Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DALAM MEMBANGUN KEMAMPUAN LITERASI MEMBACA PADA SISWA KELAS III SDN SIDODADII/153 SURABAYA Fadhlurrhaman, Argatya Abid Nur; Amrosi, Achmad; Siswoyo, Andika Adinanda
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 3 (2025): Vol. 5 No. 3 Edisi Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i3.3952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran Bahasa Indonesia dalam membangun kemampuan literasi membaca siswa kelas III di SDN Sidodadi I/153 Surabaya. Literasi membaca merupakan salah satu komponen penting dalam pendidikan dasar karena berkaitan langsung dengan keberhasilan siswa dalam memahami berbagai materi pelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas III dan guru kelas yang berperan aktif dalam kegiatan literasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 24 siswa, 19 siswa (79,2%) menunjukkan kemampuan membaca yang baik, 2 siswa (8,3%) cukup lancar membaca, dan 2 siswa lainnya (8,3%) belum bisa membaca dengan baik. Hambatan yang ditemukan terbagi menjadi dua faktor, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya minat belajar siswa serta kurangnya pembiasaan membaca di rumah. Sedangkan faktor eksternal meliputi tingginya intensitas penggunaan gadget yang mengalihkan perhatian siswa, serta kurangnya dukungan dan kontrol dari orang tua. Salah satu praktik baik yang ditemukan adalah kegiatan pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai, yang telah dijalankan secara konsisten dan terbukti memberi dampak positif terhadap peningkatan minat dan kemampuan membaca siswa. Penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara guru, sekolah, dan keluarga dalam menciptakan lingkungan yang mendukung budaya literasi. Peneliti merekomendasikan penguatan program literasi sekolah berbasis kolaboratif, serta perlunya studi lanjutan dengan pendekatan kuantitatif atau eksperimen untuk mengevaluasi efektivitas program literasi secara lebih mendalam.  
Innovation in Utilizing Plastic Waste into Ecobrick Pots at SD Negeri Keleyan 1 Socah Bangkalano Ecobrick Pots at SD Negeri Keleyan 1 Socah Bangkalan Nugroho, Hendra Herlambang; Amrosi, Achmad; Maulidina, Annisa Putri Azalia; Fadlillah, M.
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/aj08ky19

Abstract

Plastic waste is one of the major environmental problems that continues to increase, including within school environments. Its non-biodegradable nature makes plastic a type of waste that potentially pollutes soil, water, and air if not properly managed. This study aims to evaluate the effectiveness of an ecobrick pot-making program in reducing the amount of plastic waste at SD Negeri Keleyan 1 Socah Bangkalan, to raise students’ and teachers’ awareness of sustainable waste management, and to assess the use of ecobricks as planting media. This research employed a qualitative approach with an Action Research method carried out through the stages of planning, action, observation, and reflection. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The results showed that the ecobrick program successfully reduced the amount of scattered plastic waste, prevented waste-burning practices, and transformed plastic into useful planting pots. In addition, the program enhanced the participation of students, teachers, and parents in maintaining school cleanliness and fostered collective awareness of environmentally friendly behavior. In conclusion, the ecobrick program at SD Negeri Keleyan 1 Socah Bangkalan proved effective in reducing plastic waste accumulation while simultaneously supporting school greening activities through the utilization of ecobricks as planting media.