Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Penguatan Literasi Pembayaran Digital UMKM Masaran melalui Pelatihan dan Pendampingan PosPay Susanti, Nani Irma; Sapariyah, Rina Ani; Khoiruman, Muhammad; Hariyanti, Hariyanti; Wariati, Ambar
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2065

Abstract

Transformasi pembayaran digital pada UMKM semakin penting seiring pergeseran perilaku konsumen menuju transaksi non-tunai, namun kesenjangan adopsi masih nyata di wilayah non-metropolitan, termasuk Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Kondisi ini berdampak pada keterbatasan pilihan pembayaran pelanggan, rendahnya pemanfaatan jejak transaksi untuk pencatatan, serta keraguan pelaku usaha terkait keamanan dan prosedur transaksi. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada penerapan PosPay sebagai alternatif kanal pembayaran digital bagi UMKM, dengan tujuan meningkatkan literasi, memfasilitasi onboarding, dan mendorong pemanfaatan riwayat transaksi untuk pencatatan sederhana. Metode yang digunakan adalah penerapan (implementatif) dengan pendekatan partisipatif, berbasis learning by doing, serta evaluasi pretest–posttest yang diperkuat observasi dan pendampingan. Pelaksanaan dilakukan pagi hari melalui kolaborasi Tim PKM Undha AUB Surakarta, mahasiswa, Pemerintah Kecamatan Masaran, dan Pos Indonesia. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi yang sangat baik, sebagian besar peserta mampu mengaktivasi dan mengoperasikan fitur inti, serta mulai menerapkan transaksi non-tunai di titik usaha. Peningkatan pemahaman paling terasa pada alur transaksi dan aspek keamanan, disertai perubahan perilaku layanan seperti kebiasaan menawarkan opsi non-tunai dan verifikasi pembayaran. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan praktik dan pendampingan kolaboratif efektif mempercepat kesiapan adopsi pembayaran digital pada UMKM dan layak diperluas melalui pendampingan lanjutan agar penggunaan semakin konsisten dan berdampak berkelanjutan.
Penguatan Literasi Pembayaran Digital UMKM Masaran melalui Pelatihan dan Pendampingan PosPay Susanti, Nani Irma; Sapariyah, Rina Ani; Khoiruman, Muhammad; Hariyanti, Hariyanti; Wariati, Ambar
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2065

Abstract

Transformasi pembayaran digital pada UMKM semakin penting seiring pergeseran perilaku konsumen menuju transaksi non-tunai, namun kesenjangan adopsi masih nyata di wilayah non-metropolitan, termasuk Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Kondisi ini berdampak pada keterbatasan pilihan pembayaran pelanggan, rendahnya pemanfaatan jejak transaksi untuk pencatatan, serta keraguan pelaku usaha terkait keamanan dan prosedur transaksi. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada penerapan PosPay sebagai alternatif kanal pembayaran digital bagi UMKM, dengan tujuan meningkatkan literasi, memfasilitasi onboarding, dan mendorong pemanfaatan riwayat transaksi untuk pencatatan sederhana. Metode yang digunakan adalah penerapan (implementatif) dengan pendekatan partisipatif, berbasis learning by doing, serta evaluasi pretest–posttest yang diperkuat observasi dan pendampingan. Pelaksanaan dilakukan pagi hari melalui kolaborasi Tim PKM Undha AUB Surakarta, mahasiswa, Pemerintah Kecamatan Masaran, dan Pos Indonesia. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi yang sangat baik, sebagian besar peserta mampu mengaktivasi dan mengoperasikan fitur inti, serta mulai menerapkan transaksi non-tunai di titik usaha. Peningkatan pemahaman paling terasa pada alur transaksi dan aspek keamanan, disertai perubahan perilaku layanan seperti kebiasaan menawarkan opsi non-tunai dan verifikasi pembayaran. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan praktik dan pendampingan kolaboratif efektif mempercepat kesiapan adopsi pembayaran digital pada UMKM dan layak diperluas melalui pendampingan lanjutan agar penggunaan semakin konsisten dan berdampak berkelanjutan.
Fenomena Berkurangnya Misleading Advertising pada Iklan Baris di Surat Kabar (Penegakan Etika Periklanan untuk Perlindungan Konsumen): (Penegakan Etika Periklanan untuk Perlindungan Konsumen) Ambar Wariati; Muhammad Khoiruman
WACANA EKONOMI (Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Akuntansi) Vol. 20 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/we.20.1.2778.18-27

Abstract

Iklan baris di surat kabar adalah salah satu bentuk iklan yang banyak digunakan oleh kalangan pebisnis kecil atau perorangan yang menawarkan barang dan jasanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengeksplanasikan fenomena iklan baris yang banyak terjadi di surat kabar terutama surat kabar lokal serta mengidentifikasi seberapa jauh iklan baris di surat kabar sesuai dengan etika periklanan dan perundangan sehingga pembaca sebagai obyek iklan tidak disesatkan dengan informasi yang ada pada iklan tersebut. Jenis penelitian ini adalah normatif-empiris, yang menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian mengkaji perundang-undangan, peraturan yang membahas tentang periklanan dan perlindungan konsumen serta secara empiris menggali informasi di lapangan mengenai tayangan iklan baris di surat kabar yang dianggap sebagai iklan yang menyesatkan, dan melakukan observasi serta menggali informasi kepada pihak yang berkompeten dengan masalah yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa iklan baris di surat kabar lokal dengan keterbatasan informasi menjadikan iklan mengarah sebagai sebuah misleading advertising, tetapi terdapat fakta atas penurunan yang signifikan jumlah iklan baris di koran lokal sekaligus berkurangnya jumlah misleading advertising yang ditimbulkan. Fenomena ini disebabkan oleh: 1) jumlah iklan baris secara keseluruhan berkurang drastis 2) Kesadaran redaksi surat kabar tentang Perlindungan konsumen terhadap pembaca iklan di surat kabar sudah mulai diterapkan dengan mengakomodasi Etika Pariwara Indonesia, UU No: 8/1999 tentang Perlindungan konsumen, UU No: 40/1999 tentang PERS, UU No:7 th 1996 tentang Pangan, dan PP No.69 tentang Label dan Iklan Pangan. 3) Banyaknya ruang iklan online baik berbayar maupun gratis juga menjadi penyebab berkurangnya misleading advertisng di surat kabar saat ini.