Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Nilai Piil Pesenggiri bagi Generasi Muda di Era Globalisasi Ditinjau dari Perspektif Sosiologi Hukum Bagus Putra Setiawan; Febra Anjar Kusuma; Dewi Ayu Nawang; Susilo, Susilo; Erniyanti, Erniyanti
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v4i1.4938

Abstract

Piil Pesenggiri is a philosophy of life of the Lampung people that emphasizes self-esteem, honor, and social norms in community life. These values include nemui nyimah (friendliness), nengah nyappur (adaptiveness), sakai sambayan (mutual cooperation), and juluk adek (maintaining dignity). However, globalization and modernization have caused a shift in its application, especially among the younger generation. This study aims to analyze the application of Piil Pesenggiri and the challenges faced from a legal sociology perspective, which includes social norms, social control, customary law, and modernization integration. This study uses a qualitative method with a descriptive approach and thematic analysis of relevant literature. The results of the study indicate that individualism, the influence of social media, and urbanization are the main factors that weaken the application of Piil Pesenggiri values. In addition, the decreasing role of the family and the lack of integration of cultural values in education also accelerate the degradation of this culture. The implications of this study confirm that although the values of Piil Pesenggiri face challenges, these values still have an important role in shaping the identity and social character of the Lampung community. Therefore, preservation strategies such as cultural education, family roles, revitalization of traditions, and the use of digital technology must be implemented so that these values remain relevant and can be passed on to future generations.
Resistensi Masyarakat Pada Penggusuran Studi Kasus Kota Bandar Lampung Hermansyah, Herbiyansa; Bagus Putra Setiawan; Agus Ananda; Abdul Halim; Umi Wahyutin; Qorry Ainaf; Indriani Anggita Putri
Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik | E-ISSN : 3031-8882 Vol. 2 No. 2 (2025): Januari - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/j54cjz59

Abstract

Penelitian ini mengkaji resistensi masyarakat terhadap penggusuran paksa di Kelurahan Sukarame Baru dan Desa Sabah Balau, Bandar Lampung, oleh Pemerintah Provinsi Lampung. Penggusuran dilakukan atas dasar klaim hukum atas tanah negara, namun dihadapkan dengan kenyataan sosial bahwa warga telah menghuni lahan tersebut secara turun-temurun. Metode kualitatif digunakan melalui studi pustaka dan analisis kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penggusuran dilakukan tanpa pendekatan partisipatif dan tanpa kompensasi yang layak, sehingga menimbulkan dampak sosial, ekonomi, dan psikologis yang signifikan bagi warga terdampak. Studi ini menyoroti pentingnya prinsip keadilan sosial, partisipasi masyarakat, dan perlindungan hak atas tempat tinggal dalam kebijakan pengadaan tanah. Rekomendasi kebijakan diarahkan pada model penyelesaian konflik agraria yang adil dan berkelanjutan melalui pendekatan partisipatif dan reforma agraria.