang memahami alur dan teori pembelajaran berdiferensiasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di TK Yaa Karim Kota Bima melakukan pemetaan kebutuhan siswa untuk merancang pembelajaran yang sesuai. Mereka menyediakan beragam konten dan metode pengajaran, serta menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Meskipun terdapat tantangan seperti waktu persiapan yang lebih lama dan keterbatasan media pembelajaran, penerapan model ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan kreativitas anak. Pentingnya dukungan pelatihan bagi guru dan penyediaan sumber daya yang memadai juga diidentifikasi sebagai faktor kunci untuk keberhasilan implementasi pembelajaran berdiferensiasi. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan pengembangan lebih lanjut dalam praktik pembelajaran untuk mengoptimalkan potensi anak usia dini di TK Yaa Karim. Implikasi dari penelitian mengenai judul di atas di ialah tentang peningkatan kualitas pembelajaran melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi serta kendala yang dihadapi oleh guru dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi di TK Yaa Karim Kota Bima.
HABITUATION OF RELIGIOUS VALUES AT AN EARLY AGE: STRATEGIES, CHALLENGES AND OPPORTUNITIES Hadi, Julfan; Hendra; Mulyadin, Wahyu
El Midad Vol. 17 No. 2 (2025): EL MIDAD: JURNAL JURUSAN PGMI
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v17i2.13450

Abstract

This study looks at how Islamic values are taught to young children through daily habits. It focuses on TK Alam J. A Warraihan, an Islamic early childhood school. The research uses a qualitative case study method. Data was collected through observations, interviews, and documents. Teachers, students, and parents were the primary sources of information. The study found that Islamic values are taught through daily routines. These include prayers, polite behavior, and learning in nature. These routines help children grow in mind, heart, and action. Key factors that support this method include teachers being good role models, learning in a natural setting, and parents helping at home. However, there are also challenges. These include limited time, lack of resources, and differences in family backgrounds. This study shows the strengths and weaknesses of using daily habits to teach religion. It adds to ideas about how to build character in Islamic schools. It highlights the value of learning through authentic experiences. The model can be used in other schools to support spiritual and child-centered learning.
Pendekatan Multidisipliner Sains Sosial dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Saifuddin; Atmaja, Kusuma; Mulyani, Surtimah; Ainun, Amma; Ilham; Mulyadin, Wahyu; Abdillah Putra, Andy
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37573

Abstract

This study examines the implementation of a multidisciplinary social science approach in Islamic Religious Education (PAI) learning. The problem underlying this research is the dominance of normative and textual teaching methods that cause students to have limited contextual understanding of Islamic values in social life. The purpose of the study is to analyze how the integration of social sciences such as sociology, anthropology, psychology, and history in PAI learning can enhance students’ critical thinking, social awareness, and holistic understanding of Islamic teachings. This research employed a qualitative descriptive method, with data collected through classroom observations, in-depth interviews with teachers and students, and documentation analysis. The results show that the application of a multidisciplinary approach makes the learning process more interactive, contextual, and meaningful. Students demonstrate a better ability to relate Islamic values to contemporary social issues, such as tolerance, environmental awareness, and social justice. In addition, this approach contributes positively to the development of students’ character, including empathy, responsibility, and respect for diversity. Thus, the multidisciplinary social science approach is proven to be effective in strengthening the relevance of PAI learning in responding to the challenges of modern society.
MEMBANGUN GROWTH MINDSET MELALUI UMPAN BALIK DESKRIPTIF: STUDI KUALITATIF PADA PEMBELAJARAN FIKIH Farhaty, Mutiah; Masita; Mulyadin, Wahyu
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39257

Abstract

This research is motivated by the dominance of students' fixed mindsets in Islamic jurisprudence (Fiqh) learning, which are dogmatic and focused solely on numerical values. The aim of the research is to explore the implementation of descriptive feedback to develop students' growth mindsets in the Hudud (Islamic Law) material. Using a qualitative case study method, data was collected through participant observation, document analysis, and semi-structured interviews in class XI IPAS 3 of MAN 2 Kota Bima. The results show that providing narratives to improve students' thought processes significantly reduces cognitive anxiety and increases students' confidence in expressing their opinions. In conclusion, descriptive feedback effectively shifts the learning paradigm from merely memorizing legal status to understanding logical-analytical reasoning. This research recommends a shift from absolute numerical assessment to constructive narrative guidance.