Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Aktivitas antibakteri ekstrak n-heksana dan etanol biji anggur terhadap Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes Vilya Syafriana; Fathin Hamida; Elsa Vera Nanda; Nurul Laili; Aslamiyah Putri
Prosiding Seminar Biologi Vol 6 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOLOGI DI ERA PANDEMI COVID-19 (OKTOBER 2020)
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v6i1.15224

Abstract

Biji anggur diketahui mengandung senyawa fenolik yang tinggi. Kandungan senyawa tersebut berpotensi sebagai antibakteri. Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes merupakan bakteri komensal pada kulit manusia yang dapat bersifat oportunistik. Kedua bakteri tersebut tergolong bakteri Gram positif yang dapat menyebabkan jerawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol dan n-heksana dari biji anggur terhadap bakteri S. epidermidis dan P.acnes. Biji anggur diperoleh dari buah anggur segar yang dibeli di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Ekstrak biji anggur dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut n-heksana dan etanol 70%. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram pada media Mueller Hinton Agar dengan konsentrasi 5%, 10%, 20%, dan 40%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak n-heksana biji anggur dapat menghambat pertumbuhan S. epidermidis dan P. acnes pada konsentrasi 5%, 10%, 20%, dan 40%. Nilai Diameter Daya Hambat (DDH) dari esktrak etanol 70% biji anggur memiliki daya hambat yang lebih besar dibandingkan dengan ekstrak n-heksana, baik pada S. epidermidis ataupun P. acnes.
Antibacterial Activity of Grape Seeds Extracts (Vitis vinifera L.) Against Streptococcus mutans ATCC 31987 Fathin Hamida; Vilya Syafriana; Carla Febriayu Ramadhani; Elsa Vera Nanda
Jurnal Farmasi Etam (JFE) Vol 1 No 1 (2021): Juni
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.553 KB) | DOI: 10.52841/jfe.v1i1.187

Abstract

ABSTRAK Streptococcus mutans merupakan salah satu bakteri penyebab karies gigi. Penggunaan antibiotic merupakan terapi infeksi yang umum dilakukan untuk menghambat pertumbuhan bakteri. Biji anggur diketahui mengandung senyawa polifenol yang berpotensi sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas ektrak biji anggur terhadap Streptococcus mutans. Bahan uji yang digunakan adalah buah anggur yang diambil bijinya. Buah anggur diperoleh dari Pasar Induk, Kramat Jati, Jakarta Timur. Ekstrak biji anggur diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etil asetat dan etanol 70%. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram pada media Mueller Hinton Agar dengan konsentrasi 5%, 10%, 20%, dan 40%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% biji anggur memiliki aktivitas antibakteri pada konsentrasi 5%, 10%, 20%, dan 40% dengan nilai hambatan secara berurutan sebesar 8,46 mm; 8,91 mm; 9,89 mm; dan 11,04 mm. Hasil pada ekstrak etil asetat juga menunjukkan ada aktivitas penghambatan pada konsentrasi 5%, 10%, 20%, dan 40% dengan nilai hambatan secara berurutan sebesar 7,72 mm; 8,50 mm; 9,64 mm; dan 10,51 mm. Ekstrak etanol 70% biji anggur memiliki daya hambat yang lebih besar dibandingkan dengan ekstrak etil asetat. Hasil ini dapat menjadi acuan untuk pengembangan potensi biji anggur sebagai bahan obat atau kosmedik (kosmetik-medik) penanganan karies gigi. ABSTRACT Streptococcus mutans is one of the bacteria that cause dental caries. The antibiotics usually used for the therapy of this infection to inhibit bacterial growth. Polyphenol, which recommended as an antibacterial agent, is common secondary metabolites in grape seeds. The purpose of this study is to know the activity of grape seed extract against Streptococcus mutans. The grape seeds were obtained from fresh fruits which bought from Pasar Induk, Kramat Jati, East Jakarta. The grape seed extract was obtained by the maceration method using ethyl acetate and 70% ethanol. The antibacterial activity test was carried out using the disk diffusion method on Mueller Hinton Agar media with a concentration of 5%, 10%, 20%, and 40%. The results showed that 70% ethanol extract of grape seeds had antibacterial activity at concentrations of 5%, 10%, 20%, and 40% with a value of 8.46 mm; 8.91 mm; 9.89 mm; and 11.04 mm respectively. The results of ethyl acetate extract also showed inhibitory activity at concentrations of 5%, 10%, 20%, and 40% with values ​​of 7.72 mm; 8.50 mm; 9.64 mm; and 10.51 mm respectively. The inhibition of 70% ethanol extract of grape seed is greater than ethyl acetate extract. The results of the study can be used as reference for the potential development of grape seed as a medicinal or cosmedic cosmetic-medical) ingredient for treating dental caries.
Analisis Rhodamin B pada Lipstik yang Beredar Via Online Shop Menggunakan Metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan Spektrofotometri UV-Vis Elsa Vera Nanda; Ayudita Emira Darayani
SAINSTECH FARMA Vol 11 No 2 (2018): Sainstech Farma Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.499 KB) | DOI: 10.37277/sfj.v11i2.390

Abstract

Pewarna merupakan salah satu bahan tambahan yang umum digunakan dalam produk kosmetik. Salah satu masalah yang sangat mengkhawatirkan sampai saat ini adalah bahan pewarna sintetik berbahaya. Bahan pewarna yang digunakan pada berbagai macam jenis kosmetik diantaranya adalah Rhodamin B. Rhodamin B merupakan zat warna yang digunakan untuk industri kertas dan tekstil. Zat tersebut dapat menyebabkan iritasi pada kulit, saluran pernafasan, bersifat karsinogenik, serta menyebabkan gangguan kesehatan jangka panjang. Pada penelitian ini, dilakukan analisis Rhodamin B pada kosmetik jenis lipstik via online shop yang saat ini diminati oleh konsumen wanita. Sampel uji yang digunakan untuk analisis berjumlah 9 sampel, terdiri dari yang diminati konsumen, tidak teregistrasi BPOM dan sampel dengan harga yang relatif murah. Uji kualitatif Rhodamin B menggunakan metoda Kromatografi Lapis Tipis (KLT) menggunakan eluen terbaik yaitu n-butanol : etil asetat : ammonia (10 : 4: 5). Penetapan kadar dilakukan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 548,9 nm. Kadar Rhodamin B yang terdeteksi pada kelima sampel adalah dengan kode sampel P3 kadar 0,0765%, M1 0,1457%, TR1 0,066%, TR2 0,0100%, TR3 0,3664%. Dari penelitian ini diketahui bahwa terdapat Rhodamin B pada 5 sampel lipstik dengan kode (P3, TR1, TR2, TR3, dan M1) yang diperoleh dari online shop.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Biji Anggur (Vitis vinifera L.) terhadap Streptococcus pyogenes Vilya Syafriana; Fathin Hamida; Rani Damayanti; Elsa Vera Nanda
SAINSTECH FARMA Vol 13 No 1 (2020): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.122 KB) | DOI: 10.37277/sfj.v13i1.523

Abstract

Biji anggur (Vitis vinifera L.) merupakan salah satu tanaman yang mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin dan saponin yang diketahui bersifat antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak biji anggur (Vitis vinifera L.) terhadap Streptococcus pyogenes. Ekstrak biji anggur dibuat secara maserasi menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat, dan etanol 70%. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram pada media MHA dengan konsentrasi ekstrak 5%, 10%, 20%, dan 40%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji anggur (Vitis vinifera L.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus pyogenes. Ekstrak etanol 70% memiliki aktivitas antibakteri yang lebih baik dibandingkan dengan ekstrak etil asetat maupun ekstrak n-heksan.
Validasi Dan Penetapan Kadar Kurkumin Pada Jamu Gendong Kunyit Asam Dengan Metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Elsa Vera Nanda; Yopi Yopi; Yussi Pratiwi
SAINSTECH FARMA Vol 14 No 1 (2021): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v14i1.932

Abstract

Jamu kunyit asam merupakan obat tradisional Indonesia. Salah satu zat aktif jamu kunyit asam adalah kurkumin. Kurkumin mempunyai aktivitas sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan antispasmodik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar kurkumin dalam jamu gendong kunyit asam yang dijual di pasar Kemiri Muka, Depok dengan metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT). Sampel jamu diekstraksi dengan kloroform, diuapkan kemudian dilarutkan dengan etanol. Uji kualitatif dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) menunjukkan nilai Rf yang sama antara ekstrak dan baku. Validasi pada instrumen KCKT menunjukkan nilai akurasi 94,57%-123,24%, presisi 0,697%, batas kuantifikasi 0,3500 µg/ml, batas deteksi 0,1050 µg/ml, lineritas r = 0,99997 dan persamaan regresi yang digunakan y = 115.54x + 4,0661. Hasil penetapan kadar kurkumin dalam sampel dengan KCKT adalah 0,0185766 mg/ml; 0,0188188 mg/ml; dan 0,0580346 mg/ml. Perbedaan kadar kurkumin dalam sampel dapat terjadi karena tempat memperoleh bahan baku, komposisi, pH larutan dan interaksi cahaya.
Pelatihan pembuatan kompos cair dari limbah rumah tangga Elsa Verananda; Talitha Erinna; Yolanda Devi; Farah Nadiyah
PERDULI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 01 (2022): PERDULI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.879 KB) | DOI: 10.21009/perduli.v3i01.28086

Abstract

Limbah rumah tangga merupakan buangan hasil sampingan dari kegiatan rumah tangga. Limbah rumah tangga yang termasuk limbah organik dapat diolah menjadi kompos cair sehingga tidak menumpuk dan mencemari lingkungan. Tujuan pelatihan ini adalah untuk memberikan pelatihan pembuatan pupuk kompos cair dari limbah rumah tangga dan memberikan pengetahuan terkait penggunaan EM4 (effective microorganism 4). Target pelatihan ini adalah guru di SMPN 2 Tarumajaya, Bekasi dapat membuat kompos cair dari limbah rumah tangga dan memiliki pengetahuan terkait penggunaan EM4 (effective microorganism 4). Metode yang digunakan terdiri dari sosialisasi, praktik, dan evaluasi. Hasil dari pelatihan pembuatan kompos cair antara lain keterampilan dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi pupuk kompos cair, dan pupuk kompos cair siap pakai dari limbah rumah tangga.
PELATIHAN PENGEMBANGAN INSTRUMENT TEST DIAGNOSTIK THREE-TIER DI MGMP KIMIA JAKARTA SELATAN 2 Syaadah, Rika Siti; Nanda, Elsa Vera; Dianhar, Hanhan
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v5i2.1351

Abstract

Chemistry considered as diffiuclt subject because studies abstract things. Atomic structure is one of chemistry fundamental topic which is abstract. Most of students have misconception about this topic. Misconceptions held by student will caused students to have difficulty in learning other chemical materials. This community service activity aims to improve the competence of chemistry teachers in MGMP South Jakarta 2 in developing three-tier diagnostic test insturments to detect misconceptions. The methods used are presentations, group discussions, and three-tier misconception identification practice. The results show that the teacher are enthusiastic in participating to join this community service activity and have a high motivation to develop diagnostic test instrument on other chemical materials. This activity is expected to help the teachers in diagnosing student learning difficulties, so the teachers can choose more veried learning strategies to implement in learning activities then students’ understanding of chemical materials can be improved
Developing Digital Microlearning Content on Reaction Rates Using Wix for Senior High School Fajriah, Sari Nur; Paristiowati, Maria; Nanda, Elsa Vera
Journal of Educational Management and Learning Vol. 3 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Heca Sentra Analitika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60084/jeml.v3i1.281

Abstract

Reaction rate concepts in high school often lack submicroscopic depth and are not supported by digital media that match Generation Z's preferences for interactive learning. This study developed a Wix-based microlearning platform for 11th-grade students featuring videos, infographics, quizzes, worksheets, games, and modules. Using the ADDIE model, the platform was evaluated by experts and tested in the classroom. Expert validation showed high feasibility (91.94% from content and language experts, 90.40% from media experts). Large-scale trials with students and teachers also yielded high acceptance (93.25% and 93.23%, respectively). These findings support the platform’s feasibility and effectiveness in enhancing chemistry learning, especially for teaching reaction rates.
Penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos Cair untuk Meningkatkan Keterampilan Guru Kimia dalam Pengelolaan Limbah Rumah Tangga Nanda, Elsa Vera; Suryani, Elma; Santoso, Clarinta Fadheela; Az-Zahra, Shakira; Zeral, Lauzer
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18023

Abstract

Pendahuluan: Limbah rumah tangga seperti sisa sayur, buah, dan nasi basi dapat diolah menjadi kompos cair yang bermanfaat bagi tanaman, sekaligus mengurangi penumpukan sampah dan pencemaran lingkungan, termasuk penurunan kualitas air bersih. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru kimia dalam mengintegrasikan konsep kimia dengan praktik sehari-hari serta mendorong pembelajaran kontekstual di kelas. Metode: Pretest, sosialisasi, demonstrasi, postest, diskusi tanya jawab, dan evaluasi. Sebanyak 18 guru kimia dari MGMP Kimia Jakarta Timur 2 mengikuti kegiatan ini. Para peserta dilatih mengelola limbah rumah tangga menjadi pupuk kompos cair dan mempraktikkannya dalam pembelajaran melalui praktikum, sehingga turut mengurangi sampah di lingkungan sekolah. Hasil: Peserta berhasil membuat pupuk kompos cair dari limbah rumah tangga serta memahami proses dan bahan yang digunakan. Kesimpulan: Pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan dan pemahaman 18 guru kimia dalam membuat dan menggunakan kompos cair, termasuk penggunaan EM4, serta mendukung upaya pengurangan pencemaran lingkungan.
Extraction Optimization of Phenolic Compounds from Rimpang Lempuyang Gajah (Z. Zerumbet): Green Solvent (NADES-UAE) (Ultrasound-Assisted Extraction) and MAE (Microwave Assisted Extraction) Berghuis, Nila Tanyela; Nursanto, Eduardus Budi; Nanda, Elsa Vera; Maryana, Erma; Tjokrokusuma, Donowati; Kurniawati, Fitri
Science and Technology Indonesia Vol. 10 No. 4 (2025): October
Publisher : Research Center of Inorganic Materials and Coordination Complexes, FMIPA Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26554/sti.2025.10.4.1179-1187

Abstract

The Lempuyang plant is one of the medicinal plants in Indonesia. One of the plants of the Lempuyang family that has not been widely researched is Lempuyang Gajah Zingiber zerumbet (L.). The commonly used method of extraction of phenolic compounds is maceration with organic solvents. The disadvantages are the amount of organic solvents that must be used and the long extraction time (days). An environmentally friendly solvent that has been successfully developed in the 21st century is eutectic or known as Natural deep eutectic solvent (NADES). In addition, NADES can also be used in conjunction with other extraction methods such as (UAE), and microwave aid (MAE). The results obtained were the synthesis of NADES with HBA (Choline Chloride) and HBD variations (Glucose, Lactic Acid, and Ethylene Glycol) with ratios of 1:1 and 1:2. In the maceration process, variations in time (2, 4, 6 hours) and variations in extraction methods (maceration, UAE and UAE-MAE) are carried out. The best TFC (Total Flavonoid Content) value data was obtained by NADES D (choline chloride: glycerol 1:2) of 697.24 mg QE/g extract through a combined ultrasonic and microwave method (UAE-MAE) while the best TPC (Total Phenolic Content) was NADES C (choline chloride: glycerol 1:1) of 2491.88 mg GA/g extract through a combined ultrasonic and microwave method (UAE-MAE). Meanwhile, the characterization of NADES synthesis to see the interaction of hydrogen bonds through FTIR analysis, and the content of phenolic compounds and flavonoids was carried out through HPLC-DAD.