Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Tentang Dismenore Di SMA Negeri 1 Godean Resti Mandela; Dita Kristiana
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.365

Abstract

Dismenore yaitu menstruasi yang disertai dengan rasa nyeri, nyeri intermiten menyertai pengeluaran darah haid yang akan terasa di perut bagian bawah dan nyeri   ini   akan muncul   sebelum, selama, ataupun setelah menstruasi. Dari data yang didapat dismenore yang buruk paling tinggi berada di Kabupaten Sleman yaitu sebesar 88.4% ini dikarenakan remaja putri yang kurang pengetahuannya tentang dismenore. Sehingga penting diberikan pendidikan kesehatan reproduksi pada kalangan remaja untuk meningkatkan derajat kesehatan remaja putri. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah penyuluhan dengan memperbaiki pengetahuan remaja putri tentang dismenore. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan tentang dismenore pada siswi SMA 1 Negeri 1 Godean. Metode penelitian ini menggunakan pre exsperiment desain dengan pendekatan Pretest-Posttest. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 responden siswi kelas X SMA 1 Negeri Godean dengan Teknik Sampling Total Sampling. Alat pengumpulan data menggunakan Kuesioner. Hasil penelitian menggunakan uji statistik Wilcoxon menunjukkan pengetahuan dan nilai p value = 0.000, Z= -6.710 sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan remaja putri tentang dismenore. Penelitian dilakukan setelah melakukan Uji Etik Penelitian Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.
Hubungan Hipertensi Dalam Kehamilan Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di RSUD Kota Yogyakarta 2023 Maisah; Dita Kristiana
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.393

Abstract

Bayi berat lahir rendah merupakan masalah yang signifikan yang terjadi di seluruh dunia dan menjadi salah satu penyebab tertinggi meningkatnya angka kematian neonatus. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya BBLR salah satunya adalah hipertensi. Ibu yang hamil dengan hipertensi lebih cenderung mengalami BBLR dikarenakan suplai oksigen dan nutrisi untuk janin menjadi berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hipertensi dalam kehamilan dengan kejadian bayi berat lahir rendah di RSUD Kota Yogyakarta. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah case control dengan pendekatan retrospektif, teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 60 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembar master tabel data melalui rekam medis. Data dianalisa dengan teknik analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Squere. Hasil uji Pearson Chi-Square Test pada kedua variabel menunjukkan nilai p value 0.000, dimana 0.000 < 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara hipertensi dalam kehamilan dengan kejadian BBLR di RSUD Kota Yogyakarta. Dan hasil Odds Ratio (OR) = 13,750 sehingga dapat diartikan bahwa ibu yang memiliki hipertensi dalam kehamilan mepunyai peluang 13,750 kali lebih besar melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah. Peneliti menyarankan agar ibu hamil lebih memahami dan menggali informasi lebih dalam tentang tanda bahaya pada kehamilan sebagai upaya pencegahan terjadinya kejadian bayi berat lahir rendah.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Perawatan Genetalia Dengan Kejadian Keputihan Di SMA Negeri 1 Jetis Nadila Hellena Imanda; Dita Kristiana; Anjarwati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.182

Abstract

Tingkat pengetahuan ialah tingkat kemampuan seseorang memperdalam ilmunya, misalnya dengan memecahkan masalah dalam hal konsep baru dan kemampuan belajar. Salah satu cara menjaga kesehatan reproduksi dengan menjaga kebersihan alat genetalia. Pencegahan ini memerlukan pengetahuan dan cara yang tepat agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Keputihan ialah keluarnya cairan dari alat kemaluan atau vagina yang dibedakan menjadi 2 yaitu keputihan fisiologis (keputihan normal) dan keputihan patologis (keputihan tidak normal). Data statistik (BKKBN) terdapat 62,5% remaja perempuan berumur 15-24 tahun di Yogyakarta pernah mengalami keputihan. Gejala keputihan patologis dialami oleh remaja putri berumur 15-24 tahun sekitar 31,8%. Hal ini menunjukkan bahwa remaja putri memiliki resiko tinggi terjadinya keputihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan remaja putri tentang perawatan genetalia dengan kejadian keputihan di SMA Negeri 1 Jetis. Metode penelitian ini berupa penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Responden berjumlah 188 responden, dengan sampel 68 remaja putri, pengambilan sampel secara Teknik simple random sampling menggunakan rumus Slovin dianalisis dengan uji Chi Square. Hasil penelitian diperoleh bahwa remaja putri memiliki pengetahuan yang baik tentang perawatan genetalia sebesar 92,6%, sedang 5,9%, kurang 1,5%, sedangkan untuk yang mengalami kejadian keputihan yaitu keputihan fisiologis 60,3%, patologis 39,7%. Hasil uji Chi Square diperoleh nilai sig (2-sided) sebesar = 0,017 (<0,05) yang menunjukkan bahwa adanya hubungan antara tingkat pengetahuan remaja putri tentang perawatan genetalia dengan kejadian keputihan di SMA Negeri 1 Jetis. Oleh karena itu pentingnya pengetahuan remaja putri tentang perawatan genetalia dapat ditingkatkan guna mencegah atau mengurangi terjadinya keputihan yang fisiologis maupun keputihan yang patologi.
Evaluasi Program Pemberian Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri Di SMP N 2 Wates Yogyakarta Wijaya, Yugi Wahyuni Putu; Siti Istiyati; Dita Kristiana
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.270

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada remaja putri akibat meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan dan menstruasi. Pemerintah telah menjalankan program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) sebagai salah satu upaya pencegahan. Meski demikian, implementasi dan keterlibatan remaja dalam program ini masih beragam. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui evaluasi program pemberian tablet tambah darah pada remaja putri di SMP N 2 Wates. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu remaja putri kelas VII dan VIII di SMP N 2 Wates. Sampel sebanyak 57 responden dipilih melalui teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis Google Form dan dianalisis secara univariat. Hasil dari penelitian ini yaitu sebagian besar remaja putri memiliki pengetahuan yang baik tentang anemia dan TTD (91,2%), serta menunjukkan sikap yang tinggi terhadap konsumsi TTD (64,9%). Dalam hal kepatuhan, mayoritas termasuk kategori patuh (87,7%), meskipun masih ditemukan responden yang belum mengonsumsi TTD secara rutin. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa aspek pengetahuan dan sikap responden terhadap konsumsi TTD relatif baik, namun masih terdapat variasi dalam kepatuhan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pihak sekolah dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan program.
Hubungan Dukungan Suami Dengan Tingkat Kejadian Depresi Postpartum Pada Ibu Pasca Melahirkan di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Sartika, Bella; Dita Kristiana
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 1 No. 4 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

THE RELATIONSHIP BETWEEN HUSBAND'S SUPPORT AND THE LEVEL OF POST-BIRTH DEPRESSION AT PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA HOSPITAL Bella Sartika¹, Dita Kristiana² ABSTRACT The negative impact of postnatal depression is not only experienced by the mother, but can have an impact on the child and their family as well. Mothers who experience postpartum depression are unable to care for their babies optimally, including being lazy about providing breast milk directly. Husband's support is one of the factors that influences the incidence of postpartum depression. The aim of this research is to determine the relationship between husband's support and the incidence of postpartum depression at PKU Muhammadiyah Hospital Yogyakarta in 2024. The research was conducted from August 2024 to November 2024 at PKU Muhammadiyah Hospital Yogyakarta. The research method employed was descriptive correlational with a cross-sectional design. The research was carried out in August 2024 - November 2024. The population of this study was all postpartum mothers who visited and had an examination at PKU Muhammadiyah Hospital, Yogyakarta. The total population was 136 respondents. The sampling technique was simple random sampling with a total of 58 postpartum mothers. Based on the statistical test output of non-parametric statistical tests using the Chi-square test with SPSS, the Asymp value was obtained. Sig. (2-tailed) 0.03, it can be concluded that Ha is accepted, which means there is a relationship between husband's support and the incidence of postpartum depression in postpartum mothers at PKU Muhammadiyah Yogyakarta Hospital, Ngupasan, Gondomanan District, Yogyakarta City, 2024. After conducting a correlation test, it was found The Pearson Chi-square value is 167, which means there is a relationship between husband's support and low postpartum depression. Husband's support is really needed by mothers in facing childbirth, with support from the people closest to them, mothers are able to get through the difficult times of childbirth, so that the incidence of depression in mothers giving birth can be reduced. Keywords       : Husband's Support, Postpartum, Depression   ¹Student  of  Bachelor  of  Midwifery  and  Midwifery  Professional  Education,  Universitas Aisyiyah Yogyakarta ²Lecturer of Midwifery and Midwifery Professional Education, Aisyiyah University, Yogyakarta