Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis hambatan pembelajaran dalam jaringan (daring) pada mata pelajaran ips peserta didik kelas v di sekolah dasar Aulia Diah Rahmawati; Siti Istiyati; Siti Kamsiyati
Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 3 (2022): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v10i3.64174

Abstract

This study aims to: (1) describe the barriers to the online learning process in social studies subjects experienced by teachers and students of grade-V SD Negeri 1 Krasak Boyolali, (2) describe solutions in overcoming the barriers of teachers and students in the online learning process at grade-V social studies subjects at SD Negeri 1 Krasak Boyolali. This study is a qualitative descriptive study. Research subjects include V-grade teachers, 10 V-grade students, principals. Data collection is conducted using passive participating observation techniques, document analysis and in-depth interviews. The validity test technique used is triangulation of methods and data sources. Data analysis techniques using interactive analysis techniques. The results of the research that have been carried out are that the obstacles that occur in the learning process are in the planning of teachers not making lesson plans because of the difficulty in preparing media and methods so that they use offline lesson plans. Barriers in the implementation of the application used, internet connection, implementation of media, implementation of methods, delivery of materials, facilities, assignments. Barriers to attitude assessment because teachers cannot meet directly with students. It can be concluded that in online learning, there are obstacles in the planning, implementation, and assessment.. So there are solutions to overcome obstacles by establishing communication between teachers regarding technology in online learning, the role of parents in supporting online learning activities, the time gap in task collection, the same assessment system. 
Analisis keterampilan sosial peserta didik dalam pembelajaran IPS kelas V sekolah dasar Alfina Nur Rizky; Siti Istiyati; Siti Kamsiyati
Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 2 (2022): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v10i2.64456

Abstract

This study aims to describe the social skills of students in social studies learning inclass V SD N Sondakan No. 11 Surkarta for the 2021/2022 academic year. This research is classified into qualitative descriptive research. The research was carried out in May-June 2022 which took place at SD N Sondakan No. 11 Surakarta. The subjects of this study were students of class V. Data collection techniques were through observation, questionnaire assessment, interviews, and documentation. Analysis of the data used is the analytical technique of Miles & Huberman through data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The validity of the data using triangulation techniques and sources. The results of the study showed that the average results of observations and questionnaires from 6 students were 72.70%. The average result of the highest aspect of social skills is the aspect of relationships with peers of 80.72%. The average result of the lowest aspect of social skills is the aspect of self-assertion of 60.93%. Overall, the research results can be concluded that students who are included in the good category of social skills students have appropriate, suitable, and not much different observations, questionnaires, and interviews scores, as well as students with fairly good and poor categories.
Ibm pengembangan masyarakat apgar score (‘Aisyiyah Peduli gerakan anak risiko stunting secara cepat, obyektif, responsif, efektif) Di Desa Banjarmangu, Banjarnegara Nurul Soimah; Riin Wahyu Hidaya; Siti Istiyati
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 6 No 1 (2025): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v6i1.1527

Abstract

Pengabdian Masyarakat dilakukan berdasarkan pada studi pendahuluan permasalahan mitra yaitu didapatkannya balita Stunting yang jumlahnya meningkat dari tahun sebelumnya,Masalah stunting masih terdapat anggapan bahwa keluarga malu jika anaknya tediagnosis mengalami stunting. Berdasarkan data desa Jumlah balita stunting yang terdata didesa Banjarmangu sujumlah 20 Balita yang terbagi menjadi 7 RT dan 3 RW, Berdasarkan data stunting maka solusi yang ditawarkan didapatkan kesepakatan dengan mitra yaitu Peningkatan pengetahuan dan kesadaran diharapkan angka stunting dapat turun menjadi 100%, Stunting balita penting untuk diintervensi melalui penyuluhan dan praktik tentang penyusunan menu sehat dan pola asuh yang baik melalui forum pengajian Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah. Pelaksanaan pelatihan diikuti oleh 8 ibu balita stunting,3 calon kader, 44 jama’ah pengajian rutin Jum’at siang PCA Banjarmangu Hasil pengetahuan tentang stunting didapatkan melalui pretes sebesar 5,8% berpengetahuan baik, 23,5% berpengetahuan sedang, 41,17 berpengetahuan kurang penyuluhan selama 1 jam dilanjutkan dengan tanya jawab dilakukan post tes dengan hasil ,8% berpengetahuan baik, 47,% berpengetahuan sedang, 37,5 % berpengetahuan kurang.
Pentingnya Kesehatan Seksual Dalam Penanganan Bencana Perspektif Dari RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Yekti Satriyandari; Siti Istiyati; Cesa Septiana
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.425

Abstract

Latar Belakang: Situasi bencana sering kali menempatkan kesehatan seksual sebagai isu yang terabaikan, padahal kebutuhan seksual tetap ada bahkan dalam kondisi darurat. Ketiadaan ruang privat, stres psikologis, dan tekanan sosial dalam pengungsian dapat meningkatkan risiko disfungsi seksual pada perempuan, terutama yang menggunakan kontrasepsi hormonal seperti suntik DMPA. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi problematika seksual perempuan pengguna KB hormonal dalam situasi bencana serta menyoroti pentingnya dukungan psikososial dalam penanganannya. Metode: Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan fenomenologi melalui wawancara mendalam terhadap 27 responden perempuan pengguna KB hormonal di wilayah terdampak bencana, dengan analisis tematik untuk menggali persepsi dan pengalaman mereka. Hasil: Mayoritas responden mengalami disfungsi seksual yang dipengaruhi oleh kombinasi faktor hormonal dan tekanan psikososial akibat bencana. Aktivitas seksual tetap dianggap penting sebagai mekanisme coping dan penguat relasi pasangan. Ketiadaan ruang privat menjadi hambatan utama, sehingga muncul aspirasi kuat untuk menyediakan "bilik mesra" di pengungsian sebagai bentuk dukungan kemanusiaan yang inklusif. Kesimpulan: Kesehatan seksual merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan dalam respon bencana. Pendekatan penanggulangan bencana yang berperspektif gender dan memperhatikan kebutuhan seksual dapat meningkatkan kesejahteraan psikososial penyintas, serta mencegah kekerasan berbasis gender.
Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta Ledy Suprihatin; Herlin Fitriani; Siti Istiyati
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 9 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v9i1.573

Abstract

Latar belakang anemia kehamilan adalah masalah kesehatan umum dapat membahayakan ibu dan bayi yang dikandungnya. Anemia pada ibu hamil adalah kadar hemoglobin (Hb) di bawah 11 g/dl. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasi, pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini 165 orang diambil sampel 63 responden. Teknik pengambiilan sampel dengan purposive sampling menggunakan analisis bivariat dengan uji stastistik spearman rank. Hasil penelitian diperoleh mayoritas responden yang mengalami anemia dan memiliki pola makan yang kurang baik berjumlah 30 orang (76,92%). Sementara itu, responden yang mengalami anemia namun memiliki pola makan yang baik berjumlah 9 orang (23,08%). Responden yang tidak mengalami anemia dengan pola makan baik dan kurang baik masing-masing berjumlah 12 orang (50,00%). Hasil analisis bivariat dengan uji korelasi Spearman Rank yaitu tingkat keeratan kedua variabel dilanjut pada nilai signifikansi sebesar 0,028<0.05 dapat disimpulkan bahwa Ha diterima, sehingga hipotesis penelitian ini menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Saran tenaga kesehatan untuk meningkatkan program edukasi dan pemantauan mengenai pola makan ibu hamil secara teratur, untuk menurunkan frekuensi kejadian anemia.
Pengaruh media komik terhadap hasil belajar IPAS materi daerahku kebanggaanku kelas V SDN Se-Gugus Budi Utomo Mondokan Riza Kurniawan; Siti Istiyati
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 2 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i2.106668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media komik terhadap hasil belajar IPS pada topik “Daerahku Kebanggaanku” pada siswa kelas V SDN Se-gugus Budi Utomo Mondokan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif Pre-Experimental Design dengan menggunakan pendekatan One Group Pre-test Post-Test. Dilakukan di tiga sekolah di gugus Budi Utomo, pengumpulan data menggunakan instrumen pre-test dan post-test, serta dokumentasi. Penelitian ini menilai validitas instrumen melalui validitas tes, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Analisis data melibatkan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-F. Hasil analisis menunjukkan F hitung sebesar 43,445, yang melampaui nilai F tabel sebesar 3,98, dengan tingkat signifikansi uji-F sebesar 0,001. Temuan ini menunjukkan bahwa F hitung jauh lebih tinggi daripada F tabel pada tingkat signifikansi 0,05, yang mengarah pada penolakan H0. Dapat disimpulkan dari analisis data bahwa media komik digital secara signifikan meningkatkan hasil belajar IPAS untuk siswa kelas lima.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEBERHASILAN TOILET TRAINING PADA ANAK USIA PRASEKLAH DI TK PERTIWI TERSAN GEDE 1: The Relationship Between Parenting Patterns And Toilet Training Success In Preschool Children Celyna Cahyaningsih; Siti Istiyati
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v16i1.1250

Abstract

Pelatihan toilet training bertujuan untuk melatih anak supaya dapat mengontrol dalam melakukan buang air kecil (BAK) dan buang air besar (BAB), sehingga terbentuk sikap disiplin dan mandiri pada anak. Keberhasilan atau kegagalan toilet training disebabkan oleh faktor intern atau faktor ekstern. Faktor intern yaitu berasal dari diri anak sendiri seperti kebiasaan fisik, psikologis, dan intelektual. Faktor ekstern yaitu berupa faktor dari orang tua ,lingkungan, pola asuh dan pengetahuan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan diketahuinya hubungan pola asuh orang tua dengan keberhasilan toilet training di TK Pertiwi Tersan Gede. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional, teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 35 responden. Instrumemn dalam penelitian ini yaitu menggunakian kuesioner. Uji hipotesis menggunakan chi square. Hasil penlitian menunjukkan bahwa orang tua yang menerapkan pola asuh demokratis sebanyak 27 responden (77,1%) berhasil dalam toilet training, pola asuh otoriter sebanyak 0 anak (0%), pola asuh permisif sebanyak 8 responden (22,9%) tidak berhasil dalam toilet training. Hasil uji statistik chi-square memperoleh nilai p = 0,000 (p < 0.05). sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan keberhasilan toilet training pada anak usia prasekolah di TK Pertiwi Tersan Gede 1. Diharapkan para guru – guru dapat mengajarkan kepada siswa siswi dalam toilet training seperti cara jongkok di kloset, cara cebok, cara menyiram setelah BAB atau BAK dan berkolaborasi dengan petugas kesehatan untuk penyuluhan mengenai toilet training.