Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Implementasi Kurikulum Prototype dan Kurikulum Merdeka Dewi Nur Laksmi Astutiningtyas; Dewi Ratnawati; Dini Lestari; Ima Puji Astuti; Ngatini Ngatini; Sigit Rudiyanto; Ngasbun Egar
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 2: Maret 2025 (Article In Progress )
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i2.64363

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui hasil implementasi kurikulum prototype. 2) untuk mengetahui faktor pendukung dalam pengimplementasian kurikulum prototype. 3) Untuk mengetahui faktor penghambat dalam pengimplementasian kurikulum prototype. 4) Untuk mengetahui upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hambatan pada implementasi kurikulum prototype di Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Kendal. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Jenis penelitian ini merupakan studi kasus. Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan metode. Analisis data dengan tiga langkah: reduksi data, menyajikan data, dan menarik simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Implementasi kurikulum prototype menempuh tiga tahapan yaitu a) perencanaan sudah melaksanakan analisis capaian pembelajaran. b) pelaksanaan pendidik menggunakan pendekatan TaRL dengan bantuan perangkat ajar berupa buku paket. c) pada aspek penilaian ada dua yaitu penilaian formatif dan penilaian sumatif. 2) Faktor pendukung dalam implementasi kurikulum prototype yaitu: kepemimpinan kepala sekolah, kualitas pendidik serta adanya sarana dan prasarana. 3) faktor penghambat dalam implementasi kurikulum prototype diantaranya yaitu: warga sekolah yang heterogen, peserta didik masih beradaptasi dengan model pembelajaran baru. 4) upaya yang dapat dilakukan sekolah diantaranya yaitu: menjalin komunikasi dan kerjasama dengan dinas pendidikan terkait masalah yang ditemui, warga sekolah selalu upgrade wawasan agar lebih terbiasa dan terampil dalam menggunakan kurikulum prototype pada pembelajaran.
The Impact of School Principals’ Managerial Competence and Customer Relationship Management on Educational Service Quality in Primary Schools Sigit Rudiyanto; Widya Kusumaningsih; Nurkolis Nurkolis; Waewalee Waewchimplee
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.7407

Abstract

Improving the quality of educational services is essential for ensuring institutional effectiveness and stakeholder satisfaction. However, few studies have explored the combined impact of school leadership and stakeholder engagement—particularly in primary education contexts. This study aims to examine the influence of school principals’ managerial skills and customer relationship management (CRM) on the quality of educational services in public elementary schools. A quantitative, correlational survey design was employed involving 97 teachers selected from a population of 128 through proportional random sampling. Data were collected using validated questionnaires and analyzed using descriptive statistics, prerequisite tests (normality, multicollinearity, heteroscedasticity, linearity), and hypothesis testing through simple and multiple linear regression. The results indicate that school principals' managerial skills significantly affect educational service quality, with a correlation coefficient (r) of 0.823 and an R² of 77.7%. Similarly, customer relations show a strong positive relationship with service quality (r = 0.857; R² = 73.4%). When combined, these two variables yield an even stronger influence (r = 0.866; R² = 75.0%). These findings highlight the critical role of effective leadership and stakeholder collaboration in enhancing educational services. Strengthening principals’ managerial competencies and implementing CRM-oriented practices can lead to better communication, trust, and responsiveness in schools. This study offers practical implications for policymakers and school leaders to design targeted professional development and engagement strategies that support sustainable educational improvement.