Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Aspek Kepribadian Tokoh Pada Novel Si Anak Kuat Karya Tere Liye Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia DI SMA Alan Budiawan, Alan Budiawan; Sutji Muljani; Syamsul Anwar
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2022): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.45 KB) | DOI: 10.58218/alinea.v2i3.365

Abstract

The purpose of this research is to describe the personality aspects of the characters in Tere Liye's The Strong Child novel. Describe the implications of research results in learning Indonesian in high school. This research use desciptive qualitative approach. The source of the data in this study is in the form of sentences in the novel Si Anak Strong by Tere Liye. The form of data used in this research is the structure of the character's personality and the dynamics of the character's personality. The data collection technique used in this study is a reading and note taking technique. The data analysis technique used is descriptive qualitative. The results of this study can be found in the form of personality structure and personality dynamics. (1) In the form of personality structure there are 22 data. (2) In the form of personality dynamics there are 25 data. The implications of the research results for Indonesian language learning are applied to basic competencies X KD 3.8 interpreting the author's view of the novel's life. Class Xll high school level semester 2.
Diksi Pada Antologi Puisi Cerita Perjuangan Karya Dosen Dan Guru Bahasa Indonesia Serta Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SMA Defan Rian Firmansyah; Sutji Muljani; Syamsul Anwar
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2022): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.319 KB) | DOI: 10.58218/alinea.v2i2.368

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan diksi yang digunakan pada antologi puisi Cerita Perjuangan karya dosen dan guru bahasa Indonesia dan untuk mendeskripsikan implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika. Sumber data dalam penelitian ini adalah teks puisi Cerita Perjuangan karya dosen dan guru bahasa Indonesia. Wujud dara pada penelitian ini yaitu kata pada puisi yang ada di dalam antologi Cerita Perjuangan. Teknik pengumpulan data menggunakan kajian pustaka dengan analisis data menggunakan teknik informal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan diksi pada antologi puisi Cerita Perjuangan karya dosen dan guru bahasa Indonesia meliputi kata yang bermakna denotasi, kata yang bermakna konotasi, kata umum, kata khusus, kata ilmiah, dan kata popular. Kata berrmakna denotasi pada antologi puisi Cerita Perjuangan ada 8 data. Kata berrmakna konotasi pada antologi puisi Cerita Perjuangan ada 7 data. Kata umum pada antologi puisi Cerita Perjuangan ada 9 data.Kata khusus pada antologi puisi Cerita Perjuangan ada 38 data. Kata ilmiah pada puisi Cerita Perjuangan ada 21 data. Kata popular pada puisi Cerita Perjuangan ada 7 data. Implikasikan hasil penelitian dalam antologi puisi Cerita Perjuangan dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas X yang dengan kompetensi dasar 3.17 menganalisis unsur pembangun puisi. Pada penelitian ini penulis hanya fokus pada unsur pembangun puisi yaitu diksi.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA QUIZLET DAN MIME GAME TERHADAP PENGUASAAN KOSAKATA DESCRIPTIVE TEXT SISWA KELAS VII Okti Setianingsih; Yoga Prihatin; Sutji Muljani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.30667

Abstract

This study aims to examine the effect of using Quizlet and Mime Game as learning media on the vocabulary mastery of descriptive texts among seventh-grade students at SMP Negeri 1 Kedungbanteng. The research was motivated by the low level of student interest and achievement in learning English, particularly in vocabulary acquisition. The method employed was a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group. The research sample consisted of two classes, each assigned to use either Quizlet or Mime Game during the learning process. The results indicated that both media significantly improved students’ vocabulary mastery. However, students who learned using Quizlet showed statistically higher achievement compared to those in the Mime Game group. These findings suggest that integrating digital-based learning media like Quizlet and game-based media like Mime Game can serve as effective alternative teaching strategies. The use of such media not only enhances student engagement in the learning process but also positively impacts English learning outcomes, especially in the area of vocabulary mastery.
KECEMASAN TOKOH HAN KANG-HEE DALAM DRAMA KOREA "FAN LETTER, PLEASE" KARYA JUNG SANG-HEE DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA KELAS XI Mohamad Shofy; Sutji Muljani; Wahyu Asriyani
Sasando Vol 6 No 2 (2023): SASANDO, JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v6i2.225

Abstract

KECEMASAN TOKOH HAN KANG-HEE DALAM DRAMA KOREA “FAN LETTER, PLEASE” KARYA JUNG SANG-HEE DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA KELAS XI Mohamad Shofy1)*, Sutji Muljani2), Wahyu Asriyani3) 1Program Studi Ilmu Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah, Universitas Pancasakti Tegal. Jalan Halmahera Km. 1, Kota Tegal, Jawa Tengah, 53121 Indonesia. 2 Program Studi Ilmu Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah, Universitas Pancasakti Tegal. Jalan Halmahera Km. 1, Kota Tegal, Jawa Tengah, 53121 Indonesia. Korespondensi Penulis. E-mail: mohamadshoffy@gmail.com, Telp: +6281215754383 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecemasan yang dialami oleh tokoh Han Kang-Hee dalam drama Korea Fan Letter, Please, serta mendeskripsikan implikasi hasil penelitian dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA kelas XI. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan dua pendekatan, yaitu pendekatan kualitatif dan pendekatan psikologi sastra, teknik pengumpulan data menggunakan metode simak dan catat. Teknik analisis data menggunakan metode transkripsi dan klasifikasi, serta dalam penyajian data menggunakan metode informal. Berdasarkan hasil dari penelitian ini, terdapat 34 data kecemasan yang dialami oleh tokoh Han Kang-Hee dalam drama Korea Fan Letter, Please, yaitu kecemasan realita sebanyak 12 data, kecemasan neurotik sebanyak 8 data, dan kecemasan moral sebanyak 14 data. Hasil dari penelitian ini dapat diimplikasikan pada materi ajar di SMA kelas XI yaitu pada KD 3.18 Mengidentifikasi alur cerita, babak demi babak, dan konflik dalam drama. Kata kunci: kecemasan, drama Korea, implikasi
RESISTANSI PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DALAM PEMBENTUKAN NAMA-NAMA BADAN USAHA DI KOTA TEGAL: RESISTANSI PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DALAM PEMBENTUKAN NAMA-NAMA BADAN USAHA DI KOTA TEGAL Riyanto, Agus; Sutji Muljani
Sasando Vol 7 No 2 (2024): SASANDO OKTOBER 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v7i2.282

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahu pemertahanan bahasa Indonesai dalam penamaan badan usah di Kota Tegal. Secara umum pemertahanan bahasa dapat didefinisikan sebagai keputusan untuk tetap melanjutkan atau pengunaan bahasa secara kolektif oleh sebuah komunitas yang telah menggunakan bahasa tersebut sebelumnya (Fasold, dalam Bromono 2014). Lebih lanjut, masih menurut Fasold juga menyatakan bahwa pemertahanan bahasa ini merupakan salah satu bentuk kebalikan atau sisi yang berlainan dari pergeseran bahasa, hal ini dapat berbentuk di mana sebuah komunitas memutuskan untuk mengganti suatu bahasa yang telah digunakannya atau memilih bahasa lain sebagai ganti bahasa yang telah digunakannya. Sumarsono dan Partana (dalam Bramono, 2014) mengungkapkan bahwa dalam pemertahanan bahasa suatu komunitas secara kolektif menentukan untuk melanjutkan memakai bahasa yang sudah biasa dipakai. Nama adalah identitas bagi benda ataupun objek yang dinamai. Setiap orang akan selalu mengusung dan menggunakan makna dalam penamaan apa saja, termasuk dalam penamaan suatu badan usaha. Saat ini penggunaan bahasa asing yaitu, misalnya bahasa Inggris dalam penamaan badan usaha semakin meningkat pesat. Hal ini berimbas pada eksistensi penggunaan bahasa Indonesia dalam penamaan badan usaha. Meski demikian, masih banyak badan-badan usaha yang tetap melestarikan penggunaan bahasa Indonesia. Penggunaan nama badan usaha berbahasa daerah dengan bercitarasa kekinian merupakan salah satu cultural identity yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana pemeliharaan bahasa daerah dan bahasa Indonesia.
MANAJEMEN KESISWAAN DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA LITERASI DIGITAL SISWA Wahyuni, Heru; Burhan Eko Purwanto; Sutji Muljani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume10 Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.25570

Abstract

Digital literacy development is the idea of the development of technology and information. The development of digital literacy programs in schools needs to be done appropriately through good student management. Where in the preparation of a program carried out by student management needs to go through several stages, namely planning, organizing, directing, and supervising. The research was conducted by conducting a literature study, namely by analyzing several journals and articles from previous research. Based on previous research, it shows that the implementation of the digital literacy program has not been fully implemented optimally. This can be caused by several determining factors other than the research variables that have been determined, so researchers cannot specifically indicate the determining factors for the lack of maximization of the program.
EFEKTIVITAS MEDIA QUIZIZZ DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA SEKOLAH DASAR Wahyudi, Wahudi; Yoga Prihatin; Sutji Muljani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 No.1, Maret 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i1.40549

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of Quizizz learning media in improving the activity and learning outcomes of IPAS material on force and motion in fifth grade elementary school students. The research method used a true-experimental design with a pretest-posttest control group design. The research subjects were fifth-grade students at SDN 02 Sokawangi (experimental class, n=22) and SDN 03 Sokawangi (control class, n=22). The research instruments included a learning activity observation sheet and a learning outcome test (20 multiple-choice questions). The data were analysed using descriptive statistics, normality test (Shapiro-Wilk), homogeneity test (Levene Test), t-test (Independent Sample T-Test), and N-Gain. The results showed that Quizizz was effective in increasing learning activity from 46.5% to 87% (an increase of 40.5%), with the emotional aspect recording the highest increase (57%). The learning outcomes of the experimental class increased with an N-Gain of 0.42 (moderate category), significantly higher than the control class (N-Gain 0.25; low category). The t-test showed a significant difference between the experimental and control classes (t=2.757; df=43; p=0.008<0.05). The classical mastery of the experimental class reached 64% compared to 52% in the control class. The study concluded that Quizizz is effective as an IPAS learning innovation that not only improves cognitive learning outcomes but also builds intrinsic motivation and student activity through enjoyable and meaningful learning experiences.
KEEFEKTIFAN MEDIA LITERACY INTERACTIVE FLASHCARD TERHADAP KOMPETENSI MEMAKNAI KOSAKATA BAHASA INDONESIA DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Abdul Gani, Pradanawan; Yoga Prihatin; Sutji Muljani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 No.1, Maret 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i1.41173

Abstract

Vocabulary mastery is a crucial component of literacy and significantly influences the ability to comprehend reading texts. However, elementary school students often encounter difficulties in interpreting new vocabulary found within texts. This study aims to determine the effectiveness of Literacy Interactive Flashcard (Litraflash) media in enhancing the Indonesian vocabulary interpretation skills of fourth-grade students. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental method with a pretest–posttest control group design. The research subjects consisted of two fourth-grade classes at an elementary school in Talang District, Tegal Regency, assigned as the experimental and control groups, respectively. Data were collected through pretest and posttest instruments that had been validated and tested for reliability. Data analysis involved normality and homogeneity tests as prerequisites, followed by independent sample t-tests and N-Gain analysis. The results showed that the experimental group achieved an average N-Gain score of 0.61 (moderate–high category), while the control group achieved an average N-Gain score of 0.38 (moderate category). The t-test results indicated a significant difference between the two groups (p < 0.001). These findings demonstrate that Litraflash media is effective in improving the Indonesian vocabulary interpretation skills of fourth-grade elementary school students.