Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

WORKSHOP PEMBUATAN APLIKASI E-MARKETPLACE DASAR BERBASIS ANDROID UNTUK SISWA SMK 1 BENER MERIAH Diana Khairani Sofyan; Syarifah Akmal; Cut Ita Erliana; Sri Meutia; Muhammad Zakaria; Chalirafi
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i1.16710

Abstract

Workshop ini dirancang untuk membantu siswa memanfaatkan teknologi berbasis Android, yang sering dianggap hanya sebagai alat komunikasi dan cenderung bernilai negatif. Hal ini dikarenakan kurangnya pemahaman tentang penggunaannya secara optimal. Kegiatan workshop ini dilakukan agar siswa belajar tentang manfaat teknologi berbasis Android, yang seringkali bernilai negatif karena siswa tidak tahu cara menggunakannya dengan benar. Selain itu, siswa akan diajarkan tentang fakta bahwa media digital memiliki kemampuan untuk mengembangkan dan mempromosikan berbagai potensi wilayah. Mereka dapat menggunakan media sosial untuk meningkatkan pariwisata dan mendukung pertumbuhan UMKM di sekitarnya dengan memperkenalkan keunikan dan keindahan daerah, khususnya Bener Meriah. Ketika daerah tersebut dikenal luas karena keasrian, keramahannya, dan keunikannya, yang semuanya dapat disampaikan melalui media multimedia, hal ini akan berdampak positif. Selain itu, tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membangun aplikasi multimedia yang berhubungan dengan pasar, sehingga lebih banyak orang dapat mengetahui potensi Bener Meriah. Di era digital ini, mengintegrasikan pasar menjadi sangat penting untuk mempromosikan barang, keterampilan, dan potensi lokal. Selain itu, workshop ini akan memberi siswa wawasan tentang bagaimana teknologi digital dapat berkontribusi besar pada peningkatan ekonomi mikro maupun makro. Mereka akan belajar tentang bagaimana teknologi digital dapat menjadi katalis dalam transformasi ekonomi, pengembangan daerah, dan pengembangan potensi diri.
Inovasi Olahan Belimbing Wuluh Menjadi Sirup dan Manisan sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Desa Uteunkot Diana Khairani Sofyan; Amri; Syarifah Akmal; Armelia Dafrina; Alfian Mahendra; Athiyah Rana
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i3.18329

Abstract

Pengabdian ini berfokus pada isu rendahnya pemanfaatan potensi lokal Desa Uteunkot, khususnya tanaman belimbing wuluh yang melimpah namun belum dikelola secara optimal. Fokus pengabdian diarahkan pada pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan pengolahan pangan, penguatan kapasitas kewirausahaan, dan pengembangan pemasaran produk lokal. Tujuan pengabdian ini adalah menciptakan inovasi olahan belimbing wuluh menjadi produk bernilai ekonomi seperti sirup dan manisan, serta mendorong terbentuknya kelompok usaha mandiri berbasis desa. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif, edukatif, dan berbasis potensi lokal melalui pelatihan teknis produksi, pengemasan, pemasaran digital, serta edukasi gizi. Dampak yang diharapkan mencakup peningkatan pendapatan masyarakat, terbentuknya UMKM yang berdaya saing, serta penerapan metode pengolahan sederhana dan higienis yang berkelanjutan di tingkat rumah tangga.
PENDEKATAN LEAN HEALTHCARE DAN SIMULASI UNTUK MEMINIMASI WAKTU PELAYANAN PASIEN BPJS POLIKLINIK PENYAKIT DALAM Bella Delfira; Syarifah Akmal; Khairul Anshar
Jurnal Media Teknologi Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Media Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jmt.v12i2.5770

Abstract

RSUD Tuanku Rao merupakan rumah sakit tipe D yang berlokasi di Kabupaten Pasaman, memainkan peran penting dalam memberikan layanan kesehatan, khususnya bagi pasien BPJS. Namun, waktu tunggu rata-rata di Poliklinik Penyakit Dalam masih tinggi, yaitu 1 jam 26 menit, melebihi standar layanan maksimal 60 menit. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas waste paling kritis dalam proses rawat jalan BPJS dan mengusulkan strategi perbaikan menggunakan pendekatan Lean Healthcare dan simulasi. Metode yang diterapkan meliputi Value Stream Mapping (VSM), dan Value Stream Analysis Tools (VALSAT) untuk mengidentifikasi aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah. Data waktu layanan dikumpulkan melalui observasi langsung dan dianalisis menggunakan uji kecukupan dan independensi sebagai input untuk simulasi. Model Discrete-Event Simulation (DES) dikembangkan menggunakan perangkat lunak Arena untuk merepresentasikan sistem saat ini dan untuk mengevaluasi beberapa skenario perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waste paling kritis adalah “pasien menunggu dipanggil oleh perawat,” yang mencapai 7,17%. Waste signifikan lainnya termasuk “Petugas memasukkan data secara tidak benar,” “Pasien menunggu DPJP memeriksa pasien sebelumnya,” dan “Dokter mengubah resep karena tidak tersedia di apotek,” masing-masing sebesar 6,45%. Berdasarkan hasil simulasi, Skenario IV menggabungkan registrasi JKN Mobile dengan bridging system diidentifikasi sebagai pilihan terbaik, mengurangi waktu tunggu rata-rata menjadi 67,63 menit, atau penurunan 20,18% dibandingkan dengan kondisi simulasi awal sebesar 84,73 menit
REDESIGN KEMASAN SANJAI KHAS MINANGKABAU MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING DENGAN PENDEKATAN VALUE ENGINEERING Minel Sulistia Ningsih; Defi Irwansyah; Syarifah Akmal
Jurnal Media Teknologi Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Media Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jmt.v12i2.5773

Abstract

Pengemasan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk, terutama produk oleh-oleh yang dihasilkan oleh setiap daerah. SJM adalah salah satu UMKM yang mengolah keripik Sanjai yang menjadi oleh-oleh khas Minangkabau, Sumatera Barat. Namun SJM saat ini masih menggunakan kemasan yang sederhana, kurang informatif, serta tidak terlalu mencerminkan budaya khasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain ulang kemasan keripik sanjai dengan menggunakan metode Design Thinking dengan pendekatan Value Engineering. Dengan metode Design Thinking, melalui tahapan empati, mendefinisikan, menghasilkan ide, membuat prototipe, dan menguji untuk lebih memahami kebutuhan pelanggan serta menciptakan berbagai pilihan kemasan. Selain itu, metode Value Engineering akan menentukan nilai fungsional dari setiap alternatif dan efisiensi biayanya. Hasil penelitian membuktikan bahwa Alternatif I memiliki desain kemasan terbaik dengan nilai fungsional 3,747 dengan biaya produksi yang lebih ekonomis dibandingkan dengan alternatif lainnya. Desain kemasan yang dipilih terdiri dari standing pouch full printing yang terbuat dari bahan metalize, berukuran 17 × 29 cm dengan kapasitas 250 gram. Hasil uji membuktikan bahwa desain kemasan baru ini dipersepsikan lebih menarik, informatif, dan praktis, serta juga meningkatkan identitas budaya Minangkabau. Oleh karena itu, perubahan desain kemasan saat ini berhasil meningkatkan nilai fungsional dan daya saing produk tanpa membebani biaya bagi produsen.