Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Prediksi Tingkat Produksi Padi di Kota Mataram dengan Metode Least Square Hamdiah, Yulinda Raudatul; Jannah, Rafaatul; Choirunnisa, Fajarani; Robbaniyyah, Nuzla Af’idatur; Rusadi, Tri Maryono
Basis : Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 4 No. 1 (2025): BASIS: Jurnal Ilmiah Matematika
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/basis.v4i1.1470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model prediksi jumlah produksi padi di Kota Mataram pada tahun 2024-2029 dengan menggunakan metode Least Square. Berdasarkan data historis produksi padi dari tahun 2018 hingga 2023, hasil prediksi menunjukkan bahwa produksi padi di Kota Mataram pada tahun 2024 diperkirakan mencapai 16.701 ton dan akan terus meningkat setiap tahunnya, dengan perkiraan mencapai 17.161 ton pada tahun 2029. Tingkat kesalahan prediksi yang sangat rendah dengan menggunakan MAPE sebesar 0,28%, menunjukkan bahwa model ini sangat akurat dan dapat digunakan sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan untuk masa depan.
PEMBUATAN BATU BATA RINGAN DARI SAMPAH PLASTIK DAN CAMPURAN FLY-ASH SEBAGAI BENTUK PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA WISATA BONJERUK Anang Fakhrrurahman; Kumala, Malya; Rosalia, Lutfiah Ayu; Siptiani, Eka; Ambarwati, Zaskia Putri; Hamsy, Lalang Setiawan; Setiawan, Yahya; Sari, Mauliya Alina; Jannah, Rafaatul; Misrohatun, Misrohatun; Mahendra, Yusril Iza; Ngudiyono, Ngudiyono
Jurnal Wicara Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v3i2.6768

Abstract

The Community Service Program (KKN) of Mataram University in Bonjeruk Village aims to address the issue of plastic waste management by educating the community on utilizing waste into economically valuable products. One of the proposed solutions is training in the production of lightweight bricks made from plastic waste mixed with fly ash from the Jeranjang Steam Power Plant (PLTU Jeranjang). The activities are carried out through a participatory approach, involving the community in various stages, including an initial survey, socialization, training, mentoring, as well as documentation and publication. The brick-making process includes burning plastic waste, mixing it with fly ash and used oil, molding, cooling, and drying before it is ready for use. The results of this program indicate that processing plastic waste into lightweight bricks can be an innovative and sustainable solution for reducing waste while also providing economic opportunities for the people of Bonjeruk Village.
PEMBUATAN BATU BATA RINGAN DARI SAMPAH PLASTIK DAN CAMPURAN FLY-ASH SEBAGAI BENTUK PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA WISATA BONJERUK Anang Fakhrrurahman; Kumala, Malya; Rosalia, Lutfiah Ayu; Siptiani, Eka; Ambarwati, Zaskia Putri; Hamsy, Lalang Setiawan; Setiawan, Yahya; Sari, Mauliya Alina; Jannah, Rafaatul; Misrohatun, Misrohatun; Mahendra, Yusril Iza; Ngudiyono, Ngudiyono
Jurnal Wicara Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v3i2.6768

Abstract

The Community Service Program (KKN) of Mataram University in Bonjeruk Village aims to address the issue of plastic waste management by educating the community on utilizing waste into economically valuable products. One of the proposed solutions is training in the production of lightweight bricks made from plastic waste mixed with fly ash from the Jeranjang Steam Power Plant (PLTU Jeranjang). The activities are carried out through a participatory approach, involving the community in various stages, including an initial survey, socialization, training, mentoring, as well as documentation and publication. The brick-making process includes burning plastic waste, mixing it with fly ash and used oil, molding, cooling, and drying before it is ready for use. The results of this program indicate that processing plastic waste into lightweight bricks can be an innovative and sustainable solution for reducing waste while also providing economic opportunities for the people of Bonjeruk Village.
Analisis Perbandingan Metode Modified Distribution, Improved Zero Point, dan Modified Zero Suffix untuk Meminimalkan Biaya Transportasi Jannah, Rafaatul
Semeton Mathematics Journal Vol 3 No 1 (2026): April
Publisher : Program Studi Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/semeton.v3i1.368

Abstract

Masalah transportasi fuzzy menangani pasokan, permintaan, dan biaya menggunakan bilangan fuzzy, yang mengkonversi ke nilai crisp melalui Robust Ranking sebelum dioptimalkan dengan metode Modified Distribution (MODI), Improved Zero Point, dan Modified Zero Suffix. Teknik ini dipillih karena memberikan hasil akurat dibandingkan rumus rata-rata biasa, perhitungannya mempertimbangkan seluruh nilai dalam bilangan fuzzy, sehingga informasi menjadi lebih representatif. Tujuan utama penelitian ini adalah menentukan alokasi barang yang meminimalkan total biaya fuzzy sekaligus memenuhi batasan persediaan dan permintaan fuzzy. MODI adalah metode umum yang digunakan untuk menentukan sel kosong penghemat biaya dengan menentukan solusi awal terlebih dahulu, sementara Improved Zero Point memulai langkah alokasi dari biaya tertinggi dari hasil reduksi baris dan kolom, sedangkan Modified Zero Suffix berbasis pencarian nilai suffix untuk penentuan urutan alokasi. Hasil Penelitian menunjukkan metode MODI paling optimal dengan biaya Rp9.099.196 diikuti Modified Zero Suffix Rp9.132.967, lalu Improved Zero Point Rp9.230.083. Hasil ini berhasil memberikan estimasi biaya yang lebih efisien dengan pengurangan biaya menggunakan metode MODI sebesar 6,32%, Improved Zero Point sebesar 4,98%, dan Modified Zero Suffix sebesar 5,98% dibandingkan biaya aktual. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode MODI paling direkomendasikan untuk menyelesaikan masalah transportasi fuzzy dalam upaya meminimalkan total biaya distribusi dengan tetap memenuhi batasan pasokan dan permintaan yang bersifat fuzzy dalam kasus PT. Tamarin Jaya.