Sholihah, Baqiyatush
Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

EVALUASI DAN SUPERVISI PROGRAM PEMBELAJARAN AL-QUR’AN DI SEKOLAH DASAR ISLAM BILINGUAL AN-NISSA SEMARANG Baqiyatush Sholihah
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 15, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v15i1.718

Abstract

Banyak sekolah yang memberikan pendidikan al-Qur’an sebagai upayameningkatkan mutu siswa dalam bidang keagamaan. Salah satu sekolahyang memberlakukan program pembelajaran al-Qur’an adalah SekolahDasar Islam Bilingual An-Nissa, yakni Baca Tulis al-Qur’an (BTQ) dan tahfidz (hafalan). Sebagaimana progam-progam pendidikan yang lain,progam tahfidz dan BTQ juga harus dievaluasi dan disupervisi. Evaluasi inidimaksudkan untuk melihat keterlaksanaan dan ketercapaian program,efektivitas dan efisiensinya, menemukan faktor-faktor pendukung danpenghambat program, serta menemukan langkah-langkah supervisisebagai program pembinaan yang komprehensif. Dari evaluasi yangpenulis lakukan dapat disimpulkan beberapa hal. Pertama, keterlaksanaan program yang mencakup pemenuhan standar isi, standar proses, standar tenaga didik, standar sarana prasarana pembelajaran, standar penilaian, dukungan internal dan eksternal masih berada pada level yang rendah sehingga berimbas pada tingkat ketercapaian yang rendah pula. Kedua, pembelajaran yang ada selama ini masih belum efektif dan efisien. Ketiga, faktor-faktor penghambat program tahfidz dan BTQ adalah kurangnya kompetensi profesional guru, kurangnya sarana pembelajaran, kurangnya alokasi waktu, dan juga kurangnya perhatian dari orang tua siswa. Faktor pendukung program adalah kecerdasan siswa yang memadai. Keempat, langkah-langkah yang diambil sebagai bagian dari supervisi adalah dengan mengubah mindset siswa dan guru, memberikan bimbingan pada siswa dan guru secara rutin. Many schools provide Qur'an  education as an effort to improve the qualityof students in the religious field. One of the schools that implements theQur'an learning program is Islamic Bilingual Primary School of An-Nissa.That program is BTQ (reciting and writing al-Quran) and Tahfidz (memorizing al-Qur’an). As with other educational programs, Tahfidz and BTQ programs must also be evaluated and supervised. This evaluation isintended to see the program's implementation and achievement,effectiveness and efficiency, to discover the program's supporting andinhibiting factors, and to find supervisory measures as a comprehensivedevelopment program. From the evaluation conducted by the author couldconclude several things. First, the implementation of the program thatcovering the fulfillment of the content standards, process standards, thestandard of the students, the standard of learning infrastructure facilities,the appraisal standards, internal and external support were still at a low level so that also impacted on the low level of achievement. Second, the existing learning has not been effective and efficient. Third, the inhibiting factors of tahfidz and BTQ programs are the lack of professional competence of teachers, lack of learning tools, lack of time allocation, and also lack of attention from students’ parents. The supporting factor of the program is sufficient student intelligence. Fourth, the steps taken as part of the supervision were to change the mindset of students and teachers and provided guidance to them on a regular basis.
Student Affairs Management In Pesantren-Based Formal Madrasah Baqiyatush Sholihah
Almarhalah Vol 4, No 2 (2020): Almarhalah
Publisher : STIT Al-Marhalah Al-Ulya Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38153/almarhalah.v4i2.40

Abstract

This research studied about student affairs management in Madrasah Aliyah Tajul Ulum as pesantren-based formal madrasah before the madrasah was divided into two for boys and girls (banin and banat). Management aspects here are planning, organizing, staffing, leading, and evaluating. Student affairs scopes are admission of students, orientation of new students, counseling services for students, extra-curricular and co-curricular, development of superior achievement, and tracking of alumnus. This study used qualitative method. The data gained through some techniques, they are interview, observation, and documentation. Interview was done with prominent figures such as principal, vice-principal, staffs that handle student activities, and the managers of pesantren (pengurus pondok). Those techniques are aimed to gain information to answer the research questions. First question: how is the student affairs management in Madrasah Aliyah Tajul Ulum as pesantren-based formal madrasah, the second: what are the supporting and inhibiting factors of student affairs management in Madrasah Aliyah Tajul Ulum. Based on the research, could be concluded that MATU has applied the management functions in admission of students, orientation of new students, counseling services for students, extra-curricular and co-curricular, development of superior achievement, but there is a big lack in the matter of tracking of alumnus, there is no adequate management related to alumnus. Even the supporting factors in student affairs management over there are: attractive environmental condition because there are many pesantrens among the madrasah, cooperative society among the madrasah, cooperative pesantren parties, madrasah’s human resources that almost have educational back-ground of pesantren. Inhibiting factors: lack of fund, the economic level of students’ parents, inadequate number of classrooms, the diversity of students’ backgrounds, shortage of administrative staffs which affects student management.
Manajemen Sarana dan Prasarana dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran Eling Retno Kholifah; Baqiyatush Sholihah
Jawda: Journal of Islamic Education Management Volume 4 Number 2 October 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jawda.v0i0.0.20594

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen sarana dan prasarana dan implikasinya di Madrasah Aliyah An-Nur Tangkit Muaro Jambi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil Penelitian menunjukan bahwa (1) Manajemen saran dan prasarana di Madrasah Aliyah An-Nur Tangkit dimulai dari perencanaan, pengadaan, inventarisasi, pemeliharaan, dan penghapusan sarana dan prasarana. Pelaksanaan manajemen sarana dan prasarana dilaksanakan oleh oleh kepala madrasah, waka sarana dan prasarana, serta staf Madrasah Aliyah An-Nur. Pelaksanaan manajemen sarana dan prasarana di Madrasah Aliyah An-Nur sudah berjalan optimal namun, masih membutuhkan pengembangan lagi khususnya dalam kegiatan inventarisasi sarana dan prasarana. (2) Implikasi dari manajemen sarana dan prasarana, yakni: membantu guru dalam penyampaian materi, memudahkan siswa dan siswi dalam pemahaman materi dan meluluskan siswa dan siswi yang berprestasi.
Manajemen Sarana dan Prasarana dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran Kholifah, Eling Retno; Sholihah, Baqiyatush
Jawda: Journal of Islamic Education Management Volume 4 Number 2 October 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jawda.v0i0.0.20594

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen sarana dan prasarana dan implikasinya di Madrasah Aliyah An-Nur Tangkit Muaro Jambi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil Penelitian menunjukan bahwa (1) Manajemen saran dan prasarana di Madrasah Aliyah An-Nur Tangkit dimulai dari perencanaan, pengadaan, inventarisasi, pemeliharaan, dan penghapusan sarana dan prasarana. Pelaksanaan manajemen sarana dan prasarana dilaksanakan oleh oleh kepala madrasah, waka sarana dan prasarana, serta staf Madrasah Aliyah An-Nur. Pelaksanaan manajemen sarana dan prasarana di Madrasah Aliyah An-Nur sudah berjalan optimal namun, masih membutuhkan pengembangan lagi khususnya dalam kegiatan inventarisasi sarana dan prasarana. (2) Implikasi dari manajemen sarana dan prasarana, yakni: membantu guru dalam penyampaian materi, memudahkan siswa dan siswi dalam pemahaman materi dan meluluskan siswa dan siswi yang berprestasi.
Strengthening Students' Religious Character Education Through Character Apple Activities at SD Negeri Ngaliyan 01 Handayani, Riskiya Putri; Sholihah, Baqiyatush; Fihris, Fihris
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Directorate of Research and Community Service, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpka.v16i2.82876

Abstract

This research provides an important contribution in understanding the application of character apples as a medium for forming students' religious values at SDN Ngaliyan 01 Semarang City. Apple activities carried out regularly have proven to be effective in helping students internalize religious values, such as discipline, honesty, cleanliness and concern for others. The results of this research are in line with the Value Theory developed by Milton Rokeach, which emphasizes the importance of habits and social support in forming fundamental values in individuals. Routine practices such as group prayer and conveying moral messages help internalize values in students. The research also identifies barriers, such as religious diversity and time constraints, and offers solutions. With evidence of the positive impact of character apples, this research provides guidance for schools and stakeholders to form a moral and spiritual generation. Apart from that, the role of teachers and school principals as role models is also emphasized as the main element in supporting the significant strengthening of students' religious values. This research not only strengthens religious character education efforts but can also be an inspiration for other schools in developing similar programs on an ongoing basis.