Santoso, Clarinta Fadheela
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan Pembelajaran Kimia Melalui Aplikasi Chemistry Access di SKH IT YARFIN Intana Bilqis, Ega Viranti; Santoso, Clarinta Fadheela; Jasmin, Maulina; Rizky Salman; Lestari Kumala Dewi; Yuli Rahmawati
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 3 Nomor 1, Juni 2024
Publisher : PT. Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/

Abstract

This article discusses the development of an Android-based multimedia application as a chemistry learning media for visually impaired students on the topic of electrolyte and non-electrolyte solutions. This multimedia application is named Chemistry Access. Chemistry Access was developed to meet the needs of inclusive learning media for visually impaired students. The application development process includes needs analysis, design, creation, testing, and evaluation. The results showed that Chemistry Access could improve visually impaired students' understanding of electrolyte and non-electrolyte solutions materials. The students and teachers' responses to this application were also positive. Based on the evaluation results, it can be concluded that Chemistry Access is effectively used as an inclusive chemistry learning media that meets the special needs of visually impaired students.  Abstrak Artikel ini membahas tentang pengembangan aplikasi multimedia berbasis android sebagai media pembelajaran kimia untuk siswa tunanetra pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Aplikasi multimedia ini diberi nama Chemistry Access. Chemistry Access dilakukan untuk memenuhi kebutuhan media pembelajaran yang inklusif bagi siswa tunanetra. Proses pengembangan aplikasi meliputi tahap analisis kebutuhan, desain, pembuatan, uji coba, hingga evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Chemistry Access mampu meningkatkan pemahaman siswa tunanetra terhadap materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Respon siswa dan guru terhadap aplikasi ini pun positif. Berdasarkan hasil evaluasi, dapat disimpulkan bahwa Chemistry Access efektif digunakan sebagai media pembelajaran kimia yang inklusif bagi kebutuhan khusus siswa tunanetra.  
Penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos Cair untuk Meningkatkan Keterampilan Guru Kimia dalam Pengelolaan Limbah Rumah Tangga Nanda, Elsa Vera; Suryani, Elma; Santoso, Clarinta Fadheela; Az-Zahra, Shakira; Zeral, Lauzer
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18023

Abstract

Pendahuluan: Limbah rumah tangga seperti sisa sayur, buah, dan nasi basi dapat diolah menjadi kompos cair yang bermanfaat bagi tanaman, sekaligus mengurangi penumpukan sampah dan pencemaran lingkungan, termasuk penurunan kualitas air bersih. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru kimia dalam mengintegrasikan konsep kimia dengan praktik sehari-hari serta mendorong pembelajaran kontekstual di kelas. Metode: Pretest, sosialisasi, demonstrasi, postest, diskusi tanya jawab, dan evaluasi. Sebanyak 18 guru kimia dari MGMP Kimia Jakarta Timur 2 mengikuti kegiatan ini. Para peserta dilatih mengelola limbah rumah tangga menjadi pupuk kompos cair dan mempraktikkannya dalam pembelajaran melalui praktikum, sehingga turut mengurangi sampah di lingkungan sekolah. Hasil: Peserta berhasil membuat pupuk kompos cair dari limbah rumah tangga serta memahami proses dan bahan yang digunakan. Kesimpulan: Pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan dan pemahaman 18 guru kimia dalam membuat dan menggunakan kompos cair, termasuk penggunaan EM4, serta mendukung upaya pengurangan pencemaran lingkungan.
Pelatihan Pembelajaran Kimia Melalui Aplikasi Chemistry Access di SKH IT YARFIN Bilqis, Ega Viranti Intana; Santoso, Clarinta Fadheela; Jasmin, Maulina; Salman, Rizky; Dewi, Lestari Kumala; Rahmawati, Yuli
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 3 Nomor 1, Juni 2024
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0301.01

Abstract

Abstract This article discusses the development of an Android-based multimedia application as a chemistry learning media for visually impaired students on the topic of electrolyte and non-electrolyte solutions. This multimedia application is named Chemistry Access. Chemistry Access was developed to meet the needs of inclusive learning media for visually impaired students. The application development process includes needs analysis, design, creation, testing, and evaluation. The results showed that Chemistry Access could improve visually impaired students' understanding of electrolyte and non-electrolyte solutions materials. The students and teachers' responses to this application were also positive. Based on the evaluation results, it can be concluded that Chemistry Access is effectively used as an inclusive chemistry learning media that meets the special needs of visually impaired students.  Abstrak Artikel ini membahas tentang pengembangan aplikasi multimedia berbasis android sebagai media pembelajaran kimia untuk siswa tunanetra pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Aplikasi multimedia ini diberi nama Chemistry Access. Chemistry Access dilakukan untuk memenuhi kebutuhan media pembelajaran yang inklusif bagi siswa tunanetra. Proses pengembangan aplikasi meliputi tahap analisis kebutuhan, desain, pembuatan, uji coba, hingga evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Chemistry Access mampu meningkatkan pemahaman siswa tunanetra terhadap materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Respon siswa dan guru terhadap aplikasi ini pun positif. Berdasarkan hasil evaluasi, dapat disimpulkan bahwa Chemistry Access efektif digunakan sebagai media pembelajaran kimia yang inklusif bagi kebutuhan khusus siswa tunanetra.
Transformasi Rambut Jagung Menjadi Teh Herbal Antidiabetes: Program Pelatihan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Majalengka Santoso, Clarinta Fadheela; Nanda, Elsa Vera; Suryani, Elma; Santika, Gusman; Nuraini, Hanif Afifah; Jannah, Zalfaa Midtakhul; Abidah, Zana Niswah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20540

Abstract

Background: Kabupaten Majalengka memiliki potensi besar di sektor pertanian, khususnya jagung (Zea mays L.), yang menghasilkan limbah rambut jagung dalam jumlah melimpah dengan produksi jagung di wilayah ini mencapai 125.395 ton per tahun. Rambut jagung diketahui mengandung senyawa bioaktif berpotensi sebagai antidiabetes, namun pemanfaatannya belum optimal. Tujuan program pengabdian ini adalah mentransformasi limbah menjadi produk yang bermanfaat serta memberdayakan masyarakat melalui pelatihan pengolahan rambut jagung menjadi teh herbal antidiabetes dengan tambahan jahe (Zingiber officinale Roscoe) dan lemon (Citrus limon (L.) Osbeck). Metode: Metode kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan dan sosialisasi, pelatihan produksi teh herbal, edukasi kesehatan, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta yang merupakan Ibu-ibu Rumah Keluarga Indonesia (RKI). Pelatihan berlangsung selama 1 hari. Hasil: Hasil menunjukkan peserta antusias dan memperoleh pengetahuan baru mengenai potensinya sebagai agen antidiabetes, pemanfaatan rambut jagung sebagai bahan baku, serta pengolahannya menjadi teh herbal bernilai kesehatan. Dari hasil tanya jawab dan wawancara singkat dengan peserta, menunjukan bahwa sebagian besar peserta tertarik untuk mempraktekan sendiri dan mengimbaskan ilmu yang diperoleh kepada rekan-rekan di komunitas mereka. Kesimpulan: program ini berpotensi meningkatkan keterampilan masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, serta mendorong pengelolaan limbah pertanian yang berkelanjutan. Program juga dapat direplikasi di wilayah lain serta diperluas melalui kolaborasi pemangku kepentingan guna menciptakan dampak berkesinambungan.