Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

WORKSHOP PENINGKATAN KAPASITAS PENGURUS KELOMPOK DEBITUR/PENERIMA MANFAAT UPK – PDB DAPM Kec. KALIJAMBE, SRAGEN T.D.K.W, Yuniatin; .Khoiruman, Muh; Fathonah, Siti; Wariati, Ambar; Lathifah, Ifah; Pamungkas, Anton Respati
Jurnal Pengabdian Bukit Pengharapan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengarapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/jurdian.v4i2.395

Abstract

Sragen district has 18 Activity Management Units (UPK) of PDB in 18 districts with the highest fund value in Kalijambe. In 2023 there was a delay/failure to pay because the turnover of funds had not been used for business development and only for consumer activities, as well as loan funds were not used to add capital. Fund management is still done manually and the managers has no knowledge of financial management/ accounting records. The activity held in September 2023 with 31 participants head and treasurer of SPP Beneficiaries in the village of Wonorejo, Kalijambe. Data collection through interviews, observations and documentation. Activity methods with workshop and training. The activity aims to improve the capacity of managers of Benefits by providing workshop/training of loan management techniques, how to conduct business activities and policies, ways to organize and organize business organization, as well as how to use simple accounting for activities so as to minimize the possibility of failure to pay/default.
Penguatan Literasi Pembayaran Digital UMKM Masaran melalui Pelatihan dan Pendampingan PosPay Susanti, Nani Irma; Sapariyah, Rina Ani; Khoiruman, Muhammad; Hariyanti, Hariyanti; Wariati, Ambar
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2065

Abstract

Transformasi pembayaran digital pada UMKM semakin penting seiring pergeseran perilaku konsumen menuju transaksi non-tunai, namun kesenjangan adopsi masih nyata di wilayah non-metropolitan, termasuk Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Kondisi ini berdampak pada keterbatasan pilihan pembayaran pelanggan, rendahnya pemanfaatan jejak transaksi untuk pencatatan, serta keraguan pelaku usaha terkait keamanan dan prosedur transaksi. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada penerapan PosPay sebagai alternatif kanal pembayaran digital bagi UMKM, dengan tujuan meningkatkan literasi, memfasilitasi onboarding, dan mendorong pemanfaatan riwayat transaksi untuk pencatatan sederhana. Metode yang digunakan adalah penerapan (implementatif) dengan pendekatan partisipatif, berbasis learning by doing, serta evaluasi pretest–posttest yang diperkuat observasi dan pendampingan. Pelaksanaan dilakukan pagi hari melalui kolaborasi Tim PKM Undha AUB Surakarta, mahasiswa, Pemerintah Kecamatan Masaran, dan Pos Indonesia. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi yang sangat baik, sebagian besar peserta mampu mengaktivasi dan mengoperasikan fitur inti, serta mulai menerapkan transaksi non-tunai di titik usaha. Peningkatan pemahaman paling terasa pada alur transaksi dan aspek keamanan, disertai perubahan perilaku layanan seperti kebiasaan menawarkan opsi non-tunai dan verifikasi pembayaran. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan praktik dan pendampingan kolaboratif efektif mempercepat kesiapan adopsi pembayaran digital pada UMKM dan layak diperluas melalui pendampingan lanjutan agar penggunaan semakin konsisten dan berdampak berkelanjutan.
Penguatan Literasi Pembayaran Digital UMKM Masaran melalui Pelatihan dan Pendampingan PosPay Susanti, Nani Irma; Sapariyah, Rina Ani; Khoiruman, Muhammad; Hariyanti, Hariyanti; Wariati, Ambar
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2065

Abstract

Transformasi pembayaran digital pada UMKM semakin penting seiring pergeseran perilaku konsumen menuju transaksi non-tunai, namun kesenjangan adopsi masih nyata di wilayah non-metropolitan, termasuk Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Kondisi ini berdampak pada keterbatasan pilihan pembayaran pelanggan, rendahnya pemanfaatan jejak transaksi untuk pencatatan, serta keraguan pelaku usaha terkait keamanan dan prosedur transaksi. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada penerapan PosPay sebagai alternatif kanal pembayaran digital bagi UMKM, dengan tujuan meningkatkan literasi, memfasilitasi onboarding, dan mendorong pemanfaatan riwayat transaksi untuk pencatatan sederhana. Metode yang digunakan adalah penerapan (implementatif) dengan pendekatan partisipatif, berbasis learning by doing, serta evaluasi pretest–posttest yang diperkuat observasi dan pendampingan. Pelaksanaan dilakukan pagi hari melalui kolaborasi Tim PKM Undha AUB Surakarta, mahasiswa, Pemerintah Kecamatan Masaran, dan Pos Indonesia. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi yang sangat baik, sebagian besar peserta mampu mengaktivasi dan mengoperasikan fitur inti, serta mulai menerapkan transaksi non-tunai di titik usaha. Peningkatan pemahaman paling terasa pada alur transaksi dan aspek keamanan, disertai perubahan perilaku layanan seperti kebiasaan menawarkan opsi non-tunai dan verifikasi pembayaran. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan praktik dan pendampingan kolaboratif efektif mempercepat kesiapan adopsi pembayaran digital pada UMKM dan layak diperluas melalui pendampingan lanjutan agar penggunaan semakin konsisten dan berdampak berkelanjutan.