Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Sosial Media Dalam Memperngaruhi Opini Publik Terhadap Perkembangan Isu Pendidikan di Indonesia Wulandari, Desi; Saputri, Fany; Nabila, Putri Sukma; Syuja, Athallah Rafif
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 1 (2025): February
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social media is certainly a benchmark for important tools for life, especially in communication that greatly influences public opinion. Social media users themselves have a positive impact on a process between social interaction processes, both from politics and economics. Then also in general it can influence the views and attitudes of society. In the world of education, social media is also active because many people or groups are circulating about educational issues that must be digested properly because social media itself also has a negative impact if the city does not filter news about circulating issues properly which will cause its own chaos.
Peran Interaksi Orang Tua dalam Perkembangan Bahasa Anak Usia Dua Tahun Nabila, Putri Sukma; Ifadah, Ayunda Sayyidatul; Fatmawati, Fitri Ayu
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7558

Abstract

Perkembangan bahasa anak usia dini dipengaruhi oleh paparan bahasa lisan dan kualitas interaksi dengan orang dewasa. Namun, pada anak usia dua tahun, bentuk serta intensitas interaksi orang tua yang paling efektif dalam menstimulasi perkembangan bahasa masih jarang dikaji secara mendalam dalam konteks kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran interaksi orang tua dalam mengembangkan kemampuan berbahasa anak usia dua tahun. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas satu anak berusia dua tahun dan orang tuanya. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama tiga bulan, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan data menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi verbal yang intensif, responsif, serta konsisten melalui percakapan, bermain, dan bernyanyi berkontribusi positif terhadap perkembangan kosakata dan kemampuan berbicara anak usia dua tahun.
Analisis Literasi Digital Calon Pendidik Anak Usia Dini: Implikasi bagi Kualitas Pendidikan Anak Ifadah, Ayunda Sayyidatul; Nabila, Putri Sukma; Faiqoh, Elok
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 1 (2026): January-April 2026 in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i1.1361

Abstract

Literasi digital secara signifikan meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan akses informasi, pengembangan keterampilan berpikir kritis, dan persiapan siswa untuk dunia kerja digital.  Berdasarkan hasil obersvasi di lapangan ditemukan bahwa masih kurang dalam kompetensi memahami dan mendistribusikan informasi yang telah didapatkan dari media digital. Misalnya saat menjelaskan materi yang ada dalam tugas tersebut mereka masih kesulitan dan memanfaatkan AI. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengukur tingkat literasi digital calon pendidik PAUD. Metode penelitian ini secara spesifik pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian lapangan deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara & dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian pada kompetensi mengakses, menyeleksi, dan memahami calon pendidik sudah mumpuni, temuannya calon pendidik perlu pengembangan dalam critical data literacy dan algorithmic awareness. Implikasinya bagi kualitas pendidikan anak yaitu memudahkan perencanaan, suasana belajar menjadi bervariatif, memiliki kompetensi menyeleksi konten/berita digital.