Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

OPTIMALISASI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN TINDAK PIDANA INSES Elinda Novita Dewi; Alya Nabila Adistia; Ali Maskur
YUSTISI Vol 10 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v10i3.15296

Abstract

Rendahnya implementasi Undang-Undang perlindungan anak di Indonesia menunjukkan kurangnya optimalisasi terhadap perlindungan hukum tersebut. Hal ini ditunjukkan dengan adanya kasus persetubuhan anak dibawah umur dengan pelakunya adalah ayah terhadap anak kandungnya sendiri. Dimana buruknya tindak asusila orang tua tersebut, sehingga dalam hal ini penelitian yang akan dilakukan terkait tentang urgensi optimalisasi perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban tindak pidana inses dan upaya optimalisasi perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban tindak pidana inses. Disini penulis menggunakan metode yuridis normatif dalam meneliti peroblematika hukum. Dengan menanggapi permasalahan berdasarkan sudut pandang hukum yang bersumber pada peraturan hukum. Bahwa besarnya dampak terhadap korban yang ditimbulkan dari tindak pidana inses meliputi kondisi fisik dan kondisi psikisnya. Sehingga perlu melibatkan para penegak hukum dan lembaga kemasyarakatan yang khusus mengacu pada anak sebagai korban untuk mengoptimalkan perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban tindak pidana inses. Kata kunci: anak; perlindungan hukum; tindak pidana inses.
OPTIMALISASI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN TINDAK PIDANA INSES Elinda Novita Dewi; Alya Nabila Adistia; Ali Maskur
YUSTISI Vol 10 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v10i3.15296

Abstract

Rendahnya implementasi Undang-Undang perlindungan anak di Indonesia menunjukkan kurangnya optimalisasi terhadap perlindungan hukum tersebut. Hal ini ditunjukkan dengan adanya kasus persetubuhan anak dibawah umur dengan pelakunya adalah ayah terhadap anak kandungnya sendiri. Dimana buruknya tindak asusila orang tua tersebut, sehingga dalam hal ini penelitian yang akan dilakukan terkait tentang urgensi optimalisasi perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban tindak pidana inses dan upaya optimalisasi perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban tindak pidana inses. Disini penulis menggunakan metode yuridis normatif dalam meneliti peroblematika hukum. Dengan menanggapi permasalahan berdasarkan sudut pandang hukum yang bersumber pada peraturan hukum. Bahwa besarnya dampak terhadap korban yang ditimbulkan dari tindak pidana inses meliputi kondisi fisik dan kondisi psikisnya. Sehingga perlu melibatkan para penegak hukum dan lembaga kemasyarakatan yang khusus mengacu pada anak sebagai korban untuk mengoptimalkan perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban tindak pidana inses. Kata kunci: anak; perlindungan hukum; tindak pidana inses.
Optimalisasi Peran Mahasiswa Kkn Dalam Bidang Peningkatan Pendidikan Di Desa Kangkung Risma Sintiya Dewi; Pramita Khanifatul; Muhammad Akhdan; Den Ayu; Elinda Novita Dewi; Midian Savella; Herxi Thovan; Kasmuri Kasmuri
Pemberdayaan Masyarakat : Jurnal Aksi Sosial Vol. 1 No. 3 (2024): September : Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/aksisosial.v1i3.400

Abstract

Education is a crucial element in developing an individual's potential and intelligence. To carry out education effectively, teachers are needed who can teach in both formal and non-formal contexts. Our Community Service Program (KKN) was conducted in Kangkung Village, Kangkung District, with the main objective of providing community service and supporting the improvement of children's education in the village. Although the enthusiasm and learning spirit of the children in Kangkung Village is very high, the shortage of teaching staff is a major obstacle in achieving maximum education. This article is entitled "Optimizing the Role of KKN Students as Teachers in Improving Education in Kangkung Village." This research uses the Participatory Action Research (PAR) method and conducts field observations to identify potential and problems in the village. The results of KKN activities provide an overview of the enthusiasm and enthusiasm of children and the community for the role of students as teaching staff in supporting education in Kangkung Village through various formal and non-formal education activities carried out by KKN Group 114.