Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Penyebab Cacat Lahir Berdasarkan Jenis Kelamin di Sumatra Selatan, Indonesia Michael, Michael; Ramatillah, Diana Laila; Dinli, Dwi Yunisa; Kezia, Valerie; Sutardi, Azzahrotul Qona'ah Ibnatus
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Farmasi Indonesia
Publisher : Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.921 KB) | DOI: 10.35617/jfionline.v14i2.58

Abstract

Abstract: Birth defects are inherited physical or genetic conditions that cause health complications and significant developmental delays such as intellectual functioning and adaptive behavior. The purpose of this study was to look at the types of disability, disability categories and causes of disability in boys and girls. Cross-sectional is the method used in this study. The sampling technique used in this study was convenience sampling by distributing questionnaires to parents who were willing to become respondents at special schools in South Sumatra. The results of this study involved a total of 96 respondents with 53 male and 43 female. There was no significant difference in the type of disability (0.49) suffered by boys and girls, no correlation was found between the severity of disability (0.91) and gender and there was no significant difference in the causes of disability (0.35) between boys and girls. men and women. Intellectual disability (62.5%) and mild disability (54.2%) were the most common disabilities. The main cause of disability is a deficiency of folic acid and multivitamins during pregnancy, which is 49%.
Tinjauan Sistematis: Efektivitas Yoghurt dalam Mencegah Stroke dan Diabetes Tipe 2 Kezia, Valerie; Rahmatillah, Diana Laila
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 6 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i6.4306

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) dan stroke merupakan dua penyakit tidak menular utama yang menyebabkan tingginya angka morbiditas dan mortalitas secara global. Keduanya memiliki faktor risiko yang saling beririsan, seperti hipertensi, dislipidemia, obesitas, dan inflamasi sistemik kronis, sehingga memerlukan pendekatan pencegahan yang terintegrasi. Yoghurt probiotik yang mengandung mikroorganisme hidup berpotensi sebagai intervensi gizi karena kemampuannya dalam mengatur mikrobiota usus, menurunkan peradangan, serta memperbaiki metabolisme glukosa dan lipid. Namun, sebagian besar penelitian terdahulu hanya membahas efek yoghurt terhadap DMT2 atau stroke secara terpisah. Penelitian ini mengisi celah tersebut dengan menelaah secara sistematis literatur ilmiah terkini untuk mengevaluasi manfaat konsumsi yoghurt dan yoghurt probiotik dalam mencegah kedua penyakit secara simultan. Metode yang digunakan adalah tinjauan sistematis terhadap 50 publikasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil menunjukkan bahwa konsumsi yoghurt probiotik berhubungan dengan peningkatan kontrol glikemik, perbaikan profil lipid, penurunan tekanan darah, serta efek antiinflamasi. Temuan ini mendukung peran ganda yoghurt probiotik dalam pencegahan DMT2 dan stroke. Secara akademik, penelitian ini memperkuat kerangka intervensi nutrisi berbasis probiotik, dan secara praktis memberikan dasar bagi kebijakan kesehatan masyarakat yang mendorong konsumsi yoghurt probiotik sebagai bagian dari pola makan sehat.