Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Design and Performance Testing of Seawater Batteries as Renewable Energy for Marine Boat Lights Anwar, Dedtri; Papia, Jedithjah Naapia Tamedi; Purnomo, Hendra; Darmawan, Putu Deny
International Journal of Recent Technology and Applied Science (IJORTAS) Vol 7 No 1: March 2025
Publisher : Lamintang Education and Training Centre, in collaboration with the International Association of Educators, Scientists, Technologists, and Engineers (IA-ESTE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36079/lamintang.ijortas-0701.773

Abstract

Indonesian seas offer abundant renewable energy potential. Seawater batteries have attractive advantages as a source of electrical energy. The purpose of this study was to design and manufacture a seawater battery and test its performance for ship lighting. The methodology used includes designing and manufacturing a seawater battery storage container based on electrode dimensions, assembling electrodes and insulators, and testing battery performance using LED lights. The results showed that the design produced an 8-cell seawater battery with a height of 24 cm and a diameter of 17.78 cm (7 inches). Performance testing with a 7 W LED lamp for 60 minutes showed that higher salt content caused an increase in the average light intensity produced. In 8 W and 10 W LED lamps, it is known that an increase in the average light intensity produced only occurs at an increase in salt content of 3 to 4%, while an increase in the average light intensity at a salt content of 5% does not occur, iii) average salt content -an average of 4% on a seawater battery with a 60 minute test for a 7W LED lamp produces an average light intensity of 227.33 lumens, for an 8W LED lamp an average of 325 lumens, and for a 10W LED lamp an average of 604, 67 lumens. The greater the power of the LED lamp used, the greater the light intensity produced.
Pengaruh Kompensasi Dan Motivasi Terhadap Disiplin Kerja Dan Kinerja Pegawai Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara Darmawan, Putu Deny; Rawung, Stanny S.; Adam, Anggela Aine
Jurnal Economic Resource Vol. 8 No. 2 (2025): September - February
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v8i2.2011

Abstract

Sumber daya manusia dianggap sebagai aset utama sebuah organisasi dalam mencapai tujuan. Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara secara aktif terus berbenah setelah pandemi COVID-19, namun masih terasa adanya penurunan kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kompensasi dan motivasi terhadap disiplin kerja dan kinerja pegawai. Sampel penelitian berjumlah 175 pegawai, dengan analisis menggunakan metode Partial Least Squares – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi, motivasi, dan disiplin kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, masing-masing sebesar 19,9%, 22,5%, dan 45,6%. Selain itu, disiplin kerja terbukti memediasi pengaruh kompensasi dan motivasi terhadap kinerja pegawai dengan sangat signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya melakukan peningkatan kompensasi dan motivasi kerja guna memperkuat disiplin dan kinerja pegawai di Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara
Effects of Tidal Dynamics on the Variation of Physicochemical Parameters in Bitung Port Waters Suputri, Putu Ayu; Rumampuk, Natalie Detty C.; Sumilat, Deiske A.; Pelle, Wilmy E.; Gerung, Grevo S.; Darmawan, Putu Deny; Niode, Burhan
Jurnal Ilmiah PLATAX Vol. 14 No. 1 (2026): ISSUE JANUARY-JUNE 2026
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jip.v14i1.67605

Abstract

This study aimed to evaluate the influence of tidal dynamics on the spatial and temporal variability of physicochemical parameters in Bitung Port waters. Sampling was conducted at three representative sites under high and low tide conditions. Parameters including temperature, pH, salinity, turbidity, DO, TDS, and conductivity were measured in situ, while TSS and heavy metals (Cu, Pb, Zn, Cd, and Ni) were analysed in the laboratory. Descriptive statistics, Kruskal-Wallis test, and Linear Mixed Model (LMM) were applied. Results showed that DO and pH were significantly higher during high tide, while turbidity, TDS, salinity, and conductivity were significantly higher during low tide. Spatial variability was low during high tide but increased significantly during low tide, indicating stronger local influence. The integration of interquartile range (IQR) analysis revealed higher variability of dissolved and suspended parameters during low tide, while DO exhibits higher variability during high tide due to intensified mixing processes. These findings highlight that tidal dynamics act as a key regulator of water quality distribution in semi-enclosed port systems. Incorporating tidal phase into monitoring strategies is essential for effective environmental management and supports the implementation of sustainable green port practices. Keywords: tidal dynamics, seawater quality, Bitung Port, physicochemical parameters, LMM Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana dinamika pasang surut memengaruhi variasi parameter fisika-kimia air laut, baik secara ruang maupun waktu, di perairan Pelabuhan Bitung. Pengambilan sampel dilakukan di tiga lokasi yang dianggap mewakili kondisi perairan, dengan mempertimbangkan fase pasang dan surut. Parameter yang diukur langsung di lapangan meliputi suhu, pH, salinitas, kekeruhan, DO, TDS, serta konduktivitas. Sementara itu, parameter seperti TSS dan kandungan logam berat (Cu, Pb, Zn, Cd, dan Ni) dianalisis di laboratorium. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji Kruskal-Wallis, dan Linear Mixed Model (LMM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai DO dan pH secara signifikan lebih tinggi pada saat pasang. Sebaliknya, kekeruhan, TDS, salinitas, dan konduktivitas cenderung meningkat pada saat surut. Dari sisi spasial, variasi parameter relatif kecil ketika pasang, namun meningkat saat surut, yang mengindikasikan kuatnya pengaruh faktor lokal. Analisis Interquartile Range (IQR) juga memperlihatkan bahwa parameter terlarut dan tersuspensi lebih bervariasi saat surut, sedangkan DO menunjukkan variasi lebih besar saat pasang akibat proses pencampuran yang lebih intens. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan bahwa dinamika pasang surut berperan penting dalam mengatur distribusi kualitas air di perairan pelabuhan semi-tertutup. Oleh karena itu, fase pasang surut perlu dipertimbangkan dalam kegiatan pemantauan lingkungan guna mendukung pengelolaan pelabuhan yang berkelanjutan. Kata kunci: pasang surut, kualitas air laut, pelabuhan Bitung, parameter fisika-kimia, LMM