Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI VOLUME EKSPOR KELAPA SAWIT INDONESIA Aldoni, Muhammad; Yamin, M.; Adriani, Dessy
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 3 (2024): Jurnal Agroteksos Desember 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i3.1302

Abstract

Indonesia sebagai negara produsen kelapa sawit terbesar didunia mempunyai tantangan tersendiri dalam memunuhi kebutuhan pasar ekspor internasional. Beberapa faktor mampu mempengaruhi volume ekspor CPO Indonesia dalam memenuhi kebutuhan konsumen di pasar internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengathui keterpengaruhan faktor-faktor yang menjadi variabel bebas dalam penelitian ini antara lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar, harga CPO internasional, harga CPO Malaysia, Harga Minyak Kedelai Dunia, dan Produksi CPO domestik. Analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 27. Beradasrkan hasil regresi analisis faktor yang mempengaruhi volume ekspor CPO, menyatakan bahwa variabel harga CPO Internasional, harga kedelai dunia, produksi CPO Domestik dan nilai Lag volume ekspor berpengaruh secara signifikan, sedangkan variabel nilai tukar dan harga CPO Malaysia tidak berpengaruh secara signifikan. Kata kunci: faktor-faktor, volume ekspor CPO, elastisitas.
The Role of High Pressure Processing in Maintaining Microbiological Safety and Flavor of Fresh and Minimally Processed Foods: A Mini Review Prayitno, Citra Pratiwi; Defira, Citra; Ichsan, Onne Akbar Nur; Sujatmiko, Harumi; Saputra, Doris; Lestari, Windi; Aldoni, M.
Journal of Food and Agricultural Product Vol. 5 No. 2 (2025): JFAP
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jfap.v5i2.7236

Abstract

The microbiological safety of fresh food products is a crucial challenge in the food industry, mainly due to the high prevalence of pathogenic microorganisms such as Salmonella spp., Escherichia coli, and Listeria monocytogenes. At the same time, there is an increase in consumer demand for fresh products with optimal organoleptic and natural nutritional qualities. High-Pressure Processing (HPP), as a non-thermal processing technology, offers an innovative solution to these problems. This mini review aims to examined the basic principles of HPP, its effectiveness in inactivating microorganisms, and its impact on the sensory attributes of various fresh food products. Various studies show that HPP can significantly reduce the number of microbes while maintaining the organoleptic characteristics of fresh food products. Overall, HPP shows great potential as a future food processing technology that can bridge the need for safety and quality in fresh products. Keywords: High-Pressure Processing, food products, fresh food
MANAJEMEN RANTAI PASOK DAN LOGISTIK EKSPOR KELAPA: STUDI DESKRIPTIF PADA MASYARAKAT DESA TELUK PAYO KECAMATAN BANYUASIN II KABUPATEN BANYUASIN Muhamad Sidik; Muhammad Aldoni; M Sapri
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 3 (2025): Jurnal Agroteksos Desember 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i3.1551

Abstract

Ekspor komoditas pertanian berbasis pedesaan berperan penting dalam meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan pelaku usaha lokal. Buah kelapa merupakan salah satu komoditas perkebunan Indonesia yang memiliki potensi ekspor besar, namun keberhasilannya sangat ditentukan oleh pengelolaan rantai pasok, efisiensi logistik, dan strategi ekspor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses ekspor dan strategi ekspor buah kelapa di Desa Teluk Payo, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses ekspor buah kelapa di Desa Teluk Payo telah mencakup tahapan yang relatif lengkap, mulai dari pembelian dari petani, pengangkutan, sortasi, standarisasi, grading, pengemasan, hingga pengiriman dan pemenuhan administrasi ekspor. Meskipun alur operasional sudah terstruktur, praktik yang diterapkan masih bersifat tradisional dan berbasis pengalaman. Strategi ekspor yang diterapkan pelaku usaha meliputi pengendalian kualitas, kemitraan dengan importir, penanaman modal kepada petani, serta sistem pembayaran yang cepat dan fleksibel. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya ketimpangan posisi tawar dan asimetri informasi antara petani dan pelaku usaha dalam rantai nilai ekspor. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan standar mutu, kelembagaan petani, dan dukungan logistik untuk keberlanjutan ekspor kelapa berbasis pedesaan.